Categories

Opini

Berbincang Dengan Founder EloKu, Didi Setiadi Mengenai Mendirikan Startup Logistik

Rama Mamuaya - 27 February 2013

Dengan makin berkembangnya industri e-commerce di Indonesia, logistik menjadi salah satu isu terbesar terutama untuk negara yang memiliki lebih dari 13 ribu pulau. EloKu ingin menjadi solusi untuk mengisi kekosongan di logistik. Dengan EloKu, pengguna bisa melacak pergerakan barang anda melalui perangkat Android, iPhone atau browser mobile saat dalam proses pengiriman.

Misi mereka adalah untuk menjadi pemain pendukung untuk industri logistik dengan membuatnya menjadi lebih modern, efisien dan efektif. Didi Setiadi, Founder dan CEO EloKu percaya bahwa jaringan logistik yang kuat dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi terutama karena pertumbuhan ekonomi itu sendiri tergantung dengan bagaimana sistem logistik bekerja.

DailySocial berkesempatan untuk berbincang dengan Didi Setiadi mengenai latar belakang dirinya, EloKu dan rencana ke depan mereka.

Apa latar belakang anda? Bagaimana anda bisa masuk ke industri teknologi?

[Didi] Selama 14 tahun saya menghabiskan karir saya di industri telekomunikasi. Semua berjalan baik sampai lanskap bisnis telekomunikasi berubah total dengan munculnya aplikasi yang kini berperan sebagai penghasil uang.

Di tempat kerja sebelumnya, Nokia dan Nokia Siemens Networks menginspirasi saya agar berinovasi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada sebelum fokus ke sisi bisnis. Jadi ketika saya memutuskan ingin pensiun sebelum saya berusia 40 tahun, saya mendirikan perusahaan teknologi pertama saya, PRASIMAX yang ingin memudahkan pengguna merancang perangkat elektronik. Co-founder EloKu yang lain, Argo Wibowo merupakan pendiri KafeGaul dan betawi.net. Dia memiliki lebih banyak pengetahuan di industri teknologi.

Apa yang memicu anda keluar dengan ide untuk membuat EloKu?

[Didi] Ide tersebut keluar ketika saya mengikuti program Founder Institute bulan Mei 2012 lalu. Ide asli saya adalah membuat sebuah aplikasi belanja mobile yang diperlengkapi dengan solusi anti-penipuan, namun para mentor dan direktur di Founder Institute meminta kami untuk keluar dengan ide yang lebih relevan dengan kebutuhan yang ada di pasar digital atau e-commerce secara umum. Akhirnya kami keluar dengan ide untuk mengembangkan solusi pengiriman dan fulfilment di dalam ekosistem e-commerce.

Menurut anda, dimana posisi EloKu di industri e-commerce dan apa rencana ke depannya?

[Didi] Semua bisnis yang berhubungan dengan logistik (supply chain, kargo, kurir) di Indonesia harus diperbaiki dan diperkuat dengan layak karena industri ini mempengaruhi ekonomi secara signifikan. EloKu berperan sebagai ENABLER untuk merubah cara tradisional menjadi elektronik, proses yang terintegrasi untuk perusahaan logistik. Belum ada yang bermain di segmen bisnis ini kecuali pemain besar logistik yang menggunakannya secara internal.

Berbicara tentang layanan, EloKu berangkat dari real-time tracking dan solusi lacak dengan menjadi jembatan antara perusahaan kurir dengan pelanggannya. Salah satu segmen pelanggan adalah perusahaan e-commerce. Hal ini dikarenakan para pemain e-commerce akan dengan senang hati mentransfer resiko pengiriman ke perusahaan logistik. Selain itu, EloKu juga bisa menjadi layanan independen untuk mengukur kinerja kurir.

Sebagai pemain di industri e-commerce, apa yang menurut anda dibutuhkan oleh industri untuk bisa bertumbuh?

[Didi] Saya pikir industri e-commerce sudah cukup berkembang pesat. Kami berharap akan ada keuntungan dan model bisnis dimana EloKu, perusahaan e-commerce dan layana nkurir bisa menciptakan value proposition dan pengalaman baru untuk pelanggan. Dengan begitu, industrinya akan terus berkembang pesat.

Apa tantangan terbesar bagi Eloku?

Modal awal merupakan tantangan yang besar untuk kami karena kami harus menyediakan perangkat keras yang terhubung ke platform cloud kami, dan sayangnya tidak murah. Isu ini baru terdeteksi ketika masuk tahap pengembangan dan validasi ide, namun menurut saya inilah faktor kesuksesan EloKu. Yang kedua adalah struktur organisasi dari perusahaan logistik dan kurir yang mengakibatkan sulitnya mengubah kultur mereka dari tradisional ke cara yang lebih modern.

Dimana anda melihat EloKu tiga tahun ke depan?

[Didi] Saat ini kami sedang menjajaki kerjasama dengan Telkom Solution Convergence. Jika rencana ini bisa dijalankan, Telkom akan menyediakan platform, infrastruktur cloud dan juga tim sales untuk meningkatkan kinerja bisnis. EloKu akan tetap fokus ke platform aplikasi dan pengembangan produk. Ada beberapa prospek yang kami akan eksekusi dengan Telkom awal tahun ini. EloKu juga tengah menjajaki kemungkinan untuk menjadi rekanan KPU (Komisi Pemilihan Umum) sebagai platform logistik untuk pemilu 2014.

This e-commerce channel is brought to you by Veritrans Indonesia. Veritrans makes online transactions easier, faster and more secure. No setup fee, no monthly fee and no hidden fee. To know more about Veritrans Indonesia, please visit their website http://veritrans.co.id

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter