1. Entrepreneur

Retargeting, Cara Ampuh Raih Pembeli Setia

Membahas strategi retargeting yang membantu untuk meningkatkan brand awareness serta memaksimalkan penjualan

Berapa banyak pengunjungwebsite yang akan langsung terkonversi menjadi pembeli dalam kunjungan pertama? Secara umum, sangat kecil. Penggunaan iklan mungkin membantu, tetapi belum maksimal. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi khusus untuk menggaet pengunjung datang ke website lagi dan melakukan pembelian. Strategi yang bisa membantu hal tersebut adalah retargeting.

Lalu, apa itu retargeting sebenarnya? Bagaimana cara kerjanya? Apa saja kegunaannya? Seluruh pertanyaan tersebut akan terjawab pada uraian artikel kali ini. Simak hingga akhir, ya.

Definisi Retargeting

Retargeting merupakan strategi untuk menyasar audiens yang sudah pernah mengunjungi website, tetapi belum melakukan pembelian. Retargeting menggunakan sistem Javascript sederhana untuk menampilkan iklan pada audiens yang sebelumnya sudah pernah mengunjungi website.

Mungkin, seseorang mengunjungi webiste Anda sekadar untuk melihat-lihat, kemudian pergi mengunjungi website lainnya. Dengan menggunakan strategi retargeting, iklan akan ditampilkan pada website selanjutnya yang orang tersebut kunjungi. Sehingga, iklan akan menarik perhatian orang tersebut untuk kembali mengunjungi website dan melakukan pembelian.

Cara Kerja Retargeting

Retargeting dilakukan dengan menggunakan kode Javascript pixel-based pada website. Kemudian, setiap pengunjung yang datang ke website akan diselipkan anonymous cookie secara otomatis. Apabila pengunjung telah keluar dari website, pixel akan mengetahui waktu yang tepat untuk menayangkan kembali iklan Anda pada website lain yang dikunjungi. Teknologi ini mampu menanyangkan iklan hanya pada orang-orang yang sudah pernah mengunjungi website Anda.

Retargeting dapat digunakan pada Google Ads, Facebook Ads, Youtube Ads, serta tools lainnya.

Contoh Retargeting

Jangan khawatir bila Anda belum memahami retargeting sepenuhnya, berikut contoh retargeting iklan yang pasti pernah Anda alami, baik secara sadar maupun tidak sadar.

Suatu hari, Anda ingin membeli topi di e-commerce. Anda membuka berbagai e-commerce sambil membandingkan produk dan harganya. Namun, Anda memutuskan untuk menunda membeli topi karena berbagai alasan.

Tiba tiba, ketika Anda membuka Instagram, Anda menemukan iklan produk topi yang baru saja Anda lihat di e-commerce. Selang beberapa waktu, Anda melihat lagi iklan lainnya dari e-commerce yang menampilkan produk topi. Dengan begitu, niat untuk segera membeli topi muncul kembali.

Mungkin, sebelumnya Anda mengira ini hanyalah kebetulan. Tetapi, faktanya hal tersebut adalah cara kerja retargeting. 

Kegunaan Retargeting

Retargeting dianggap sebagai metode yang efektif untuk menarik perhatian calon pembeli karena menyasar orang-orang yang sudah pernah melihat produk tersebut, atau bahkan sudah memiliki niat untuk membelinya. 

Lalu, apa saja kegunaan retargeting? Secara garis besar, ada dua kegunaan utama.

1. Meningkatkan Awareness

Kegunaan pertama adalah meningkatkan awareness, atau kesadaran terhadap produk maupun merek. Mengapa hal ini bisa terjadi? Tentu saja karena strategi retargeting menampilkan iklan kepada orang-orang yang sudah pernah berkunjung ke website atau melihat produk yang sama sebelumnya. Sehingga, target audiens yang dijangkau sudah familiar dan akan semakin sadar dengan kehadiran produk tersebut.

2. Meningkatkan Penjualan

Manfaat selanjutnya dari retargeting adalah peningkatan penjualan. Telah kita ketahui bersama bahwa iklan akan ditampilkan pada orang-orang yang telah melihat produk, namun belum melakukan konversi ke pembelian karena berbagai alasan.

Untuk itu, dengan munculnya iklan secara terus menerus, akan “menggoda” calon pembeli untuk segera melakukan pembelian. Hadirnya iklan akan menjadi pengingat bagi calon pembeli akan produk yang pernah ia lihat. Dengan begitu, kecenderungan untuk terjadi penjualan lebih tinggi.

Munculnya berbagai teknologi yang dapat membantu bisnis hendaknya dimanfaatkan dengan optimal. Secara umum, retargeting diperlukan untuk memaksimalkan pemasaran. Yang lebih menarik, retargeting membantu bukan hanya untuk meningkatkan awareness, tapi juga penjualan.

Setelah memahami lebih jauh mengenai retargeting, apakah Anda tertarik untuk mengaplikasikannya pada bisnis Anda? Semoga bermanfaat!

{$categories[0]['slug']}