1. Startup

Creacle Game Studio, Dari Kelompok Riset ke Game Studio Profesional

Mobile Game Developer War 2 kemarin memunculkan game Virtual Pet sebagai juaranya. Game ini dibuat oleh Creacle, sebuah kelompok riset dari beberapa mahasiswa Ilmu Komputer Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dari berita yang dirilis oleh pihak UGM disebutkan bahwa Creacle menurunkan dua tim untuk mengikuti event Mobile Game Developer War 2 kali ini. Selain Virtual Pet yang menjadi juara dengan 153,840 unduhan, mereka juga mengikutkan game Alay the Kite Runner yang menduduki posisi keempat dalam event tersebut.

Dalam wawancara via email, Creacle menjelaskan bahwa Creacle yang namanya berasal dari kata Creative Circle, merupakan kelompok riset yang didirikan oleh 5 mahasiswa yakni Gathot Fajar, Firdaus Ismail, Irkham Huda, Eko Nugraha dan Rifauddin Tsalitsy. Creacle ini awalnya didirikan sekitar September 2011 untuk mengikuti kompetisi Inaicta 2011 dimana mereka berhasil menjadi finalis dengan game yang bernama Green Guard. Setelah itu, mereka banyak merilis game-game sederhana, terutama dalam platform Nokia S40. Beberapa diantara game mereka diikutkan dalam beberapa event diantaranya Mobile Game Developer War dimana mereka menjadi finalis, serta Mobile Game Developer War 2 yang akhirnya mereka menangkan.

DailySocial pernah meliput Creacle sewaktu mereka tampil dalam event Gamelan 3rd. Pada waktu itu, mereka menuturkan visinya untuk mengembangkan game di semua platform dengan konten lokal. Visi ini mereka buktikan dengan adanya game yang mereka rilis dalam Pandava Series. Seri ini baru terdiri dari 2 games yakni Arjuna the Archer dan Bima the Conqueror. Nantinya, mereka berencana merilis The Legend of Gatotkaca for Mobile dan Nakula Sadewa In The Labyrinth. Saat ini Creacle menjalankan aktivitasnya di CoderSpace Jogja. Dari 5 orang founder, mereka kini diperkuat oleh 12 crew, semuanya mahasiswa. Selain sedang mengembangkan game untuk platform Nokia S40, kini mereka juga mulai mengembangkan game untuk Windows Mobile. Sebagai mahasiswa, mereka berusaha menyeimbangkan antara kuliahnya (agar mereka bisa lulus tahun ini) dengan usaha untuk mengembangkan Creacle agar menjadi sebuah studio game yang profesional.
Patut ditunggu perkembangan Creacle, terutama jika mereka sudah benar-benar menjadi studio game yang profesional. Karena saat ini, mereka didukung juga oleh pihak kampus dan dosen sehingga cukup mampu kompetitif. Ketika akhirnya benar-benar lepas dari nama Ilmu Komputer UGM, dukungan kampus juga akan mulai berkurang dan mereka akan benar-benar menjadi mandiri. Dan tentu saja, dunia bisnis game akan berbeda dengan semangat riset yang selama ini mereka usung.
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again