1. Startup

Layanan Portal Komunitas dan Konten Video FanatikID Menambah Pilar Bisnis Domikado

FanatikID akan fokus mengakomodir konten video on-demand dan live untuk komunitas

Domikado belum lama ini meluncurkan sebuah platform video portal interaktif berbasis komunitas bernama FanatikID. FanatikID berusaha menyediakan platform alternatif bagi user dan komunitas yang ingin mengunggah hasil karya videonya, baik secara live maupun on-demand. Perbedaan dengan layanan yang sudah umum seperti YouTube, FanatikID lebih mementingkan interaksi antara pengguna di dalam suatu komunitas.

"Kita membuat FanatikID yang fokus kepada video karena melihat perkembangan teknologi seluler yang sudah semakin maju, namun masih kurang konten yang berbasis video. Kami yakin sekali bahwa para operator akan senang sekali apabila utilisasi jaringan datanya juga tinggi karena banyak yang mengakses konten video," ujar Managing Director PT Domikado Faizal Adiputra kepada DailySocial.

Faizal menambahkan, "Mengenai target fans-based atau komunitas, selama ini banyak komunitas yang sudah eksis namun tidak mempunyai sebuah platform yang khusus untuk menjadi ajang saling berinteraksi dalam internal mereka. Dengan FanatikID, selain mereka bisa berinteraksi, mereka juga bisa me-monetize hasil karya video mereka sendiri kepada publik tanpa perlu membuat suatu aplikasi tersendiri."

Kendati saat mengakses Domikado.com saat ini langsung diarahkan ke situs FanatikID, namun Faizal mengungkapkan bahwa itu bukan berarti FanatikID akan menjadi core service dari Domikado. Dikatakan core service Domikado sendiri ada empat pilar, yakni FanatikID, Codeagram (pengembangan piranti lunak), Digital Marketing dan Content Provider. FanatikID akan menjadi suplemen utama dalam bisnis.

Melihat lebih dekat layanan FanatikID

Seperti yang telah didefinisikan sebelumnya, layanan FanatikID sebagai portal video berbasis komunitas, user experiences di dalamnya pun juga didesain untuk dapat mengakomodir kumpulan pengguna berbasis fans-base. Pengguna terdaftar dapat mengikuti sebuah komunitas atau club untuk mengikuti update terbaru berupa video. Terdapat kategori utama yakni Sport, Music dan Lifestyle. Di dalamnya berisi banyak kanal yang bisa diikuti, spesifik merujuk pada komunitas pecinta kegiatan atau artist tertentu.

Dalam sebuah komunitas atau kanal pengguna juga dapat mengunggah videonya sendiri untuk turut berkontribusi aktif. Karena portal ini sangat kental dengan unsur social-platform. Terdapat juga Timeline, Playlist, dan Subscription yang disediakan untuk mengelola kegiatan pengguna dan memantau pembaruan yang ada pada komunitas yang diikuti.

Terdapat juga beberapa layanan pendukung selain model konten video on-demand, salah satunya live video, layanan ini memungkinkan suatu komunitas menyiarkan video secara langsung. Ada juga yang disebut dengan package, berisi paket-paket untuk mengakses konten premium di suatu komunitas. Setiap komunitas juga dapat mengadakan perlombaan di dalamnya. Pengguna dapat mengaksesnya melalui menu Contest.

Untuk saat ini komunitas atau club hanya bisa dibuat melalui admin FanatikID untuk dapat bisa menjadi featured club. Featured artinya akan tampil di halaman dan menu utama, sehingga pengguna tak perlu mencari secara spesifik. Pengguna biasa tetap bisa membuat kanal seperti layaknya di YouTube. Kemudian bagi rekanan dan pengguna premium juga akan diberikan CMS khusus untuk mengakomodir konten secara lebih luas, termasuk untuk monetisasi.

Pangsa pasar dan model bisnis FanatikID

Dikatakan Faizal bahwa FanatikID akan dioptimalkan untuk pengguna smartphone. Untuk saat ini aplikasi tersebut selain terjadi dalam versi web juga tersedia untuk versi Android dan iOS.

"Untuk pangsa pasar sendiri, secara umum kita membidik pengguna smartphone di Indonesia, khususnya para member komunitas yang ada. Saat ini pendekatan kita untuk memperkenalkan FanatikID adalah melalui komunitas dan media sosial. Seperti contohnya pada ajang IIMS 2015 di Kemayoran, kita bekerja sama dengan Otoblitz memperkenalkan FanatikID kepada komunitas-komunitas otomotif di Indonesia," ujar Faizal.

FanatikID mengusung dua jenis model bisnis yakni Freemium/Advertising dan Subscription. Saat ini yang sudah dijalankan adalah model subscription. Sebuah konten akan Freemium atau Subscription di tentukan oleh pemilik konten, dalam hal ini komunitas tersebut.

Untuk pengembangan FanatikID ini juga masih menggunakan sumber pendanaan internal. Namun dalam waktu mendatang kemungkinan juga akan membuka untuk pendanaan eksternal.