Di titik ini Anda mungkin bingung kenapa harus ada Facebook Stories kalau sudah ada Instagram Stories. Well, dalam waktu dekat, Anda bakal mempunyai setidaknya satu alasan yang cukup kuat untuk menggunakannya, yaitu 3D drawing.

Istilah tersebut adalah yang Facebook gunakan untuk fitur di mana Anda bisa menggambar secara bebas dalam medium augmented reality. Coretan-coretan Anda bakal tetap berada di posisi asalnya meski Anda menggerakkan kamera ponsel, sehingga Anda bisa melihat maupun merekamnya dari sudut yang berbeda-beda.

Fitur ini nantinya bisa diakses lewat fungsi kamera pada aplikasi Facebook. Gambarnya bebas dibuat sebelum atau selagi merekam, dan ke depannya dipastikan bakal ada lebih banyak jenis brush yang tersedia.

Tentu saja ini bukan pertama kalinya Facebook menerapkan fitur berbasis AR. Sebelum ini, mereka sempat menerapkan AR untuk menghidupkan poster film, dan teknologi yang dipakai untuk mendeteksi ujung ruangan maupun objek-objek yang tersebar di dalamnya sejatinya sama.

Selain 3D drawing, Facebook juga bakal menambahkan Boomerang sebagai salah satu fitur kamera pada aplikasinya. Fungsinya sama persis seperti di Instagram, di mana pengguna bisa membuat GIF maju-mundur yang konyol.

Keduanya bakal dirilis dalam beberapa minggu ke depan, berdasarkan konfirmasi Facebook kepada TechCrunch. Apakah ini bisa membuat Anda tertarik untuk menggunakan Facebook Stories? Kita lihat saja nanti.

Sumber: TechCrunch.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.