Oleh
13 days ago

Detail Artikel Facebook mengumpulkan para ahli untuk membahas literasi berita di kawasan Asia Pasifik

Facebook mengumpulkan para ahli untuk membahas literasi berita di kawasan Asia Pasifik

Facebook Journalism Project, The University of Hong Kong (HKU) dan The Society of Publishers di Asia (SOPA) menyelenggarakan pertemuan pertama Grup Literasi Berita Asia Pasifik atau Asia Pacific News Literacy Group.

Grup ini mengumpulkan lebih dari 40 pakar dari kantor berita, publisher, platform, institusi pendidikan dan organisasi pihak ketiga di seluruh kawasan Asia Pasifik termasuk Hong Kong, Singapura, Indonesia, Filipina, Myanmar, Taiwan dan Australia. Selama pertemuan tersebut, grup ini akan mengidentifikasi proyek yang akan menerima dana untuk membantu orang-orang menjadi konsumen yang lebih bertanggung jawab, dalam membuat dan membagikan berita.

The Asia Pacific News Literacy Group adalah bagian dari Facebook Journalism Project yang diluncurkan secara global pada bulan Januari. Grup ini bertujuan untuk mendorong proyek kolaborasi guna menghubungkan pemimpin kantor berita dan jurnalis terkemuka dari seluruh dunia, dan mendapatkan masukan mereka dan memahami bagaimana mereka dapat mendukung organisasi berita lokal, mempromosikan media independen, dan meningkatkan proses penyampaian berita di sebuah platform dengan lebih baik. Facebook Journalism Project menjadi tuan rumah yang pertama dalam serangkaian workshop yang berfokus pada literasi berita dengan jurnalis, publishers, platform, pendidik, akademisi, organisasi pihak ketiga, perusahaan start-up dan nonprofit di Arizona State University Walter Cronkite School of Journalism pada bulan Januari.

“Pertemuan kami minggu ini adalah bagian dari upaya Facebook untuk mempromosikan literasi berita di seluruh dunia dan membantu orang memiliki informasi yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan mengenai sumber mana yang harus dipercaya,” kata Campbell Brown, Head of News Partnership di Facebook. “Asia adalah rumah bagi populasi mobile dan internet terbesar di dunia, dan memiliki beberapa komunitas yang sudah saling terhubung serta sebagian komunitas kurang saling terhubung di dunia. Tujuan utama dari The Asia Pacific News Literacy Working Group adalah untuk mendukung komunitas dengan keterpaparan infomasi di seluruh ekosistem berita, tidak hanya di Facebook.”

S.K. Witcher, Ketua Komite Editorial, The Society of Publishers di Asia (SOPA) menjelaskan, “Kantor berita saat ini berada di bawah tekanan untuk menegakkan integritas editorial dan membangun kepercayaan mereka. SOPA menyambut baik inisiatif seperti Asia Pacific News Literacy Group yang membantu meningkatkan standar semua pemain di ekosistem berita.”

“Di era ‘berita palsu’ dan yang disebut fakta alternatif, grup seperti Asia Pacific News Literacy Group lebih penting dari yang pernah ada,” kata Profesor Keith B. Richburg, Direktur Jurnalisme University of Hong Kong (HKU) Pusat Studi Media. “Kami sangat antusias untuk bermitra dengan Facebook dalam pertemuan awal ini. Sangat penting bahwa media berita, pendidik dan inovator teknologi bekerja sama untuk mempromosikan literasi berita di belahan dunia ini.”

Pertemuan minggu ini akan berfokus pada tiga hal prioritas utama termasuk; mempromosikan dan mendukung literasi informasi, memberikan pendidikan dan pelatihan ke ruang berita di Asia dan akhirnya mendukung peralatan dan teknologi yang akan mendukung wartwan dan ruang berita di seluruh Asia Pasifik.
Kelompok ini akan menentukan putaran pertama dana keuangan untuk proyek yang akan berfokus dalam membangun literasi berita yang lebih besar di wilayah ini.

Kelompok Asia Pacific News Literacy Group bertujuan untuk bertemu secara langsung satu kali dalam satu tahun, dengan diskusi dan pertemuan virtual reguler yang akan berlangsung sepanjang tahun. Kelompok ini akan menjadi pusat upaya kami untuk mempromosikan dan mendukung jurnalisme di Facebook di Asia Pasifik, dan memastikan untuk membangun komunitas dengan keterpaparan informasi yang cukup dan ekosistem berita yang sehat dimana industri jurnalistik bisa berkembang dengan baik.
Asia Pacific News Literacy Group akan berfokus pada bidang berikut:

  • Grup ini akan menghubungkan pemimpin kantor berita, pendukung industri media dan pakar untuk mengidentifikasi proyek dan gagasan yang bertujuan meningkatkan literasi berita.
  • Grup tersebut akan memasukkan proyek yang sesuai ke News Integrity Initiative, sebuah konsorsium global yang berfokus untuk membantu orang membuat penilaian berdasarkan informasi tentang berita yang mereka baca dan bagikan secara online, dimana Facebook adalah seorang pendiri.
  • Grup ini akan bertemu langsung satu kali dalam setahun, dengan diskusi virtual reguler sepanjang tahun. Grup ini akan menjadi pusat upaya kami untuk mempromosikan dan mendukung jurnalisme di seluruh Asia Pasifik.

Beberapa hal yang merupakan tambahan dari Facebook Journalism Project, yang meliputi:

  • Pelatihan. Pelatihan kantor berita pribadi dan serangkaian kursus e-learning tentang produk, alat dan layanan Facebook untuk para jurnalis. Facebook akan memperluas pelatihan ini untuk memasukkan sembilan bahasa tambahan, dan bermitra dengan Poynter untuk meluncurkan kurikulum sertifikat bagi para jurnalis dalam beberapa bulan ke depan.
  • Tools. Facebook recently acquired CrowdTangle, a tool to surface stories, measure their social performance and identify influencers and is now free for our partners, read more on CrowdTangle.
  • Perangkat. Facebook baru-baru ini mengakuisisi CrowdTangle, perangkat untuk membuat cerita, mengukur kinerja sosial mereka dan mengidentifikasi influencer dan sekarang bebas untuk mitra kami, baca lebih lanjut tentang CrowdTangle.
  • Membantu saksi mata media. Saksi mata yang mengupload video dan gambar selama acara berita telah menjadi sumber yang sangat penting dan penting bagi para jurnalis. Facebook adalah anggota First Draft Partner Network, sebuah koalisi platform dan 80+ penerbit, yang bekerja sama untuk memberikan panduan praktis dan etis tentang bagaimana menemukan, memverivikasi, dan menerbitkan konten yang bersumber dari Web sosial. Kami telah meningkatkan komitmen kami pada First Draft, membantu mereka membuat komunitas verifikasi virtual dan banyak lagi.
  • Melanjutkan upaya untuk mengatasi berita hoax. Kami baru saja mengumumkan peningkatan pada platform kami untuk lebih mengurangi penyebaran berita hoax termasuk upaya baru untuk mengganggu insentif keuangan bagi penyebar spam dan membantu mengurangi clickbait.

 



  
 
Home
 Business  Lifestyle

Copyright © 2008-2015 PT Digital Startup Nusantara. Powered by Cloudkilat