Categories

Tips

7 Penyebab Umum Yang Mematikan Startup

Penggiat startup harus memahami 7 hal ini untuk mengurangi risiko penutupan bisnis

Marsya Nabila - 27 July 2016

Richard Reis di halaman Medium-nya merangkum data CB Insights tentang hal-hal umum yang membuat startup gulung tikar. Ingin tahu hal apa saja itu supaya bisa dipersiapkan oleh para pendiri startup? Berikut ini adalah hal-hal yang menjadi penyebab "kematian" sebuah startup:

Tidak punya produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar (produk-market fit)

Kejadian ini terjadi ketika pendiri tidak bisa membuat suatu produk dan tidak menemukan pengguna yang ingin mencobanya. Sangat penting untuk memegang motto, "Buatlah produk yang disukai masyarakat."

Pendiri Netscape Marc Andressen, yang kini menjadi investor ternama di firma a16z, mengatakan menciptakan produk (yang diinginkan konsumen) adalah satu-satunya hal yang perlu dilakukan sebuah startup baru.

Pendiri yang "salah"

Pendiri bisa jadi penyebab utama di balik gagalnya suatu startup. Entah apakah mereka terlalu dini menyerah, terlalu tinggi memasang target, atau tidak menyadari sulitnya mendirikan startup. Penyebab lainnya bisa jadi pendiri kurang memiliki pengalaman dalam menjalankan suatu bisnis.

Hal seperti ini bisa membuat founder dan co-founder memilih untuk berpisah. Untuk itu, seperti disarankan inkubator kenamaan Y Combinator, sangat disarankan untuk memilih co-founder yang telah dikenal lama, sebelum memulai bisnis bersama.

Tidak punya dana

Uang itu raja. Memang keji, namun itulah kenyataannya. Ada kisah menarik yang pernah dilakukan pendiri Airbnb saat situs tersebut masih baru berdiri yakni menjual sereal Obama O's demi menutupi pengeluaran perusahaan. Hal ini bisa jadi bukti bahwa seorang entrepreneur sejati punya segala cara menyelesaikan masalah, termasuk masalah finansial.

Salah strategi

Ada banyak contoh kesalahan kecil yang bisa menyebabkan suatu startup gagal. Misalnya, lebih memilih mengembangkan aplikasi untuk ponsel atau bergantung pada satu platform saja.

Kejadian ini pernah menimpa Zynga pada 2012. Kala itu, Zynga merasa sudah berpuas diri menjadi game online yang paling banyak dimainkan Facebook di ranah desktop dan tidak ingin berekspansi dengan mulai bergesernya tren masyarakat memainkan media sosial tersebut di ponsel. Tidak ingin beradaptasi terbukti membawa dampak besar.

Masalah legal

Terjerat urusan legal bisa mengakibatkan startup akhirnya bangkut karena banyak biaya dan denda yang harus dibayarkan. Hal ini dialami oleh Napster pada tahun 2000 silam, hingga akhirnya situs musik online tersebut mengumumkan gulung tikar dan menjual bisnisnya ke investor baru.

Kompetisi

Sangat kecil kemungkinan startup gagal hanya karena kalah berkompetisi. Oleh karena itu startup sebaiknya jangan terlalu fokus berkompetisi demi menandingi kompetitor. Tentu saja, sebuah startup harus tahu diri dan tidak mati konyol karena berani berkompetisi melawan perusahaan sekelas Uber, Facebook, dan Google.

Salah merekrut karyawan

Meski secara persentase sangat kecil, namun perlu diperhatikan bahwa salah merekrut orang dapat menjadi penyebab kegagalan sebuah startup.

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter