Gogoprint Jembatani Kebutuhan UKM dan Mitra Percetakan di Indonesia

Gogoprint Jembatani Kebutuhan UKM dan Mitra Percetakan di Indonesia

Telah memiliki 100 mitra percetakan, baru tersedia di Jabodetabek
Fokus Gogoprint menyasar UKM di Indonesia / Gogoprint
Fokus Gogoprint menyasar UKM di Indonesia / Gogoprint

Bertujuan memberikan akses mudah untuk mendapatkan layanan percetakan, Gogoprint meresmikan kehadirannya di Indonesia. Sebelumnya Gogoprint juga sudah hadir di Thailand dan Malaysia.

Mengklaim telah memiliki 100 mitra percetakan dan lebih dari 30 ribu pelanggan, Gogoprint hadir memenuhi permintaan industri percetakan sekaligus menawarkan solusi pengalaman mencetak yang lebih baik.

Kepada DailySocial, Managing Director dan Founder Gogoprint David Berghaeuser menyebutkan, ekspansi Gogoprint ke Indonesia sengaja dilakukan untuk merangkul lebih banyak pelaku bisnis kelas UKM mengelola kebutuhan percetakan memanfaatkan proprietary algoritmic software, yang mengelola dan mengumpulkan beberapa pesanan, dan mendistribusikan biaya pencetakan.

“Dengan mengembangkan platform yang bisa menjembatani kebutuhan pemilik UKM kepada pemilik percetakan, Gogoprint bisa memberikan layanan cepat dengan jumlah yang besar.”

Saat ini layanan Gogoprint hanya tersedia Jabodetabek, namun ke depannya Gogoprint berencana memperluas area jangkauan ke kota lainnya di Indonesia.

Cara kerja Gogoprint

Dengan mengakses Gogoprint dari situsnya, pelanggan dapat memilih berbagai pilihan cetak dan menentukan jenis kertas, format dan warna yang ingin mereka cetak. Mereka juga dapat mengunggah data karya seni mereka secara online. Gogoprint selanjutnya akan mencetak dan mengirimkan hasil cetak ke kantor atau rumah konsumen secara gratis.

Dibanding perusahaan percetakan tradisional yang memakan waktu 7 sampai 10 hari untuk memproses pesanan, Gogoprint dapat melakukannya dalam waktu 1 hari.

“Untuk pengiriman Gogoprint menjalin kemitraan dengan pihak ketiga. Kami menjamin layanan pengantaran tersebut adalah yang terbaik pilihan dari Gogoprint,” kata David.

Segera setelah peluncurannya, Gogoprint mulai menawarkan layanan desain dan template gratis yang bisa disunting secara langsung oleh pengguna. Kedua layanan ini diharapkan bisa menghapus kebutuhan pengusaha kecil dan menengah akan seorang designer, sehingga menghemat biaya desain dan waktu.

“Saat ini Gogoprint hanya bisa diakses di situs dan mobile browser. Belum ada rencana Gogoprint meluncurkan aplikasi mobile,” kata David.

Rencana dan target di tahun 2018

Di tahun 2018 ini, Gogoprint masih memiliki banyak rencana, di antaranya ekspansi ke Asia Pasifik dan memberikan layanan percetakan kepada beragam pemilik usaha. Untuk mencapai tujuan tersebut, Gogoprint fokus memperkuat posisi mereka di Indonesia dan menciptakan hubungan baik dengan pelanggan.

“Pasar percetakan Asia Tenggara saat ini bernilai $25 miliar dan diperkirakan akan terus tumbuh sekitar 2% setiap tahunnya. Indonesia merupakan pasar ekonomi terbesar di kawasan ini dan bagi kami untuk benar-benar menjadi pemimpin di industri printing, peluncuran di Jakarta adalah tonggak penting bagi pertumbuhan Gogoprint,” kata David.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Interview
Artikel Populer
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…