Setahun yang lalu, Google Translate resmi mengganti sistem terjemahannya yang berbasis frasa menjadi yang melibatkan artificial intelligence. Singkat cerita, sejak saat itu Google Translate tak lagi menerjemahkan kata demi kata, melainkan satu kalimat utuh dengan memperhatikan faktor seperti konteks dan tata bahasa.

Tujuan akhir yang ingin dicapai sederhana saja, yakni supaya hasil terjemahannya lebih sempurna dan jadi lebih bisa diandalkan. Meski sistem baru bertajuk Neural Machine Translation ini belum tersedia untuk semua bahasa, setidaknya Google sudah cukup percaya diri dengan peningkatan yang dicapai.

Sepercaya diri apa? Well, Google tampaknya cukup yakin bahwa Translate mampu mendapat tempat di bidang musik. Mereka pun memperkenalkan Translate Tour, yang sederhananya merupakan serangkaian konser yang melibatkan musisi yang menggunakan Google Translate untuk membawakan lagu gubahannya dalam bahasa lokal tempat konser diadakan.

Translate Tour with Vita Bergen

Musisi pertama yang ditunjuk adalah Vita Bergen asal Swedia. Mulai 1 Desember mendatang, sang band indie pop bakal bertandang ke London, Paris dan Madrid untuk membawakan single terbarunya “Tänd Ljusen” dalam bahasa Inggris, Perancis dan Spanyol, tentunya dengan bantuan dari Google Translate.

Google menegaskan bahwa sistem berbasis AI ini bakal menghasilkan terjemahan bahasa dari lagu yang dibawakan dengan tingkat akurasi mendekati sempurna. Anda bisa menikmati lagunya dalam empat bahasa melalui video-video berikut.

Sumber: Google.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.