1. Startup

Tips Email Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Mulai dari menyusun segmentasi hingga melakukan A/B testing.

Dalam menyusun strategi pemasaran, selalu ada pelaku bisnis yang belum memiliki keyakinan untuk memanfaatkan email marketing sebagai salah satu channel pemasarannya. Hal ini biasanya terjadi karena mereka belum melihat adanya dampak positif yang dapat diberikan oleh email marketing terhadap penjualan bisnisnya.

Padahal, email marketing bisa menjadi channel pemasaran yang membantu peningkatan penjualan bila diterapkan dengan tepat. Untuk itu, perencanaan kampanye pemasaran menggunakan email marketing harus diperhatikan dengan baik agar dapat meningkatkan penjualan Anda. Melalui artikel ini, kami akan membahas hal-hal yang perlu diperhatikan untuk memaksimalkan penggunaan email marketing Anda.

Ketahui dan Pahami Target Audiens Anda

Dalam email marketing, penting untuk memahami siapa target audiens Anda sehingga konten email yang dikirim dapat relevan dan disesuaikan dengan minat mereka. Anda harus memahami bahwa setiap pelanggan yang ada di dalam daftar kontak email Anda mungkin memiliki ketertarikan yang beragam. Untuk itu, sangat tidak disarankan untuk memberikan email yang sama keada seluruh audiens Anda. Dengan mengenali siapa audiensnya, Anda dapat lebih mudah untuk menyesuaikan konten kepada tiap kategori audiens Anda.

Segmentasi Database Customer

Untuk lebih mengenali dan memahami karakteristik audiens, langkah selanjutnya yang dapat dilakukan adalah melakukan segmentasi pada database pelanggan Anda. Segmentasi bisa dilakukan berdasarkan berbagai hal, mulai dari demografi, lokasi, psikografi, produk yang pernah dibeli, umur, hingga hal detail seperti berapa kali pengguna tersebut telah membeli produk Anda. Kategorisasi ini dapat membantu Anda untuk lebih mengenal audiens dan menyesuaikan konten yang akan dikirimkan sehingga lebih dapat mengundang ketertarikan pelanggan untuk melakukan pembelian.

Kirim Email Reguler dan Kirim Secara Konsisten

Langkah selanjutnya adalah mulai mengirimkan email secara reguler dan konsisten kepada pelanggan Anda. Saat seseorang berlangganan pada email marketing Anda, mereka pasti memiliki ketertarikan dengan bisnis Anda. Untuk itu, manfaatkan hal tersebut dengan mengirimkan konten yang relevan terkait dengan bisnis Anda secara konsisten. Dengan begitu, mereka secara perlahan akan mulai memahami bisnis Anda melalui konten-konten yang dikirimkan.

Personalisasi Email Anda

Kampanye email marketing Anda akan dapat berjalan dengan sangat baik ketika dapat memberikan pengalaman yang unik dan terpersonalisasi untuk pelanggan Anda. Hal ini akan membuat mereka merasa diistimewakan dan memiliki hubungan yang terasa dekat dengan brand. Menurut Campaign Monitor, email yang subjeknya dipersonalisasi akan memiliki peluang untuk dibuka sebanyak 26% lebih besar dibandingkan subjek email biasa. Selain pada subjek, Anda juga bisa memberikan kesan personal pada isi email seperti penyebutan nama di awal email. Personalisasi ini juga bisa terus disesuaikan dengan kebutuhan kampanye pemasaran Anda.

Maksimalkan Subjek Email Anda

Subjek adalah hal pertama yang akan memastikan apakah pelanggan akan tertarik atau tidak untuk membuka email Anda. Untuk itu, salah satu cara memaksimalkan email marketing Anda adalah dengan memberikan perhatian lebih terhadap pembuatan subjek email tersebut. Selain dengan memberikan pesan yang dipersonalisasi, Anda juga bisa membuat ketertarikan pelanggan untuk membuka email dengan membuat subjek yang mengundang rasa penasaran. Dengan membuka email tersebut, pelanggan lebih memiliki kemungkinan untuk mebaca keseluruhan email dan menekan tombol CTA yang diberikan pada email.

Lakukan A/B Test

Untuk dapat meningkatkan penjualan melalui email marketing, Anda juga perlu mengetahui formula terbaik dalam mengirimkan email kepada audiens. Mulai dari isi konten, tampilan, hingga waktu pengiriman harus disesuaikan dengan keinginan pelanggan. Salah satu cara untuk memastikan formula terbaik tersebut adalah dengan melakukan A/B Testing pada email marketing Anda. Melalui A/B Testing, Anda bisa membuat dua sampel dengan jenis konten, subjek, tampilan, hingga waktu pengiriman yang berbeda. Setelah itu, lihat hasil pengiriman dua jenis konten tersebut lalu analisis konten seperti apa yang lebih disukai dan menghasilkan konversi bagi bisnis Anda.

Melalui perencanaan kampanye yang tepat, email marketing dapat menjadi channel yang paling efektif untuk membantu peningkatan penjualan bisnis Anda. Salah satu penyedia layanan email marketing yang dapat membantu memaksimalkan peningkatan penjualan tersebut adalah MTARGET. Bila tertarik untuk mencoba fitur-fitur yang disediakan oleh MTARGET, silahkan daftarkan diri Anda melalui link berikut ini.