Tipz

Tips Membuat Surat Lamaran Kerja yang Baik Beserta Contohnya

Membuat surat lamaran kerja bukanlah perkara mudah, tips ini akan memberikan panduan step by step cara membuatnya dengan benar.

Melamar kerja berarti harus menyiapkan berkas-berkas penting. Selain Curriculum Vitae (CV), ada berkas penting lainnya yang harus kamu siapkan yaitu surat lamaran kerja atau application letter.

Surat ini juga berfungsi sebagai pernyataan, pengajuan, dan permohonan untuk melamar pekerjaan. Surat lamaran kerja juga berfungsi sebagai sarana menyampaikan kapabilitas dan kualitas dirimu di hadapan perusahaan.

Istilahnya, kalau di CV kamu memberikan informasi riwayat hidup, di surat lamaran kerja kamu harus bisa mempromosikan dirimu sesuai pengalaman yang ada di CV. Dengan fungsinya yang seperti itu, surat lamaran kerja tidak boleh ditulis asal-asalan.

Ini karena cara penyampaian informasi melalui surat tersebut akan menunjukkan karakter, pengalaman, hingga keterampilan yang kamu miliki. Makanya, surat lamaran kerja juga masuk sebagai pertimbangan perusahaan untuk meloloskan kamu ke tahap selanjutnya.

Nah, penting buat kamu memahami cara membuat surat lamaran kerja yang baik dan benar. Simak langkah-langkah berikut!

1. Siapkan Dokumen yang Akan Ditulis ke dalam Surat Lamaran Kerja

Sebelum menulis surat lamaran kerja, pastikan kamu telah menyiapkan dokumen pendukung yang akan ditulis ke dalam surat. Ini perlu kamu lakukan agar kamu tidak terdistraksi saat menulis surat. Better be ready, right? 

Pada umumnya, daftar dokumen yang ditulis adalah:

  • Dokumen Riwayat Hidup (CV)
  • Salinan Ijazah pendidikan terakhir
  • Salinan Transkrip Nilai
  • Pas Foto

Selain keempat dokumen tersebut, terdapat juga dokumen lain yang harus dicantumkan, tergantung pada jenis pekerjaan yang dilamar. Misalnya tipe dokumen yang memperlihatkan bahwa pelamar berkelakuan baik seperti Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Ada juga yang diminta melampirkan dokumen untuk membuktikan kemampuan pelamar seperti salinan sertifikat pelatihan tertentu atau portofolio hasil pekerjaan.

Jika posisi pekerjaan yang dilamar menuntut kemampuan bahasa, tak menutup kemungkinan juga pelamar diminta hasil tes atau sertifikat bahasa seperti TOEFL, IELTS, dll. Yang pasti, pahami baik-baik berkas yang harus dilampirkan agar tak mengurangi penilaian.

2. Tulis Surat Lamaran Kerja dengan Format yang Benar

Berikut format surat lamaran kerja yang benar secara kronologis dari atas sampai bawah.

Tempat dan tanggal pembuatan surat

Tulis di mana dan kapan kamu membuat surat lamaran kerja tersebut. Taruh bagian ini di sebelah kanan atas.

Tujuan surat

Masukkan salam hormat, nama lengkap, posisi atau jabatan perekrut pekerjaan, dan lokasi kantor perusahaan terkait. Jika kamu tidak mengetahui nama perekrut, cukup masukkan jabatannya saja.

Nah, di bagian ini, terdapat kesalahan yang sering dilakukan pelamar, yaitu penyebutan salam hormat. Salam hormat menjadi salah ketika kamu menggunakan “Kepada” dan “Yth.” bersamaan. Sebaiknya, gunakan salah satu di antara keduanya.

Salam pembuka

Di bagian ini, kamu bisa menggunakan salam pembuka yang sopan. Biasanya, salam yang dipakai adalah “Dengan hormat”.

Paragraf pembuka

Pada paragraf ini, jelaskan dari mana kamu mendapat informasi lowongan posisi pekerjaan yang kamu lamar. Setelah itu, sebutkan niatmu untuk mengisi posisi tersebut.

Identitas pengirim

Kemudian, kamu harus mencantumkan data diri sebagai pengirim surat seperti nama lengkap, alamat, pendidikan terakhir, nomor handphone, email. Di sini, kamu hanya perlu memasukkan data-data yang perlu saja. Yang penting, perekrut tahu kamu siapa dan di alamat/kontak mana kamu bisa dihubungi.

Paragraf kedua

Sampailah kita pada bagian penting dari surat lamaran kerja. Di bagian ini, kamu harus bisa “menjual” dirimu.

Artinya, kamu bisa menyebutkan kelebihan atau nilai plus dari dirimu, seperti karakter atau pengalaman yang meyakinkan dan relevan dengan posisi terkait. Kamu harus bisa memoles informasi ini dengan baik agar perekrut yakin bahwa kamu adalah kandidat yang layak.

Penutup

Terdapat berbagai cara menutup surat. Biasanya, ucapan terima kasih digunakan untuk menutup surat. Ada juga yang memberi pernyataan kebenaran atas data yang sudah diberikan. Nah, kamu bebas menggunakan model penutup apa saja, asalkan tetap sopan.

Di bagian ini, kamu juga bisa menambahkan harapan agar perekrut mempertimbangkan lamaran kerja yang sudah kamu buat.

Tanda tangan dan nama terang

Bubuhkan tanda tangan dan nama terang.

Contoh Surat Lamaran Kerja Singkat yang Baik dan Benar

Surabaya, 18 Januari 2022

Yth. HRD PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk.

di Surabaya

Dengan hormat,

Sehubungan dengan informasi lowongan kerja di laman Instagram @karir.sinarmas_agri, saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama: Galih Sulaiman Alamat domisili: Jl. Cermai No 14. Rungkut, Surabaya, Jawa Timur Nomor Telepon: 081234567890 Email: galihsulaiman@gmail.com

Dengan ini menyampaikan bahwa saya tertarik untuk mengisi posisi yang sedang kosong sebagai Data Analyst. Saya telah berpengalaman di bidang Data Science selama lima tahun dan telah membantu mengumpulkan hingga memproyeksikan data di dua perusahaan startup terbesar di Indonesia, yaitu Gojek dan Bukalapak. Selain mampu menginterpretasikan data, saya juga memiliki kemampuan komunikasi di atas rata-rata, di mana saya dapat menyampaikan data tersebut sebagai informasi yang mudah dipahami.

Sebagai kelengkapan pendaftaran, terlampir saya sampaikan seluruh dokumen persyaratan yang ditentukan:

  • Curriculum Vitae (CV)
  • Fotokopi Ijazah
  • Sertifikat Pelatihan SQL dan Phyton
  • Pas Foto 3x4

Demikian surat lamaran ini dibuat. Saya berharap surat ini dapat dijadikan pertimbangan bagi Bapak/Ibu untuk  meloloskan saya ke tahap wawancara.

Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter