1. Startup

GMail Akan Ditutup?

The Electronic Privacy Information Center (EPIC) telah mengajukan permintaan kepada Federal Trade Commision (FTC) untuk menyelidiki status keamanan dan privacy dari GMail, Google Docs dan produk cloud lainnya dari Google. Hal ini bermula dari insiden keamanan yang menimpa Google Docs yang secara jelas membahayakan data-data penting dari para pengguna. Dan FTC tidak hanya berhenti di penyelidikan, namun juga akan menuntut pertanggungjawaban dari Google terhadap kerugian konsumen dan bisa berujung kepada ditutupnya produk- produk Cloud dari Google. Tentu saja ada alternatif lain yaitu Google memberikan pertanggungjawaban terhadap kerugian konsumen dan pastinya memperketat keamanan data pengguna.

Kasus ini memang bukan pertama kalinya bagi Google, awal tahun ini Google sempat mengidentifikasi semua situs (termasuk situs Google) sebagai situs malware, GMail bahkan sempat mati total dan tidak bisa diakses oleh para penggunanya selama 20 menit. Hanya sebentar? Memang. Namun bayangkan berapa juta pengguna GMail yang mengakses GMail dalam 20 menit tersebut yang pasti dirugikan, meskipun sebenarnya layanan GMail tsb gratis (tidak berbayar).

Sebenarnya langkah ini agak-agak berlebihan menurut saya. Memang Google mengalami beberapa sceurity issue, situs mana sih yang tidak pernah mengalaminya? Dan tentunya memang agak disayangkan beberapa isu tersebut terjadi dalam waktu yang berdekatan, yaitu awal 2009 ini. Meskipun begitu, saya yakin Google sudah berusaha mempertahankan kualitasnya dan juga mempertahankan hubungannya dengan pengguna dengan merilis Google App Status yang berguna bagi pengguna untuk memonitor status aplikasi Google. Sayangnya langkah Google merilis Google App Status ini disalahartikan oleh beberapa orang dengan menganggap bahwa ke depannya layanan-layanan Google justru akan sering mengalami crash.

Bagaimana menurut anda? Apakah menurut anda layanan cloud Google sudah menurun kualitasnya?

sumber:techcrunch