Mind Mapping: Cara Mudah Menjelaskan yang Hal Sulit

buat konsep rumit menjadih mudah dengan mind mapping

Pernahkah anda melihat suatu rangkuman yang terdiri yang banyak bagan yang dihubungkan dengan suatu garis lurus atau garis melengkung antara bangan satu dengan bagan yang lain. Itulah yang dinamakan dengan mind mapping. Dilansir dari MindMapping.com mind mapping adalah sebuah diagaram yang merpresentasikan tugas, kata, konsep, atau item yang terkait dan diatur di sekitar konsep atau subjek pusat yang memungkinkan orang yang membuatnya membangun kerangka kerja intuitif di sekitar konsep pusat.

Mind mapping ini memiliki fungsi untuk memudahkan dan meyederhanakan suatu konsep besar yang akan monoton jika dibuat dalam bentuk narasi. Ditambah dengan tampilannya yang menarik, menjadi magnet tersendiri bagi banyak orang untuk merencanakan atau merangkum suatu konsep ke dalam mind mapping.

Mind map ini di dalam bisnis bisa membantu dalam merancang startegi, membuat suatu improvisasi produk, ataupun hanya mencatat poin meeting mingguan. Selain lebih praktis mind mapping juga bisa lebih mudah dalam memahami suatu konsep, menemukan ide kreatif, dan merumuskan permasalahan yang ada.

Cara Membuat Mind Mapping

Walaupun terdengar sedikit rumit pembuatan mind mapping ini sebenarnya mudah, dan bisa dilakukan secara manual ataupun digital. Secara umum pembuatan mind mappingpingpingpingping adalah sebagai berikut.

Tentukan Topik Utama

Hal paling pertama yang harus dilakukan ketika membuat mind mapping adalah mencari dan menentukan topik utama. Topik utama ini biasanya diletakan di tengah mind mapping dan terdiri dari 1 sampai 3 kata kunci. Topik utama ini diambil dari masalah atau hal utama yang akan dibahas dalam mind mapping.

Tambahkan Cabang Berdasarkan Topik Utama

Setelah topik utama ditemukan, carilah ide-ide yang paling erat kaitannya dengan topik utama dan menjadikannya sebagai cabang pertama atau cabang utama dari topik tersebut.

Uraikan Cabang Utama Menjadi Beberapa Sub-topik

Setekah ide dari cabang utama didapatkan, anda harus menguraikannya lagi ke dalam beberapa sub topik. Dalam bagian sub-topik ini hal yang dibahas sudah tidak terlalu luas dan umum melainkan dalam lingkup kecil. Sehingga terbentuklah ranting dari cabang utama.

  1. Kembangkan Setiap Sub-Topik dengan Ide-ide iain

Ketika sudah mendapatkan sub topik biasanya ide-ide turunan dari sub topik ini bermunculan, dan bisa dihubungkan dengan sub topik yang telah dibuat. Namun, dalam memetakan sub topik ini perlu dilakukan secara spesifik agar pembuatannya efektif dan tidak menjalar ke topik lain.

Hubungkan setiap ide dengan garis

Setelah mendapatkan gambaran mulai dari topik utama, cabang utama, hingga ide turunan dari sub topik dihubungkan dengan garis. Garis ini hanya dihubungkan kepada satu poin yang menjadi atasan dari ide kita, artinya sub topik tidak mendapatkan garis ke topik utama melainkan ke cabang utama.

Gunakan Warna Berbeda di Setiap Garis Hubung

Cara ini sebenarnya tida wajib, tetapi bisa digunakan untuk memudahkan dalam memahami isi dan melihat alur topik yang dibahas.

Tambahkan Catatan Kecil Jika Diperlukan

Ketika membuat mind mappingping, cabang yang dihasilkan beberapa kali sangat banyak. Tidak ada salahnya membuat cararan kecil untuk keterangan untuk ide-ide yang sulit dan kompleks agar terjelaskan dengan baik.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again