Saat ini ketika bekerja secara remote makin banyak diterapkan oleh startup hingga perusahaan teknologi, membuat tempat umum seperti kafe hingga coworking space menjadi incaran bagi entrepreneur dan pekerja. Selain didukung dengan fasilitas yang lengkap, coworking space juga bisa menjadi tempat yang ideal untuk networking, bertemu dengan komunitas dan tentunya bekerja di lokasi yang strategis dengan batas waktu yang bisa ditentukan sendiri.

Dari sekian banyak coworking space yang saat ini ada di Jakarta, Bandung, Surabaya hingga Bali, sebagian besar didominasi oleh pelaku startup dan entrepreneur yang sedang membangun startup. Terbatasnya keuangan yang mereka miliki serta kenyamanan dan fasilitas yang ada, menjadikan coworking space tempat yang ideal untuk startup baru menjalankan bisnisnya.

Dari sisi visi yaitu membangun sebuah komunitas dan membantu startup mewujudkan impiannya, tentunya dengan mudah bisa dicapai oleh pemilik coworking space, namun dari sisi profit, nampaknya coworking space cukup terkendala untuk mendapatkan profit, dengan kebutuhan dan biaya oprasional setiap harinya seperti biaya sewa dan perawatan gedung, WIFI, listrik dan lainnya.

Artikel berikut ini akan membahas, hal-hal yang bisa diterapkan oleh Anda pemilik coworking space untuk mendapatkan profit lebih dan tentunya bisa bertahan lama.

Pendanaan dari venture capital

Langkah pertama yang bisa dilakukan untuk membangun coworking space yang profitable adalah,dengan menciptakan ruangan kerja yang modern, fasilitas yang nyaman dengan desain yang menarik. Semua hal tersebut bisa diwujudkan dengan pendanaan yang cukup untuk coworking space Anda. Cara terbaik adalah mendapatkan pendanaan dari VC. Contoh coworking space yang mulai ke arah sana adalah EV Hive dan Spacemob.

Usai pendanaan didapatkan, pastikan Anda memiliki rencana, strategi dan roadmap yang cukup solid, agar uang yang telah digunakan tidak terbuang tanpa adanya profit yang tetap.

Meningkatkan margin

Cara lain yang bisa dilakukan agar coworking space bisa mendapatkan profit lebih adalah menambahkan beberapa fasilitas penunjang berbayar yang diperlukan oleh anggota. Misalnya, menambah coffee shop dan food court di dalam coworking space. Bisa juga menambahkan beberapa fasilitas khusus, seperti layanan untuk memperpanjang visa kerja hingga tim legal yang biasanya dibutuhkan oleh startup di masa awal.

Tawarkan ke perusahaan teknologi ternama

Saat ini sudah banyak perusahaan teknologi ternama seperti Facebook, Twitter hingga Goggle yang memiliki pegawai di seluruh dunia. Tawarkan coworking space Anda kepada perusahaan teknologi tersebut, untuk menampung pegawai mereka yang biasanya hanya dalam jumlah kecil, untuk menggunakan coworking space milik Anda bekerja setiap hari. Tawarkan harga istimewa, agar perusahaan tersebut bisa lebih loyal dan berkelanjutan menggunakan coworking space Anda.

Coworking space non-profit

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menjadikan coworking space bisnis non-profit. Hal ini bisa lebih mudah dilakukan dengan menjadikan coworking space bagian dari infrastruktur atau bangunan kota. Layaknya perpustakaan yang bisa digunakan oleh semua orang tanpa harus membayar, coworking space juga bisa menjadi bagian tersebut dan dikelola oleh publik atau pemerintah kota.