1. Startup

Saingi IndoNetwork, IndoTrading Bawa Tampilan yang Lebih Segar

Kembali ke tahun 2010 (ya, 2 tahun yang lalu), Rama sempat mengatakan bahwa menurutnya, situs-situs seperti Karir.com dan Indonetwork.co.id adalah contoh situs yang konservatif, tidak modern, tetapi bisa terus menghasilkan uang. Saya tidak tahu bagaimana desain kedua web tersebut waktu itu, tetapi kalau melihat desain keduanya saat ini, saya berpendapat kalau desain kedua web tersebut sedikit mirip dengan desain web saat awal-awal kemunculan internet.

Tetapi kedua web tersebut terbukti bisa bertahan, bertahan dengan desainnya dan tetap bisa menghasilkan keuntungan. Namun, bagaimana jika web lain hadir dengan business plan yang sama namun dengan desain yang lebih baik? Saya tidak akan membahas hal tersebut di sini. Saya hanya akan membahas bahwa Indonetwork sedang kedatangan pesaing dengan bisnis yang hampir sama namun dengan desain yang menurut saya lebih baik, IndoTrading.

Desain situs IndoTrading bisa dikatakan mirip dengan desain IndoNetwork. Di bagian atas, kedua situs sama-sama menampilkan berbagai tab “Perusahaan” dan “Produk” dan di bawahnya tampil fasilitas pencarian per provinsi. Di kolom kiri, keduanya menampilkan daftar kategori perusahaan. Kanan atas menampilkan form untuk login dan di tengah tampil beberapa daftar perusahaan dan produk. Sulit untuk tidak mengatakan bahwa IndoTrading terinspirasi oleh IndoNetwork. Bedanya, IndoTrading tampil sedikit lebih modern dengan menggunakan corak warna merah dan sebuah slider gambar yang berganti-ganti.

Handy Chang, CEO IndoTrading.com menjelaskan kepada DailySocial lewat surel bahwa IndoTrading adalah sebuah situs khusus business to business yang menargetkan UKM, pemilik bisnis untuk memasarkan produk katalognya secara online. IndoTrading didirikan dengan tujuan untuk membantu para pemilik bisnis terutama UKM untuk mempunyai eksistensi secara online dan tujuan pemasaran yang membidik dunia internasional.

Fitur yang ditawarkan IndoTrading memungkinkan antar pebisnis UKM bisa saling bertransaksi. Fitur tersebut antara lain Permintaan Penawaran, Permintaan Brosur Produk Online PDF, statistik laporan pengunjung dan sebagainya. Selain itu, IndoTrading juga hadir dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris, sehingga produk UKM Indonesia bisa ditemukan oleh importir internasional.

Handy Chang yang juga mantan founder RumahdanProperti.com yakin meskipun pemain di bidang ini sudah banyak, IndoTrading masih dapat mengambil ceruk target pasar pebisnis. Kalau misalnya IndoTrading secara bisnis nantinya bisa bersaing dengan IndoNetwork, masihkah IndoNetwork bertahan dengan tampilan dan fiturnya yang sekarang ini?