1. Startup

Sinar Mas Group Dirikan Perusahaan P2P Lending Kedua, Dana Pinjaman Inklusif

Perusahaan fintech p2p lending kedua di bawah bendera Sinar Mas setelah Pasar Dana Pinjaman (Danamas)

Sinar Mas Multiartha (SMMA), perusahaan khusus di bidang keuangan di bawah Sinar Mas Grup, mendirikan kembali perusahaan patungan fintech yang bergerak di bisnis p2p lending dengan nama bendera PT Dana Pinjaman Inklusif (DPI).

Dalam keterbukaan informasi di BEI, SMMA bertindak sebagai pengendali saham DPI dengan menguasai 55% saham, sementara, Arthamas Solusindo menguasai 45% saham. Total penyertaan modal yang kucurkan kedua pemegang saham untuk mendirikan DPI sebesar Rp100 juta.

DPI adalah perusahaan fintech p2p lending kedua yang didirikan SMMA, setelah sebelumnya mendirikan PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas).

"Kami buat perusahaan baru agar lebih fokus saja [menjalani masing-masing bisnis]," terang Direktur SMMA Kurniawan Udjaja kepada DailySocial, Kamis (23/11).

Menurut Kurniawan, baik Danamas maupun DPI akan sama-sama menyasar bisnis micro lending. Hanya saja titik perbedaannya terletak di sisi penerima pinjaman. Kalau Danamas yang bisa menerima pinjaman dibatasi sesuai kriteria tertentu, sementara DPI tidak ada batasan.

Untuk sementara, situs DPI belum tersedia secara resmi. Kurniawan mengaku saat ini DPI sedang mengajukan proses izin ke OJK beserta lembaga lainnya.

"Kita lagi proses izin ke OJK dan mengurus izin lainnya ke beberapa lembaga."

Perkembangan Danamas

Danamas merupakan perusahaan fintech pertama yang mengantongi izin usaha dari OJK. Beberapa bulan lalu, Danamas mendapat suntikan dana segar dari perusahaan investasi dari Jepang Itouchu Corp senilai US$50 juta (atau senilai Rp666,4 miliar). Itouchu kini menguasai 30% saham Danamas.

Model bisnis Danamas ialah memberikan pinjaman modal kerja mulai dari Rp500 ribu dengan jangka waktu mulai dari 1 minggu sampai 1 tahun. Tenor yang ditawarkan disesuaikan dengan pendapatan pelaku usaha.

Untuk pemberi pinjaman, investasi bisa dimulai dengan besaran Rp500 ribu. Jangka waktu mulai dari 1 minggu hingga satu tahun, imbal hasil yang ditawarkan mulai dari 18% flat per tahun.

Berdasarkan kinerja Danamas hingga November 2017, perusahaan telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp353,34 miliar dan 76.767 jumlah pinjaman. Total investor yang bergabung ke platform Danamas mencapai 11.043 orang.