Oleh
3 months ago

Detail Artikel Dihadiri 430 Peserta, Pontianak Jadi Tuan Rumah Terbesar Ignition Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

Dihadiri 430 Peserta, Pontianak Jadi Tuan Rumah Terbesar Ignition Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

Pontianak baru saja menjadi tuan rumah Gerakan Nasional 1000 Startup Digital melalui tahapan Ignition yang digelar di Balai Petitih, Jalan Ahmad Yani pada Minggu (19/3). Igntion sendiri adalah sebuah seminar yang bertujuan untuk membentuk pola pikir entrepreneurship peserta. Ignition akan fokus pada kekuatan ide untuk mengubah perilaku dan hidup, terutama mengubah pola pikir para calon startup founders: problem solving, research-minded, membangun enterprise & membangun kemauan untuk kerja ekstra keras.

Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Ignition di Pontianak merupakan yang terbesar selama perjalanan rangkaian Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. Hal ini berkaca dari jumlah peserta yang membludak. Jika biasanya Ignition dihadiri oleh 200 peserta, maka untuk Ignition Pontianak sebanyak 430 pasang mata antusias mengikuti gerakan yang diinisiasi oleh KIBAR dan didukug oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

“Saya emosional di kota kelahiran. Senang melihat antusias para peserta, inilah bukti Pontianak punya potensi. Potensi harus kembangkan, kalau tidak nantinya akan jadi impotensi. Bukan semata karena Pontianak kampung saya, tapi karena saya yakin Pontianak punya potensi, anak mudanya hebat-hebat, komunitasnya aktif, kampus-kampus dan infrastruktur bagus, serta pemerintahnya progresif,” tutur penggagas Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, Yansen Kamto atau yang kerap disapa Bung Kamto ini.

Selain itu, figur-figur yang dihadirkan untuk menjadi pembicara pun luar biasa. Sosok Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, hadir dan menjadi salah satu panelis di sesi panel diskusi Local Empowerment for Global Impact. Rudiantara berharap dengan hadirnya Gerakan Nasional 1000 Startup Digital, Indonesia yang selama ini menjadi pasar dapat menjadi pemain utama di negara sendiri.

“Sebenarnya 10 kota saja masih belum cukup. Gerakan ini perlahan mengubah presepsi masyarakat untuk menyelesaikan sesuatu dengan menggunakan tekhnologi untuk hal yang positif. Program ini adalah bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Pada tahun 2020 perekonomian Indonesia akan banyak didominasi oleh transaksi dengan menggunakan tekhnologi digital. Oleh karena itu pemerintah akan terus mendorong perkembangan ini. Permasalahanya apakah kita akan tetap terus menjadi terget pasar atau kita yang akan menjadi pemainnya? Tentu kita harus menjadi pemain utamanya,” papar Rudiantara.

Hadir juga Direktur Pengembangan Bisnis dan Teknologi Informasi Bank Bukopin, Adhi Brahmantya yang mengajak anak muda untuk terus berinovasi. Karena saat ini segala aspek kehidupan sudah mulai menyentuh ranah digital, termasuk perbankan. Sehingga, kita dituntut untuk terus mengikuti perubahan agar menjadi lebih baik.

“Perubahan saat ini sangat luar biasa, mulai dari perubahan analog hingga sekarang. Jika kita bicara tentang dunia perbankan, saat ini sedang booming tentang fintech atau financial technologi dimana memungkinkan kita untuk melakukan transaksi keuangan yang praktis, aman serta modern. Oleh karena itu, kita harus terus berinovasi agar bisa mengikuti perkembangan zaman,” tegas Adhi.

Setelah Pontianak, tuan rumah Gerakan Nasional 1000 Startup Digital berikutnya akan mengunjungi Medan pada 25 Maret. Segera daftar di reg.1000 startupdigital.id untuk menjadi salah satu aktor perubahan untuk Indonesia.

 



  
 
Home
 Business  Lifestyle

Copyright © 2008-2015 PT Digital Startup Nusantara. Powered by Cloudkilat