Layanan bebas biaya Free Basics inisiatif Facebook sudah sejak lama mengundang perdebatan hangat. Sejumlah pihak berpendapat layanan ini dapat merusak kebebasan dan netralitas internet. Kekhawatiran ini bukan main-main, setidaknya bagi pemerintah India yang melarang layanan Free Basics beroperasi di negara mereka.

Instansi berwenang setempat menyatakan sedang melakukan investigasi terkait isu dan kekhawatiran yang berkembang. Tak hanya Free Basics, sejumlah layanan serupa juga akan dilarang beroperasi sampai investigasi selesai.

Di India, Free Basics ditawarkan oleh operator bernama Reliance Communications. Juru bicara Facebook mengakui isu tersebut dan telah mengonfirmasi segera melakukan langkah-langkah konkrit bersama operator dan regulator setempat guna mendapatkan kembali izin operasional.

“Tujuan dari Free Basics adalah untuk memberikan akses internet kepada lebih banyak orang dengan platform yang terbuka, bebas dan merakyat. Pemblokiran ini memang mengecewakan, tapi kami akan berupaya untuk membuka kembali akses Free Basics.”

Program Free Basics besutan Facebook diluncurkan tahun lalu melalui brand Internet.org. Layanan ini menyediakan akses internet secara gratis ke beberapa layanan, misalnya Facebook, Facebook Messenger, BBC News, Wikipedia, Bing, AccuWeather dan sejumlah situs kesehatan lain.

Di dunia, Internet.org sudah merambah 17 negara di tiga benua, dan berhasil menyediakan akses internet gratis ke lebih dari satu miliar orang.

Sumber berita Slashgear dan gambar header Facebook.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.