Diumumkan pada event Google I/O 2016, Android Instant App bisa dianggap sebagai solusi jalan tengah atas keterbatasan situs mobile dan besarnya kapasitas yang diperlukan untuk meng-install aplikasi yang kemungkinan hanya digunakan satu-dua kali saja dalam beberapa bulan.

Setelah Google membuka aksesnya bagi sejumlah developer terpilih pada bulan Januari lalu, semua developer akhirnya sudah bisa membuat Instant App-nya sendiri sejak bulan Mei kemarin. Kini, Google memutuskan untuk membawa Instant App ke Play Store.

Kehadiran Instant App di Play Store pada dasarnya memungkinkan pengguna untuk mencoba suatu aplikasi tanpa harus mengunduhnya terlebih dulu. Nantinya akan muncul tombol baru berlabel “Try it Now” di halaman setiap aplikasi yang mempunyai versi Instant App.

Klik tombol itu, maka pengguna bisa langsung menggunakan dan mengakses sejumlah fiturnya. Sejauh ini memang belum banyak koleksi Instant App yang tersedia di Play Store, tapi jumlahnya bisa dipastikan bakal terus bertambah ke depannya.

Di samping itu, Google juga menggulirkan sejumlah pembaruan ke Play Store. Salah satunya adalah seksi khusus “Editor’s Choice” yang menyuguhkan kumpulan aplikasi dan game hasil kurasi tim internal Google, demikian pula untuk aplikasi dan game pemenang penghargaan “Android Excellence”.

Juga baru adalah tab khusus game di sebelah Home dan sebagainya. Ke depannya, tab ini bakal dibagi lagi menjadi dua seksi, yakni “Premium” untuk game berbayar dan “New” untuk yang masih gres.

Sumber: TechCrunch.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.