1. Startup

Layanan E-Commerce Kufed Tawarkan Produk Gaya Hidup Terkurasi Lokal dan Mancanegara

Mengklaim telah memiliki 1000 pengguna, 200 brand dan lebih dari 1000 merchant

Layanan e-commerce yang menawarkan produk 'niche' makin banyak bermunculan di tanah air, salah satunya adalah Kufed curated lifestyle e-commerce. Menghadirkan pilihan produk busana, gadget, hobi hingga olah raga, Kufed resmi meluncur di Indonesia sejak Mei 2016. Layanan e-commerce yang merupakan produk dari PT Hood Digital Asia didirikan terinspirasi dari pengalaman nyata sulitnya mendapatkan produk unik dan berkualitas.

Saat ini Kufed baru tersedia di desktop dan mobile site. Pertengahan Desember nanti aplikasi Android akan diluncurkan, sementara untuk iOS akan dirilis Januari mendatang.

"Dengan Kufed kami ingin memberikan pilihan baru berbelanja online ragam produk unik, menarik dan bermanfaat dari Indonesia hingga mancanegara," kata CEO Kufed Andrew Buntoro kepada DailySocial.

Merchant pilihan lokal dan mancanegara

Saat ini Kufed mengklaim telah memiliki seribu lebih merchant yang di antaranya 80% merupakan merchant internasional dan 20% merchant lokal. Produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari aksesori forever spin ala film Inception hingga headphone cantik.

"Dari sisi harga kami cukup bervariasi mulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 4 juta, karena kebanyakan produk berasal dari luar negri maka harga sedikit lebih mahal karena sudah termasuk ongkos kirim," kata andrew.

Untuk pengiriman Kufed memanfaatkan sepenuhnya kemitraan dengan logistik pihak ketiga dan tidak memiliki tim internal. Untuk lama waktu pengiriman untuk produk dari luar negri, Kufed mengklaim bisa menjamin sekitar dua minggu hingga sampai ke rumah pelanggan. Untuk pembayaran Kufed menawarkan transfer bank dan kartu kredit.

Saat ini Kufed telah memiliki sekitar 200 brand yang bisa dipilih, mulai dari produk gadget, dekorasi, rumah inspiratif aksesoris unik hingga busana premium. Target pasar yang diincar adalah kalangan eksekutif yang menyukai produk unik dan berkelas.

"Tujuannya adalah semua produk kami bisa diterima oleh semua kalangan dengan ragam produk dan varian harga yang kami tawarkan, namun demikian tidak dipungkiri sebagian besar produk memang terkesan eksklusif dan mahal," kata Andrew.

Ke depannya fitur Concierge Service dari Kufed akan diluncurkan untuk memfasilitasi keinginan masyarakat Indonesia yang ingin berbelanja produk pilihan dari luar negri yang belum terdaftar dalam produk kurasi dari Kufed.

Mendapatkan investasi dari empat angel investor

Saat ini Kufed mengklaim telah memiliki transaksi yang cukup meningkat dari pengguna. Selain menambah jumlah merchant, Kufed juga secara agresif melakukan akuisisi pelanggan, branding memanfaatkan iklan digital. Untuk pendanaan, saat ini Kufed telah mendapatkan investasi dari empat angel investor lokal.

"Kami cukup beruntung mendapatkan angel investor yang semuanya berasal dari lokal, untuk saat ini pendanaan tersebut kami gunakan untuk mengembangkan bisnis dari Kufed," kata Andrew.

Tahun 2017 mendatang diharapkan bakal lebih banyak masyarakat Indonesia yang cukup familiar dengan layanan e-commerce Kufed. Diharapkan hingga akhir tahun 2017 nanti, Kufed telah memiliki sekitar 20 ribu pengguna aktif.

"Kufed bertujuan untuk membangun sebuah komunitas gaya hidup yang mengedepankan kualitas dan menginspirasi melalui setiap produk yang dihadirkan," kata Andrew.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again