Categories

Feature

Melihat Efisiensi dan Optimalisasi Penggunaan Teknologi Cloud untuk Startup

Dapat dimiliki dengan biaya yang efisien dan disesuaikan dengan kebutuhan startup.

Ilham Sanjaya - 8 December 2020

Salah satu perkembangan teknologi yang dapat dimanfaatkan oleh para pelaku startup guna mengembangkan bisnisnya dengan lebih efektif dan efisien adalah komputasi awan atau yang kita juga kenal dengan cloud computing. Melalui pemanfaatan cloud, startup dalam skala bisnis apapun dapat bersaing dengan perusahaan besar dalam urusan pemanfaatan teknologi dalam platformnya. Contohnya, startup dapat memanfaatkan produk dan layanan cloud untuk komputasi, penyimpanan data, hingga pemanfaatan artificial intelligence dan machine learning yang lebih mudah. Meski hadir dengan keberagaman manfaatnya, startup tidak perlu khawatir karena dapat memilikinya dengan biaya yang efisien serta disesuaikan dengan kebutuhan startupnya.

Mendorong Efisiensi Anggaran secara Berkelanjutan

Bagi startup, memiliki sumber daya teknologi yang dapat mendorong terciptanya inovasi tentu merupakan hal yang penting, apalagi bila sumber daya tersebut dapat dimiliki dengan biaya yang tidak terlalu besar. Startup dapat melakukan efisiensi anggaran bila memiliki sumber daya teknologi yang tepat, sesuai dengan kebutuhan, serta tanpa banyak biaya tambahan yang tidak diperlukan.

Salah satu alasan mengapa pemanfaatan cloud dapat membantu startup melakukan efisiensi anggaran dengan lebih baik adalah karena pembayarannya yang menganut sistem pay-as-you-go. Dengan begitu, startup hanya akan membayar produk dan layanan cloud yang benar-benar digunakan sesuai dengan kapasitas layanan yang dibutuhkan.

Perlu dicermati, salah satu efisiensi anggaran lewat pemanfaatan cloud bukan terletak di potongan biaya yang bisa dinikmati saat pertama kali menggunakannya, melainkan optimasi anggaran secara berkelanjutan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini tentu diperlukan startup untuk menjaga keberlangsungan bisnisnya secara terus menerus, sehingga tidak hanya terpaku pada penghematan di awal yang bisa jadi justru menghantarkan startup dapat lebih boros di masa depan.

Gambaran bagaimana startup dapat melakukan penghematan anggaran secara efisien melalui pemanfaatan cloud (Source: Media Briefing AWS).
Gambaran bagaimana startup dapat melakukan penghematan anggaran secara efisien melalui pemanfaatan cloud (Source: Media Briefing AWS).

Sebagai gambaran, bila membeli sebuah server dengan kapasitas tertentu di awal untuk jangka waktu yang lama, startup akan terpaksa untuk mengeluarkan biaya tambahan bila di tengah perjalanannya terjadi kenaikan penggunaan secara drastis yang tidak bisa dipenuhi karena keterbatasan kapasitas. Hal ini disebut sebagai lost opportunity, dimana dapat menyebabkan pelanggan akan berpindah ke kompetitor karena layanan milik startup Anda tidak dapat diakses maupun digunakan. Hal ini juga berlaku bila di tengah perjalanan terjadi penurunan penggunaan, maka kapasitas berlebih tersebut menjadi pengeluaran yang sia-sia.

Sebaliknya, bila menggunakan cloud, startup dapat menyesuaikan penggunaan kapasitas server yang lebih flexible karena fitur auto-scale dan hanya membayar sesuai kapasitas yang digunakan. Dalam media briefing yang dilakukan beberapa waktu lalu, Gunawan Santoso (Country Leader AWS Indonesia) menyebutkan bahwa telah banyak startup lokal yang merasakan penghematan pengeluaran setelah menggunakan cloud dalam produk atau layanannya. Nama-nama besar seperti Tokopedia, Gojek, Traveloka, Kitabisa, Halodoc, dan Bhinneka juga disebut telah merasakan efisiensi ini. Menurut penjabaran Gunawan, Bhinneka sendiri dapat menghemat pengeluaran IT hingga 30% dan software development time hingga 50% setelah memanfaatkan produk dan layanan cloud. Hal ini menunjukkan bahwa efisiensi ini tidak hanya terlihat dari penghematan biaya, tetapi juga penghematan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan pengembangan produk dan layanan yang dimiliki.

Turut Membantu Startup untuk Fokus Memaksimalkan Pertumbuhan Bisnis

Bagi para founders, salah satu kunci untuk meningkatkan efisiensi penggunaan cloud bagi startupnya adalah dengan mengetahui workload dan jenis layanan cloud apa yang dibutuhkan. Founders harus bisa mengidentifikasi bagian apa yang ingin dioptimalisasi melalui cloud, sehingga penggunaannya lebih maksimal. Setelah mengetahuinya, tim dapat menentukan produk cloud terbaik yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut dengan biaya yang paling rendah.

Kemudahan implementasi cloud yang berkaitan dengan efisiensi anggaran adalah kemampuan auto-scale yang memudahkan startup untuk melakukan iterasi penambahan atau pengurangan sumber daya. Startup dapat memulai dengan kapasitas minimum yang dibutuhkan lalu mengubahnya kembali sesuai kebutuhan di masa depan.

Di satu sisi, kemudahan ini juga turut memudahkan startup untuk fokus terhadap growth bisnisnya serta mempercepat sekaligus memaksimalkan upaya validasi ide bisnis di awal karena juga dapat menampung kapasitas besar yang dibutuhkan. Dengan begitu, startup juga dapat bereksperimen di awal dengan dampak serta risiko pengeluaran yang rendah.

 

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter

Thank you for Reading DailySocial.id

Starting at less than Rp 5.000/Day. You get unlimited access to DailySocial.id