Mungkin tidak banyak yang tahu, akan tetapi Facebook sebenarnya juga mempunyai platform augmented reality-nya sendiri. Sejak tahun lalu, mereka sudah menyediakan cara agar developer bisa menyuguhkan konten AR secara mudah, yakni melalui tool bernama AR Studio.

Kini, Facebook ingin terus memperluas penggunaannya, dengan cara menerapkan teknologi yang mereka sebut dengan istilah AR Target Tracking. Sederhananya, Target Tracking memungkinkan developer maupun brand untuk menciptakan konten yang terikat dengan objek-objek di dunia nyata, macam poster atau mural misalnya.

Semisal Anda menjumpai suatu poster film, cukup arahkan kamera ponsel ke sana, lalu karakter-karakter dalam film tersebut akan terlihat hidup, kira-kira begitu premis sederhananya. Sejauh ini, yang sudah memanfaatkan teknologi ini adalah film “A Wrinkle in Time” besutan Disney dan “Ready Player One”.

Selain dengan membuka kamera pada aplikasi Facebook, konten AR-nya juga bisa diakses dengan cara lain, yakni dengan memanfaatkan kode QR. Cukup scan kodenya menggunakan ponsel, maka perangkat secara otomatis akan langsung membuka kamera di Facebook, dan kita tinggal mengarahkannya ke poster.

Facebook memang bukan yang pertama menerapkan teknologi semacam ini, tapi mereka menekankan bahwa mereka telah berusaha keras supaya hasilnya bisa dinikmati banyak orang sekaligus, bukan cuma yang mengantongi smartphone flagship saja. Facebook bilang bahwa kita hanya memerlukan minimal iPhone 5S atau perangkat Android yang dibuat di tahun 2012.

Kalau Anda sedang mampir ke bioskop dan melihat poster Ready Player One, tidak ada salahnya mencoba, sebab Facebook bilang bahwa ini sudah bisa dicoba oleh semua pengguna secara global, bukan cuma di Amerika Serikat saja.

Sumber: Facebook.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.