Tampil lebih unggul di antara kompetitor

Cara Ampuh Tampil Lebih Unggul Di Antara Kompetitor

Pentingnya membuat daftar kompetitor terkuat
Cara ampuh tampil lebih unggul dari kompetitor / Shutterstock
Cara ampuh tampil lebih unggul dari kompetitor / Shutterstock

Ketika bisnis sudah dijalankan dan mengalami pertumbuhan, biasanya aspek pesaing atau kompetitor tidak terlalu relevan. Jika Anda saat ini berencana untuk membangun bisnis startup di lahan yang mainstream (e-commerce), siapkan diri Anda untuk bersaing dengan pemain yang sudah lebih lama muncul bahkan lebih baik dari Anda. Dalam tips DailySocial kali ini, Co-Founder NextView Ventures Rob Go memberikan sudut pandang seorang venture capitalist tentang aspek apa yang harus dipahami oleh pelaku startup dalam hal persaingan bisnis.

“Ketika sedang melakukan riset, Anda mungkin mulai berpikir tentang beberapa perusahaan yang relevan atau memiliki potensi menjadi kompetitor, buatlah daftar perusahaan yang wajib untuk diamati.”

1. Perusahaan baru

Perkembangan pasar mempengaruhi apakah persaingan atau kompetitor akan relevan, terutama untuk perusahaan baru. Di antara banyaknya pesaing yang ada, coba perhatikan satu atau dua pesaing yang head to head dengan layanan yang Anda tawarkan dan pada waktu yang bersamaan fokuslah lebih banyak dengan keinginan konsumen, cara menyelesaikan masalah, menerima feedback dan bagaimana Anda mampu mengatasi semua hal tersebut.

2.Pesaing yang tangguh

Buatlah argumen atau riset yang lengkap tentang pesaing atau kompetitor yang Anda anggap tangguh. Apa kunci kesuksesan startup tersebut bisa bertahan bahkan melaju di posisi utama di tengah-tengah makin menjamurnya pemain yang menjalankan bisnis yang sama. Fokuskan kepada beberapa startup dalam jumlah yang kecil untuk kemudian menjadi sumber riset dan perhatian Anda.

3. Rebut lahan pasar

Bagaimana produk yang Anda tawarkan bisa bersaing dengan pemain lain yang memiliki target pasar yang sama? Hal inilah yang menjadi fokus utama agar Anda bisa tampil dengan menawarkan keuntungan lebih.

Kesimpulannya adalah ketika Anda ingin mengamati kompetitor atau pesaing, buatlah beberapa daftar penting. Beberapa contoh di antaranya adalah:

  • Cari tahu siapa orang yang ingin Anda rekrut?
  • Perusahaan/pesaing apa yang Anda khawatirkan jika orang tersebut direkrut?

Ketika berbicara mengenai kompetitor tentunya Anda ingin melakukan diskusi serta mendapatkan informasi yang akurat tentang perusahaan tersebut. Anda wajib untuk memperhatikan kemajuan atau perkembangan yang terjadi didalam organisasi kompetitor Anda.

Adalah menjadi hal yang disayangkan jika pendiri startup tidak memikirkan kompetitor atau sebaliknya terlalu obsesi dengan pesaing. Persaingan adalah suatu hal yang nyata dan akan pasti terjadi pada sebuah perusahaan, untuk itu adalah bijaksana jika Anda melakukan pendekatan terkait hal tersebut dengan rasa percaya diri dan keselarasan sejak awal.

Poin terakhir yang harus diperhatikan adalah sejauh mana kekuatan dari kompetitor Anda. Ketika waktunya untuk memberikan laporan kepada investor, Anda juga harus memberikan informasi yang jelas mengapa ketika melakukan pencarian di Google, nama perusahaan Anda kalah dengan nama besar pesaing Anda.

Untuk itu pastikan Anda mengetahui secara persis, siapa saja kompetitor Anda, apa kekuatan mereka, dan hal apa yang bisa dilakukan untuk bisa mengungguli mereka.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Tips
Artikel Populer
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…