MDI Ventures Terlibat dalam Pendanaan Startup Fintech Tiongkok QFPay

MDI Ventures Terlibat dalam Pendanaan Startup Fintech Tiongkok QFPay

Dana untuk ekspansi bisnis global, kemungkinan besar perkuat kehadiran di Indonesia
QFPay adalah perusahaan pembayaran mobile dan teknologi big data / Pixabay
QFPay adalah perusahaan pembayaran mobile dan teknologi big data / Pixabay

Startup fintech asal Tiongkok QFPay mengumumkan perolehan pendanaan sebesar $20 juta (lebih dari 286 miliar Rupiah) yang dipimpin Sequoia Capital China dan Matrix Partners. MDI Ventures menjadi nama investor baru yang masuk dalam putaran ini, berikutnya ada Rakuten Capital, dan VentureSouq.

Dalam keterangan resmi, Co-Founder & International CEO QFPay Patrick Ngan menjelaskan pendanaan segar ini akan dipakai untuk perkuat bisnis ekspansi perusahaan ke pasar global dan mengembangkan produk digital berbasis solusi lainnya. Masuknya jajaran investor baru tentunya dapat memuluskan rencana bisnis perusahaan ke depannya.

“Kami telah menyaksikan pertumbuhan yang luar biasa dalam adopsi pembayaran digital di seluruh Asia, tentang kebutuhan strategi dan jaringan lokal di masing-masing pasar. Dukungan dari mitra strategis ini sangat penting dalam menavigasi bisnis yang kompleks,” terang Patrick.

Co-Founder & CEO QFPay Tim Lee menambahkan perusahaan bersemangat dalam memanfaatkan apa yang telah dipelajari selama tujuh tahun terakhir memimpin gerakan cashless di seluruh Asia. Seiring meningkatkan transaksi digital, khususnya metode pembayaran kode QR semakin memanas di kawasan ini.

QFPay adalah perusahaan pembayaran mobile dan teknologi big data sejak 2012. Di negeri asalnya, perusahaan adalah mitra terbesar dari WeChat Pay dan Alipay, menerima pemrosesan transaksi merchant di seluruh dunia. Diklaim perusahaan telah melayani lebih dari 1,2 juta merchant dan memproses lebih dari 1 miliar transaksi.

Sepak terjang QFPay di Indonesia memang belum kencang. Pemberitaan terakhir di 2017 menyebutkan perusahaan bermitra dengan pemain settlement asal Hong Kong EMQ untuk pembayaran merchant secara real time. EMQ sendiri sudah memperoleh lisensi Fund Transfer Operator dari Bank Indonesia pada Maret 2017.

QFPay beroperasi di 13 negara di Asia dan Timur Tengah, seperti di Kamboja, Tiongkok, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Laos, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Uni Emirat Arab.

Masuknya MDI Ventures, tentunya bisa memuluskan rencana QFPay di Indonesia untuk bersaing dengan pemain lokal. Teknologi yang dibawa QFPay digabungkan dengan jaringan MDI Ventures sebagai bagian dari Telkom Indonesia tentunya bisa membawa nilai keuntungan yang buat perusahaan.

Secara portofolio, startup dari luar negeri yang didanai oleh MDI Ventures cukup banyak. Ada CXA Group, Instarem, Roambee, Whispir, Postr, Orbital, Wavecell, dan lainnya.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Berita
Artikel Populer
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…