1. Startup

Persiapan Jawara Indonesia Next App Jepret Story untuk Kompetisi Tingkat Regional

Kompetisi Indonesia Next App (INA) telah menobatkan Jepret Story sebagai jawara di ajang tersebut. Ke depannya, DyCode selaku tim pengembang aplikasi Jepret Story telah memiliki serangkaian skema untuk perkembangan aplikasi mereka, termasuk mempersiapkan aplikasi ini untuk bisa bersaing dalam proses kompetisi tingkat regional November mendatang.

Mengalahkan 147 aplikasi dari 90 pengembang se-Indonesia, Jepret Story berhak maju ke tahap final tujuh besar dengan standar penilaian yang jauh lebih ketat dari sebelumnya. Selain ide dan konsep, Jepret story telah memenuhi parameter yang diajukan oleh tim juri seperti model bisnis, desain UI/UX , problem solving untuk pasar, dan monetisasi.

Dengan konsep sederhana namun potensi model bisnis yang kuat, hari ini (1/10) Jepret Story menerima penghargaan dari kompetisi bergengsi hasil kolaborasi Samsung dan Telkomsel. Pencapaian ini merupakan kemenangan kedua dalam dua tahun berturut-turut DyCode setelah sebelumnya mereka menempati urutan runner-up dalam ajang Samsung Developer Competition (SDC) di tahun 2013 silam.

“Sangat terhormat untuk bisa kembali memenangkan event yang diselenggarakan oleh Samsung selama dua tahun berturut-turut ini. Saya mewakili DyCode berterima kasih untuk para pengguna layanan kami,” ujar COO DyCode Dyan Raditya Helmi dalam kesempatannya berbincang dengan DailySocial.

Jepret Story ini sendiri merupakan platform layanan pengumpulan foto berbasis komputasi awan. Memanfaatkan tagar (hashtag) tertentu sesuai kebutuhan penggunanya, Jepret Cloud akan merangkum keseluruhan foto yang dibubuhkan tagar tersebut. Nantinya foto tersebut dapat diakses sebagai album online, slideshow video, atau bahkan langsung dicetak.

Jepret Story, yang masih perlu disempurnakan ini, membutuhkan waktu untuk mencapai tahap finalisasi. Nantinya aplikasi tersebut akan tersedia di Google Play Store dan Samsung Galaxy Apps sehingga dapat digunakan oleh seluruh pengguna smartphone terutama di platform Android. Persiapan ini juga dikhususkan untuk proses kompetisi tingkat regional melawan juara dari negara-negara di Asia Tenggara, Singtel Group – Samsung Regional Mobile App Challenge.

“Kami masih ingin menyiapkan keseluruhan fitur hingga full-functioned dan less-bug. Nantinya semua yang diminta oleh para coach dapat terpenuhi agar mampu bersaing di tingkat regional. Setelah rangkaian acara Samsung ini selesai, kami akan menggarap Jepret Story agar lebih ramah ke Business to Consumer (B2C), tidak hanya sekedar Business to Business (B2B),” tambahnya.

Sedikit bocoran, DyCode tidak hanya berniat menjadikan Jepret Story sebagai sekedar aplikasi, namun sebagai sebuah platform yang bisa dimanfaat oleh semua orang. Untuk itu, mereka menyediakan API yang kabarnya sudah siap rilis untuk dimanfaatkan oleh pengembang-pengembang lain.

“Perlu penggalian lebih dalam potensi platform ini untuk dimatangkan. Salah satunya adalah kami ingin encouraging para pengembang pihak ketiga untuk migrasi atau mengintegrasikan sistem Jepret Story ke sistem mereka yang relevan. Namun konsep monetisasinya masih perlu kami garap lagi,” ujar CEO DyCode Andri Yadi.

 

[foto: Dok. Telkomsel]

-

Artikel ini merupakan bagian rangkaian ajang Indonesia Next App. DailySocial bekerja sama dengan Samsung dan Telkomsel mengajak Anda berpartisipasi di Indonesia Next App, sebuah kompetisi pencarian aplikasi Android terbaik di Indonesia untuk bersaing di kancah Asia.