1. Entrepreneur

Trending Content Vs Evergreen Content untuk Marketing, Mana yang Lebih Efektif?

Pelajari tentang evergreen content dan trending content untuk strategi pemasaran bisnis Anda

Evergreen content dan trending content adalah dua bentuk contoh dari content marketing strategy. Keduanya memiliki manfaat yang berbeda dan dapat digunakan sesuai dengan apa yang menjadi tujuan Anda di marketing.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui perbedaan serta benefit dari masing-masing jenis konten supaya Anda dapat mengoptimalkan strategi konten yang akan dibuat.

Mengenal Evergreen Content

Dilansir dari searchenginejournal.com, evergreen content adalah salah satu jenis konten yang memiliki sifat tidak pernah ketinggalan zaman, memiliki dampak traffic web yang stabil, dan konten tetap relevan dalam jangka waktu yang lama.

Dengan pengertian tersebut, evergreen content berarti tidak akan habis dimakan waktu dan konten akan tetap abadi. Dibanding trending content, konten jenis evergreen ini tidak menarik perhatian publik dalam waktu singkat. Karena konten jenis ini relevan sepanjang zaman dan tidak usang dimakan waktu, maka akan memberikan dampak web traffic yang stabil, konsisten, dan dalam jangka waktu yang panjang sehingga akan menciptakan kredibilitas brand.

Jika memilih keywoard yang tepat untuk penulisan, dampak dari evergreen content adalah bisa membuat brand atau tulisan Anda menempati top search result atau ranking pertama di mesin pencarian Google.

Contoh topik untuk evergreen content misalnya 'Tips menjaga kesehatan di Usia 50 tahun lebih'.  Konten tersebut akan terus dicari oleh pembaca karena akan selalu ada pembaca yang berusia diatas 50 dan membutuhkan tips kesehatan. Jadi, meskipun Anda menulisnya di tahun 2022, tetapi memungkinkan konten tersebut untuk tetap dibaca di tahun-tahun berikutnya.

Membuat Evergreen Content

Pembuatan evergreen content sebagai strategi pemasaran harus dilakukan dengan tepat agar mencapai tujuan yang diinginkan, terlebih konten jenis ini akan terus relevan meskipun sudah melewati jauh dari tanggal publikasi.

  • Jawab pertanyaan yang paling banyak ditanyakan oleh user atau konsumen Anda.

Jika pertanyaan tersebut paling banyak muncul artinya konsumen Anda memiliki kendala atau ketertarikan lebih dengan brand Anda, ada kemungkinan pertanyaan itu muncul lebih banyak jika Anda tidak melakukan apapun untuk mengatasinya. Anda dapat mengatasinya dengan membuat konten dan konten tersebut akan terus dibaca di kemudian hari apabila ada user yang mengalami kendala berulang.

  • Berikan tips, tutorial, saran atau penjelasan terkait brand (cara penggunaan, manfaat, dan lain sebagainya).

Mengenal Trending Content

Dalam ceralytics.com, trending content adalah konten yang relevan dengan keadaan atau tren saat ini tetapi mungkin sudah tidak relevan dalam satu minggu atau satu bulan ke depan. Trending content dibuat dengan memanfaatkan kejadian atau peristiwa yang sedang tren atau viral sehingga eksistensi konten juga akan mengikuti peristiwa atau kejadian yang tren, apabila peristiwa atau kejadian tersebut sudah tidak tren maka eksistensi konten juga akan ikut menurun.

Meskipun cepat usang dalam jangka waktu pendek, namun konten jenis ini mampu menciptakan dampak traffic web yang besar dalam waktu singkat. Konten yang didasarkan pada kejadian yang sedang tren ini lebih mudah menarik perhatian publik karena publik cenderung tertarik untuk ingin tahu apa yang sedang terjadi saat ini, sehingga semakin banyak eksposur yang Anda dapat dari trending content, akan semakin banyak manfaat yang Anda dapatkan.

Membuat Trending Content

Dibanding evergreen content, pembuatan trending content memakan waktu yang lebih singkat karena ide pembuatan konten didasarkan pada sesuatu yang sudah ada yaitu sesuatu yang sedang tren saat ini.

  • Untuk membuat trending content, Anda perlu mengikuti perkembangan tren. Anda dapat memanfaatkan Google trends atau media sosial untuk mencari peristiwa yang sedang tren.
  • Manfaatkan peluang yang ada. Anda dapat memanfaatkan peluang tren tersebut untuk mengoptimalkan pesan yang ingin Anda sampaikan melalui konten yang dibuat.
  • Kembangkan konten dan pilih format terbaik

Meskipun mengikuti tren yang sudah ada, Anda tetap perlu mengembangkan konten dengan kreatif agar konten memiliki keunikan tersendiri yang akan menarik pembaca karena yang akan membuat konten dengan memanfaatkan tren ini bukan hanya Anda saja, sehingga Anda tetap harus bersaing untuk mendapatkan perhatian pembaca.

  • Jangkau target lebih luas.

Konten yang didasarkan pada tren memiliki kecepatan tinggi untuk menyebar, sehingga Anda dapat mengoptimalkan pencapaian benefit ini dengan membidik potential target yang lebih luas.

Mana yang lebih efektif, trending content atau evergreen content?

Terkait jenis konten mana yang lebih efektif akan bergantung pada apa yang menjadi tujuan Anda dari pemanfaatan konten tersebut. Untuk mengoptimalkan tools, Anda dapat menggunakan kedua jenis konten tersebut secara bersamaan dan Anda hanya perlu mengatur porsi dari masing-masing konten sesuai dengan tujuan Anda.

Anda harus melihat apa yang menjadi tujuan Anda untuk menentukan jenis konten yang relevan untuk mencapai tujuan tersebut. Anda dapat menganalisis berbagai faktor seperti sifat dan tujuan bisnis, tujuan pemasaran, keyword yang tepat, dan target audiens untuk memungkinkan Anda menghasilkan campuran konten yang sempurna. Dengan begitu Anda bisa mengoptimalkan pemanfaatan kedua jenis konten tersebut.

{$categories[0]['slug']}