Cashlez vs Mokapos, Mana yang Cocok bagi Bisnis Anda?

Cashlez dan Moka POS adalah dua dari beberapa perusahaan penyedia aplikasi kasir online atau point of sale yang ada di Indonesia. Keduanya menawarkan berbagai layanan yang memudahkan pelaku usaha dalam menghimpun transaksi bisnisnya.

Baik Moka POS maupun Cashlez memiliki perbedaan baik dari segi layanan maupun produk. Bahkan melalui sebuah press release, Cashlez hadir bukan untuk menyaingi layanan POS lainnya namun memaksimalkan layanan POS yang sudah ada.

Meski begitu, keduanya tetap dikenal oleh masyarakat sebagai dua produk yang berbeda pada pasar yang sama. Lantas, mana aplikasi kasir online atau POS yang sesuai dengan bisnis Anda? Ikuti ulasannya.

Sekilas Tentang Cashlez dan Moka POS

Cashlez

Didirikan tahun 2015, Cashlez mulanya adalah perusahaan yang berfokus sebagai aggregator pembayaran melalui e-Wallet atau pembayaran digital lainnya.

Pada tahun 2018, Cashlez belakangan ikut meramaikan pasar aplikasi kasir online di Indonesia dengan meluncurkan layanan Point of Sale (POS) atau aplikasi kasir online.

Selain sebagai penyedia layanan POS, Cashlez juga mengembangkan fitur lain seperti inventory management, laporan transaksi, hingga cash flow.

Moka POS

Moka POS didirikan pada tahun 2014 oleh Haryanto Tanjo dan Grady Laksmono. Moka sendiri merupakan singkatan dari Mobile Kasir.

Pada tahun 2020, Moka POS diakuisisi oleh Gojek dengan nilai Rp2,02 triliun. Hingga tahun 2021, Moka mengakui telah memberdayakan ribuan pelaku usaha kecil dan menengah di 37 kota di Indonesia.

Perbedaan dari Sisi Fitur dan Layanan

Cashlez

Sebagai aplikasi kasir online atau mobile Point of Sales (POS), Cashlez memiliki fitur standar kasir online. Anda bisa menambahkan produk, kategori, hingga Universal Product Code.

Uniknya, Cashlez juga punya fitur kasir manual yang biasanya diperuntukkan untuk usaha-usaha ultra mikro atau produk yang harganya disesuaikan dengan permintaan konsumen. Misal, nasi uduk.

Anda juga bisa merekam dan menghimpun data konsumen yang telah melakukan transaksi yang bisa digunakan untuk mengadakan program loyalti.

Pada fitur pembayaran, Anda juga bisa memasukkan diskon serta berbagai metode pembayaran baik cash, e-Wallet, kartu kredit, kartu debit, maupun virtual account.

Cashlez juga memiliki fitur perhitungan pajak apabila produk yang Anda jual memiliki unsur Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Selain itu ada juga fitur service charge hingga rounding status.

Selain memiliki aplikasi standar kasir online, Cashlez menyematkan fitur inventory management, transaction report, dan Cash flow. Namun fitur tersebut hanya bisa diakses apabila Anda berlangganan.

Moka POS

Berbeda dengan Cashlez yang bisa Anda gunakan secara gratis, Moka POS hanya bisa digunakan secara gratis selama 14 hari. Setelah itu, bisa menggunakannya kembali apabila Anda berlangganan.

Karena aksesnya terbatas, Moka POS memiliki fitur yang lebih komprehensif dibanding Cashlez. Dari segi fitur aplikasi kasir online misalnya.

Moka POS memiliki fitur shift yang mempermudah Anda melakukan rekonsiliasi atau pencocokan data transaksi pada akhir shift dengan shift-shift sebelumnya.

Moka POS juga memiliki fitur split bill yang berguna apabila konsumen Anda ingin membayar terpisah pada satu pesanan.

Fitur lainnya yang tidak kalah penting adalah fitur billing list. Fitur ini berguna apabila Anda menerapkan sistem bayar belakangan.

Dari sisi sistem pembayaran, Moka POS juga memiliki berbagai metode pembayaran. Mulai EDC, cash, e-Wallet, hingga kartu kredit.

Fitur tambahan lainnya, Moka POS juga disematkan dengan manajemen inventory, pelanggan, meja, karyawan, dan laporan transaksi.

Fitur yang tidak kalah menarik adalah Moka POS memiliki program Moka POS Connect dan Capital.

Moka POS connect adalah fitur layanan integrasi dengan berbagai layanan di bidang lain. Misal, Anda bisa menghubungkan Moka POS dengan aplikasi akuntansi Jurnal.id.

Moka POS connect juga memiliki sistem integrasi API yang dapat dihubungkan dengan API perusahaan Anda. Sehingga proses pengolahan data dapat dilakukan dengan aman, real-time, dan lean.

Moka POS juga memiliki program capital yang memberikan Anda kesempatan untuk mendapatkan pendanaan dari partner pembiayaan. Seperti Modalku dan Koinworks.

Metode Pembayaran & Merchant

Cashlez

Karena memang pada dasarnya Cashlez merupakan payment aggregator, aplikasi kasir satu ini memiliki metode pembayaran yang cukup beragam.

Metode pembayaran standar seperti cash, e-Wallet, e-Money, contactless VIsa and Mastercard, kartu kredit, Virtual Account, hingga installment bank.

Bahkan Cashlez juga menyediakan pembayaran Cashlez link yang bisa digunakan untuk kebutuhan transaksi online.

Untuk merchant discount rate (MDR) Cashlez, Anda bisa cek di sini.

Moka POS

Sama dengan Cashlez, Moka POS juga memiliki opsi pembayaran yang cukup beragam mulai dari cash, e-Wallet, hingga fitur EDC atau Electronic Data Capture.

Perbedaan dari Sisi Produk Hardware

Cashlez

Ada tiga produk hardware yang dimiliki oleh Cashlez yaitu CashlezOne, Cashlez reader with printer, dan Cashlez reader without printer.

CashlezOne adalah perangkat smartphone yang sudah terhubung dengan sistem pembaca kartu dan printer dalam satu perangkat. Alat ini dibanderol dengan harga Rp3.800.000.

Kemudian ada Cashlez reader printer yaitu alat pembaca kartu dengan pencetakan struk yang bisa dihubungkan dengan smartphone Anda melalui Bluetooth.

Kemudian ada Cashlez reader non printer yang memiliki fungsi sama namun tidak bisa melakukan pencetakan struk.

Moka POS

Sedikit berbeda dengan Cashlez, Moka POS memiliki berbagai hardware yang bisa Anda beli. Mulai dari tablet, printer, Barcode scanner, pencetak struk, hingga laci kasir.

Masing-masing hardware tersebut dihargai mulai dari Rp550.000 hingga Rp7.000.000. Anda juga bisa membeli stand untuk tablet yang dibanderol dengan harga Rp200.000

Perbedaan Harga Langganan

Cashlez

Cashlez pada dasarnya adalah aplikasi kasir online freemium yaitu Anda bisa menggunakannya secara gratis namun perlu berlangganan untuk mengakses fitur secara penuh.

Skema langganan Cashlez yaitu 1 bulan, 3 bulan, hingga 6 bulan dengan rincian sebagai berikut: Untuk paket satu bulan, harga langganan sebesar Rp25.000. Sedangkan paket 3 bulan Rp67.500, dan paket 6 bulan Rp120.000.

Moka POS

Berbeda dengan Cashlez, Moka POS memiliki harga langganan yang jauh lebih besar dibanding Cashlez yaitu Rp299 ribu per bulan per outlet.

Bahkan dengan berlangganan Anda bisa mengakses fitur layanan pelanggan atau CRM, akses ke pinjaman modal, hingga akses ke layanan GoStore.

Kesimpulan

Dari segi harga, Cashlez lebih terjangkau dibanding Moka POS. Namun, dari segi fitur, Moka POS memiliki fungsi yang lebih profesional.

Oleh karena itu, bagi Anda yang memiliki usaha mikro, ultra mikro, atau baru merintis sebuah usaha Cashlez bisa menjadi pilihan yang tepat.

Sedangkan Moka POS bisa digunakan oleh usaha yang memiliki diversifikasi produk dan konsumen yang lebih kompleks serta nilai usaha yang lebih besar.

Namun, keduanya tidak membatasi kelas-kelas usaha tertentu. Semua kembali lagi pada kebutuhan dan kemampuan bisnis Anda.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again