Categories

Berita

Grab Peroleh Dana Baru 29 Triliun Rupiah (UPDATED)

Termasuk yang sudah diumumkan dari 14 Triliun Rupiah dari Toyota, bertepatan dengan peluncuran Go-Viet di Vietnam

Randi Eka - 2 August 2018

Grab telah membukukan pendanaan baru senilai $2 miliar (atau setara dengan 29 triliun Rupiah), yang membawa perusahaan pada valuasi senilai $11 miliar (159 triliun Rupiah). Putaran tersebut termasuk dana yang sudah diumumkan dari Toyota Motor Corp senilai $1 miliar.

Pendanaan ini didapat dari sejumlah investor, yakni OppenheimerFunds, Ping An Capital, Mirae Asset-Naver Asia Growth Fund, Cinda Sino-Rock Investment Management Company, All-Stars Investment, Vulcan Capital, Lightspeed Venture Partners, Macquarie Capital, dan beberapa investor lain yang tidak disebutkan.

Penguatan modal terus dilakukan oleh Grab, demi menciptakan pertumbuhan berkelanjutan demi menguasai pasar ride-hailing di wilayah Asia Tenggara. Menariknya kabar pengumuman tersebut terendus tepat saat rivalnya GO-JEK meresmikan kehadirannya di Vietman menggunakan nama Go-Viet.

Jika dibandingkan berdasarkan prakiraan valuasi, pasca rentetan pendanaan dan penggabungan unit usaha dengan Uber, nilai Grab sudah mencapai dua kali lipat GO-JEK. Unicorn pertama Indonesia tersebut memiliki valuasi sekitar $5 miliar (72 triliun Rupiah).

Dengan investasi besar, keduanya terus berunjuk gigi menawarkan berbagai inovasi layanan sebagai pengiring moda transportasi. Grab baru saja menambahkan beberapa fungsionalitas, termasuk pengiriman bahan kebutuhan sehari-hari (bekerja sama dengan HappyFresh) demi menciptakan ekosistem super app di aplikasinya.

Terlepas dari varian layanan pendukung, sektor transportasi membawa potensi yang sangat besar di Asia Tenggara. Menurut prakiraan Google dan Temasek, nilainya akan tumbuh empat kali lipat pada tahun 2025 mendatang menjadi bernilai $20,1 miliar.

Penguasaan pasar bukan berarti tanpa isu. Beberapa waktu lalu Singapore Competition and Consumer Commission of Singapore (CCCS) menemukan adanya “standar ganda” yang dilakukan Grab pasca akuisisi Uber. Temuan tersebut mengindikasi pola yang cenderung pada monopoli pasar. Pemerintah setempat telah memberikan teguran agar Grab tidak berusaha mengurangi opsi berkendara (umum) untuk warga setempat.

Application Information Will Show Up Here

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter