Di tulisan tips sebelumnya kami memuat pendapat Kamo Asatryan, Co-founder dan VP of Growth Lolapps, terkait dengan beberapa hal yang bisa meningkatkan conversion rate. Masih mengenai peningkatan pertumbuhan aplikasi mobile, Asatryan juga memaparkan beberapa hal yang harus dilakukan sebelum melaksanakan sejumlah rencana untuk menumbuhkan conversion rate pada aplikasi mobile.

Merumuskan pengguna terbaik untuk produk Anda

Sama seperti beberapa tips yang sudah-sudah, Asatryan juga menyarankan untuk mengidentifikasi atau mengenali dengan pasti pengguna seperti apa yang akan menggunakan produk Anda. Anda harus mulai mengenali ciri-ciri dari pengguna yang cocok dengan produk Anda. Akan menjadi nilai lebih jika pengguna tersebut juga sepakat tentang kebutuhan mereka.

Ketika Anda sudah mendapatkan pengguna, kenali dan “pelajari” mereka

Pada dasarnya pengguna awal bisa dijadikan patokan untuk pengguna selanjutnya. Setelah mendapatkan rumus pengguna terbaik versi Anda sebelumnya identifikasi pelanggan awal Anda dan amati perilaku mereka. Mereka bisa dijadikan sebagai patokan awal dan sebagai kurva retensi awal Anda.

Dalam prakteknya, ini berarti membandingkan perilaku pengguna awal Anda yang terus terlibat dengan produk Anda dalam tiga hingga enam bulan pertama seteah mereka mendaftar. Frekuensi keterlibatan harus lebih dahulu didefinisikan dengan seberapa sering pengguna dapat menyelesaikan solusi dengan produk Anda. Kemudian pertanyaannya adalah apakah pengguna terbaik Anda terlibat dengan aplikasi Anda setiap kali mereka memiliki kebutuhan?

Jika jawabannya adalah “ya”, kemudian amati apa yang mereka lakukan pertama kali ketika menggunakan aplikasi Anda. Jika Anda tidak menemukan sesuatu yang konklusif, perpanjang analisis Anda, hingga minggu pertama atau bahkan satu bulan pertama.

Pantau statistik, jika tidak ada sesuatu yang potensial Anda perlu menganalisis lebih

Data adalah fakta. Jika statistik tidak menunjukkan sesuatu yang baik coba lakukan evaluasi. Munculkan pertanyaan-pertanyaan seperti apa yang menyebabkan orang-orang meninggalkan layanan? Apa yang memicu perilaku negatif ini? Anda harus mengetahui ini semua sebelum Anda memiliki kesempatan untuk segera memperbaikinya.

“Setelah Anda sudah melalui langkah-langkah dan menetapkan bahwa pengguna terbaik Anda terlibat dan datang kembali, dan Anda tidak perlu lebih dari mereka, kunci kemudian menjadi mengidentifikasi irisan pengguna yang berdekatan dengan mereka dan mengoptimalkan pengalaman mereka. Set standar baru untuk ini irisan pengguna baru. Anda dapat memeriksa asumsi Anda dengan metrik jangka panjang,” kata Asatryan.

Asatryanmenambahkan banyak pengguna yang hanya ingin melihat aplikasi yang mereka butuhkan. Oleh sebab itu fokus pada pengguna terbaik adalah yang terbaik. Anda bisa mendapatkan sesuatu yang lebih dari mereka dan akhirnya Anda bisa membuat aplikasi yang benar-benar inginkan.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.