DScovery

Kenalan dengan Digital Marketing, Cara Baru Menjangkau Konsumen Tanpa Batas Ruang

Berikut rangkuman informasi bagi kamu yang sedang belajar memahami digital marketing.

Untuk memahami apa itu digital marketing, coba ingat sekali lagi, saat sedang bermain media sosial, kamu pasti sering melihat promosi atau iklan dari sebuah merek atau perusahaan. Misalnya, menemukan promoted feed melintas saat scroll postingan di Instagram atau menerima newsletter di tab promotions setelah mendaftar sebagai akun di website tertentu.

Well, itu adalah beberapa contoh digital marketing. Tak heran, digital marketing sendiri telah menjadi strategi yang wajib dilakukan perusahaan di era serba digital ini. Faktanya, pada 2021, pengguna internet di Indonesia telah mencapai 76,8% atau sebanyak 202,35 juta orang menurut survei Kementerian Kominfo.

Dengan fakta tersebut, peran digital marketing sangatlah penting. Namun, mungkin masih banyak dari kamu yang bertanya-tanya, sebenarnya digital marketing itu apa sih? Singkatnya, digital marketing adalah model pemasaran yang menggunakan berbagai digital channel dan tools.

Buat kamu pemula yang ingin belajar dan meniti karier di bidang digital marketing, maka artikel ini adalah pilihan yang tepat untuk membantumu memahami hal-hal yang harus dipelajari dalam digital marketing. Kamu akan mengetahui penjelasan lengkap mengenai konsep hingga peluang pekerjaan di bidang ini.

Tanpa berlama-lama, langsung saja simak rangkuman informasi mengenai digital marketing di bawah ini.

Pengertian Digital Marketing

Menurut Investopedia, digital marketing adalah cara sebuah perusahaan menjangkau konsumennya melalui internet, media sosial, dan channel-channel lainnya. Sedangkan menurut Marketo, digital marketing merujuk pada iklan melalui digital channel.

Jika dirangkum, digital marketing adalah strategi pemasaran berupa promosi hingga iklan yang menggunakan digital channel seperti media sosial, website, search engine, email, dsb. Mantan CMO Marketo, Sanjay Dholakia, digital marketing berubah dari “salah satu kegiatan marketing” menjadi “kegiatan utama marketing”.

Menurut Heidrick dan Struggles (2009) di buku The Adoption of Digital Marketing in Financial Service Under Crisis, digital marketing memanfaatkan perkembangan digital untuk melakukan periklanan yang tidak terlalu gamblang (hard-selling) tetapi memiliki dampak yang sangat berpengaruh bagi perusahaan.

Digital marketing membutuhkan pendekatan dan pemahaman baru untuk memahami perilaku konsumen di platform digital. Perilaku konsumen tersebut kini dapat dipantau dengan data, membuat digital marketing seringkali menyasar target konsumen yang sangat spesifik.

Selain itu, strategi pemasaran yang dilakukan juga seringkali menargetkan interaksi dua arah antara konsumen dengan perusahaan. Tujuannya selain untuk mempertahankan “hubungan baik”, strategi ini juga memungkinkan untuk mengetahui feedback langsung dari konsumen.

Manfaat Digital Marketing

Banyak manfaat yang bisa diambil dari menggunakan digital marketing. Utamanya, digital marketing sangat bermanfaat untuk menjangkau target konsumen yang lebih luas, mempermudah memahami perilaku konsumen dan menjaga hubungan baik, serta mempermudah personalisasi produk sesuai karakteristiknya.

Manfaat-manfaat tersebut tentu saja karena digital marketing memiliki banyak kelebihan dibanding cara pemasaran konvensional, di antaranya:

Menghemat biaya, SDM, dan waktu

Kelebihan pertama menggunakan digital marketing adalah menghemat resources, baik itu dari segi biaya, tenaga kerja, hingga waktu.

Perusahaan tak perlu repot-repot merekrut tenaga pemasaran yang begitu banyak untuk mempromosikan produknya. Alokasi biaya yang cenderung besar dalam perekrutan dapat dialokasikan pada platform digital yang lebih murah dan menggunakan beberapa SDM saja untuk merancang inti pemasaran.

Memang beberapa strategi digital marketing membutuhkan biaya yang cukup mahal. Namun, digital marketing yang baik akan memberikan keuntungan yang besar bagi perusahaan, misalnya meningkatkan penjualan produk.

Digital marketing juga memungkinkan perusahaan untuk menentukan kapan dan durasi pelaksanaannya. Selain itu, mengingat karakteristik internet yang serba cepat, digital marketing juga dapat mempercepat pemasaran bahkan bisa diukur secara real-time.

Dapat menjangkau konsumen lebih luas dan menargetkan secara spesifik

Seperti yang disinggung sebelumnya, pengguna internet Indonesia sudah lebih dari 200 juta. Kalau menggunakan digital marketing, berarti produkmu memiliki peluang untuk dilihat sebanyak 200 juta orang, bahkan bisa juga secara internasional.

Namun, dari 200 juta itu, tidak semua orang akan sesuai dengan target konsumen yang kamu bidik. Dengan digital marketing, kamu dapat membidik target konsumen secara spesifik, bahkan sampai ke ranah personal untuk mengidentifikasi perilaku konsumen hingga kesediaan untuk membeli produk.

Mudah dievaluasi dan membantu pertumbuhan bisnis dengan cepat

Sudah banyak digital channel yang menyediakan analytic tool untuk melihat performance konten pemasaran yang kamu lakukan. Dari situ, kamu dapat mengukur efektivitas konten pemasaran yang sudah dilakukan.

Selain itu, digital marketing juga berperan penting bagi pertumbuhan bisnis. Dengan strategi digital marketing yang baik, dipastikan penjualan produk juga meningkat. Sudah banyak contoh bisnis yang tak perlu menunggu sampai 10 tahun untuk menguasai industri karena memanfaatkan digital marketing dengan baik.

Jenis Strategi Digital Marketing

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk melakukan digital marketing. Simak beberapa jenis yang sering digunakan sebagai digital marketing berikut ini.

Search Engine Optimization (SEO)

5 Tool Analisis SEO untuk Memeriksa Seberapa Optimal Web Anda

Pemasaran model ini memanfaatkan algoritma mesin pencarian seperti Google, Bing, Yahoo untuk mempromosikan produk secara gratis. Agar muncul di mesin pencarian, maka kamu harus membuat website terlebih dahulu untuk memproduksi konten pemasaran.

Dalam memproduksi konten tersebut, kamu harus patuh terhadap aturan SEO agar kontenmu muncul di pencarian teratas sehingga banyak yang akan mengklik dan menuju website. Banyak klik juga akan meningkatkan traffic website.

Search Engine Marketing (SEM)

Beda dengan SEO, strategi ini dilakukan secara berbayar dengan menggunakan pay-per-click advertising atau iklan berbayar dihitung setiap klik terhadap konten. Kamu bisa membuat landing page yang dibuat khusus untuk promosi hingga menaruh ads di website relevan.

Social Media Marketing

Ini merupakan salah satu strategi digital marketing yang paling populer. Kamu harus bisa memahami berbagai audiens media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, Tik Tok, bahkan LinkedIn untuk melakukan digital marketing.

Tujuan utama strategi ini adalah meningkatkan brand awareness dan menjaga hubungan konsumen. Kamu bisa menggunakan beberapa tools sebagai social media manager seperti HotSuite.

Email Marketing

Strategi ini mengoptimalkan pemasaran produk lewat email, biasanya berupa newsletter berlangganan. Ada banyak hal yang bisa kamu lakukan dengan email marketing seperti promosi produk dan pemberitahuan event.

Email marketing cocok digunakan untuk menggaet potential customer yang memiliki ketertarikan terhadap produkmu.

Digital Advertising

Strategi ini murni dilakukan untuk memasang iklan produk di berbagai channel. Kamu bisa menggunakan Facebook Ads, Google Ads, TikTok Ads, Instagram Ads, dll. Penerapan strategi ini bisa dilakukan secara beriringan dengan SEM dan social media marketing.

Content Marketing

Fokus strategi ini adalah memproduksi konten, baik itu berupa tulisan, gambar/foto, audio, hingga video. Beberapa konten yang sudah dihasilkan dapat diunggah di website dengan dilengkapi SEO, lalu disalurkan melalui media sosial, diteruskan di email marketing, juga bisa ditautkan bersama digital advertising.

Affiliate

Strategi ini merupakan salah satu yang paling klasik di antara yang lain. Affiliate digunakan saat kamu ingin bekerja sama dengan key opinion leader (KOL) untuk mempromosikan produkmu secara online.

Strategi model ini biasanya cukup memakan biaya karena pihak ketiga memiliki “pasar”-nya sendiri. Maka, secara tidak langsung, perusahaan seperti meminta bantuan untuk memasarkan produknya melalui branding yang sudah dibangun oleh pihak tersebut.

Marketing Automation

Strategi marketing ini sedang populer di dalam digital marketing. Strategi ini menggunakan software yang berfungsi mengotomatisasi atau melakukan digital marketing secara otomatis.

Dengan menggunakan software ini, pelaksanaan marketing yang biasanya dilakukan manual dapat dikukan secara otomatis. Misalnya untuk mengatur jadwal unggah konten di media sosial dan email marketing.

Contoh Strategi Digital Marketing yang Sukses di Indonesia

Aktivasi Media Sosial

Media sosial adalah salah satu strategi yang sering digunakan untuk digital marketing. Bagaimana tidak, riset DataReportal menunjukkan, pengguna media sosial Indonesia mencapai 191,4 juta di tahun 2022. Akan sangat disayangkan jika sebuah perusahaan tidak bisa memanfaatkan peluang emas ini.

Caranya, kamu bisa memanfaatkan berbagai media sosial seperti Instagram, TikTok, Twitter, hingga LinkedIn. Mulailah membangun akun media sosial yang bagus untuk meningkatkan brand awareness dan merawat customer relationship.

Buat konten-konten menarik terkait produk/layananmu atau topik-topik yang relevan dan bangun engangement dengan followers atau konsumen. Kamu juga bisa menggunakannya untuk mempromosikan event activation dan melakukan promosi produk.

Knowledge Marketing

Strategi yang satu ini memanfaatkan informasi menarik, bermanfaat, dan bersifat edukatif untuk dibagikan kepada konsumen. Kamu bisa menggunakan strategi ini melalui content marketing yang diunggah di website, media sosial, hingga email marketing.

Selain kombinasi content dan email marketing, kamu juga bisa menambahkan strategi SEO. Misalnya, dalam menulis konten untuk website, pastikan kamu menulisnya sesuai aturan SEO. Ketika konten yang kamu produksi muncul di list teratas, maka konsumen akan menuju website, membuat traffic meningkat.

Google dan Social Media Ads

Ini adalah strategi marketing paling gamblang karena menggunakan iklan sebagai metodenya. Jangan salah, strategi ini juga cukup efektif untuk meningkatkan penjualan. Untuk melakukannya, kamu harus menguasai teknik pemasaran menggunakan Google Ads, Facebook Ads, Instagram Ads, TikTok Ads, dll.

Namun, untuk mencapai target yang diinginkan, kamu harus bisa menyantumkan pesan iklan yang sesuai dengan target audiens. Beberapa hal yang harus kamu perhatikan seperti tujuan, menargetkan audiens yang tepat, ads schedule, hingga ads placement.

Leads Generation

Di marketing, leads diartikan sebagai sekumpulan informasi kontak konsumen seperti nomor telepon, alamat email, hingga akun media sosial. Strategi ini sangat bermanfaat jika kamu sedang mencari potential customers.

Nah, untuk mendapatkan leads, kamu bisa membuat konten yang berpeluang mendapatkan leads. Misalnya dengan membuat seminar yang membutuhkan proses pendaftaran bagi peserta yang ingin mengikutinya.

Dari situ, kamu dapat meminta informasi kontak konsumen sebagai syarat pendaftaran. Setelah mendapatkan leads tersebut, kamu dapat memanfaatkannya untuk melancarkan strategi digital marketing yang lain misalnya email marketing.

Peluang Pekerjaan di Bidang Digital Marketing

Nah, setelah mempelajari berbagai informasi penting mengenai digital marketing, sekarang waktunya menengok prospek kerja di bidang tersebut.

Sebelum itu, mungkin kamu mulai bertanya, dengan bermacam strategi tersebut, orang yang bekerja di digital marketing tugasnya akan seperti apa? Berikut jawabannya.

Tugas di Bidang Digital Marketing

Secara umum, seorang digital marketer bertanggung jawab untuk membangun brand awareness melalui pemasaran produk di berbagai digital channel. Menjadi digital marketer berarti harus memahami konsep-konsep tertentu, misalnya SEO, SEM, Google dan social media ads, email marketing, dll.

Jika kamu ingin menjadi seorang digital marketer, maka kamu harus memiliki kemampuan mumpuni dalam menyasar target audiens yang tepat. Selain itu, kamu juga harus dapat memanfaatkan data-data yang ada sebagai insights untuk meningkatkan performa pemasaran.

Secara rinci, digital marketer memiliki beberapa tugas, di antaranya:

  1. Bertanggung jawab atas pemasaran produk secara keseluruhan
  2. Merancang perencanaan marketing di seluruh channel
  3. Membuat marketing campaign di seluruh channel
  4. Memantau dan meningkatkan engangement dengan konsumen
  5. Mengoptimasi performance website perusahaan

Dengan tugas yang demikian, seorang digital marketer dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir strategis juga mampu melakukan riset pasar dengan baik. Selain itu, banyak perusahaan yang menginginkan seorang digital marketer menguasai paling tidak SEO dan SEM.

Nah, kalau kamu merasa belum menguasai itu semua, jangan ciut terlebih dahulu. Tetap rajin belajar agar bisa memahami peran seorang digital marketer. Selain belajar otodidak, kamu juga bisa mendaftar di beberapa sekolah digital marketing untuk mendapatkan sertifikat.

Misalnya, Google Digital Garage yang diadakan Google, YouTube Creator Academy yang diadakan YouTube, Meta Blueprint yang diadakan Facebook, dan Twitter Flight School yang diadakan Twitter. Kamu juga bisa mempraktikkan langsung melalui tantangan non-profit marketing di Google Ad Grants.

Prospek Kerja di Bidang Digital Marketing

Setelah membekali dirimu dengan kemampuan menjadi digital marketer, sekarang waktunya untuk menentukan karier seperti apa yang ingin kamu raih. Kamu bisa saja menjadi seorang digital marketing specialist yang bertanggung jawab terhadap setiap strategi pemasaran.

Namun, peluang kerja di bidang digital marketing tidak hanya berhenti di situ saja. Simak daftar pekerjaan yang berpeluang ketika kamu meniti karier di bidang digital marketing.

Content Strategist/Social Media Strategist

Pekerjaan ini akan bertanggung jawab untuk merancang konten, promosi, dan campaign yang akan diunggah di media sosial. Jika kamu tertarik meniti karier di pekerjaan ini, kamu harus bisa berpikir strategis secara konten agar mencapai key performance indicator (KPI) yang sudah ditentukan.

Social Media Specialist

Bedanya dengan pekerjaan sebelumnya, seorang social media specialist bertanggung jawab membuat konten-konten yang sudah dirancang social media strategist berupa tulisan, audio, maupun video. Tak jarang, pelamar dituntut memiliki technical skill terkait konten yang diproduksi misalnya desain grafis atau videografi.

Content Writer dan Copywriter

Sesuai namanya, content writer bertugas memproduksi konten-konten berupa artikel edukatif maupun fun. Ada yang harus menulis sesuai aturan SEO, ada juga yang tidak. Bahkan, tak jarang content writer juga harus bisa membuat skrip video untuk keperluan konten yang dikerjakan social media specialist.

Berbeda dengan content writer, copywriter bertugas membuat copy atau teks singkat yang bersifat enganging dan intriguing, dan persuasif untuk menarik perhatian audiens.

SEO/SEM Specialist

Sesuai namanya, seorang SEO/SEM specialist harus memahami algortima search engine. Perannya di tim marketing adalah untuk memastikan konten-konten di website-nya menduduki peringkat atas. Tujuan akhirnya adalah untuk meningkatkan traffic.

UI/UX Designer

Pekerjaan ini membutuhkan kemampuan pengembangan web dan desain atau layout yang mumpuni. UX designer bertanggung jawab untuk merancang desain website yang ‘ramah’ bagi konsumen saat mengaksesnya. Sedangkan, UI designer bertugas membuat website sesuai apa yang sudah direncakanan UX designer.

PPC Specialist

Pekerjaan ini murni akan berkaitan dengan periklanan produk yang dipasang melalui pay-per-click (PPC) advertising. Jika kamu tertarik dengan pekerjaan ini, kamu harus menguasai Google Ads, Facebook Ads, dll. Maka dari itu, kamu harus memiliki kemampuan mumpuni untuk menargetkan pasar agar iklan yang dipasang efektif meningkatkan penjualan.

Demikian rangkuman informasi, mulai dari pengertian hingga prospek kerja digital marketing bagi kamu yang tertarik meniti karier di bidang ini. Satu tips bagi kamu pemula yang sedang belajar digital marketing: jangan cepat puas dan teruslah haus akan pengetahuan baru.

Jika kamu merasa telah memahami konsep-konsep digital marketing, maka tantang dirimu untuk segera mempraktikkannya agar pengetahuan tersebut tidak sia-sia. Selamat mencoba!

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter