Kita tahu Google memboyong aplikasi mesin pencarinya ke iOS satu paket dengan Google Now – asisten virtual pintar yang bisa dimanfaatkan mencari dan melakukan berbagai perintah. Kini, banyak orang bertanya-tanya bagaimana cara Google mengemasi asisten virtual barunya, Google Assistant ke dalam platform yang sama tersebut. Nah, menurut yang dilaporkan oleh AndroidPolice, Google Assistant memang akan diluncurkan ke iOS, tetapi dalam wujud aplikasi mandiri, tidak dalam kemasan Google Search atau sejenisnya.

Seperti apa yang dilaporkan oleh AndroidPolice, aplikasi Google Assistant untuk iOS akan menampilkan tatap muka bergaya chat seperti yang disuguhkan oleh aplikasi Allo. Artinya, pengguna bakal berinteraksi dengan otak kecedasan buatan di Assistant menggunakan format teks, bukan suara. Namun opsi perintah suara disebut tetap akan disediakan untuk pengguna yang memerlukannya.

Pengumuman Google Assistant untuk iOS dipercaya akan terealisasi di ajang Google I/O yang sebentar lagi akan digelar. Manuver ini cukup masuk akal mengingat Google Assistant SDK sudah mulai dibuka untuk para pengembang beberapa waktu yang lalu. Catatan penting lainnya, seperti kebanyakan aplikasi asisten virtual, Google Assistant untuk iOS baru akan bisa dipergunakan oleh pemilik iPhone di kawasan Amerika Serikat.

Rencana Google membidik pengguna iOS merupakan langkah strategis yang diambil demi penguatan ekosistem semata. Perlu diketahui bahwa Microsoft sudah lebih dulu menghadirkan Cortana untuk iOS, memungkinkan pengguna untuk memperoleh asistensi yang sebelumnya secara eksklusif ditemukan di perangkat Microsoft. Apabila Google benar-benar menghadirkan Assistant untuk perangkat iOS, maka ini akan menyempurnakan cakupan ekosistem mereka yang sudah menjangkau platform beragam mulai dari Google Pixel, Google Home, aplikasi Allo dan ke depan pastinya ke perangkat Android secara meluas.

Sumber berita Softpedia dan gambar header Google.