Ketika membangun dan merintis sebuah bisnis banyak strategi yang digunakan untuk hal-hal esensial seperti pengembangan produk, pemasaran, penjualan, dan beberapa hal lainnya. Namun ada satu hal tak kalah penting dalam membangun bisnis adalah tentang tim. Bagaimana membangun tim yang benar-benar mampu dan mau bekerja untuk mencapai visi bersama. Ini yang terkadang luput dari perhatian. Kebanyakan fokus pada pekerjaan bukan pada orangnya.

Mendefinisikan skill apa yang harus dikuasai, deskripsi pekerjaan apa yang harus dilakukan beberapa hal teknis lainnya terkadang membuat lalai pada satu hal. Orang atau manusianya. Sebelum jauh membicarakan membangun sebuah tim yang solid dan bervisi yang sama menentukan manusia-manusia yang ada di dalamnya. Membangun kultur bersama manusianya. Membangun kualitas manusia di dalamnya, baik itu hubungan dengan sesama tim, kepribadian, kultur kerja, dan skill teknis yang dimiliki.

Berikut ada beberapa pendekatan yang bisa dilakukan untuk coba memberikan perhatian lebih pada orang, bukan pada pekerjaan ketika membangun sebuah tim

Tentukan karakteristik

Setiap orang terlahir dengan karakteristik yang berbeda. Dalam proses pencarian bakat pun karakteristik harusnya sudah menjadi pertimbangan sebelum kemampuan teknis. Ini sangat berguna ketika membangun sebuah tim, pastikan karakteristik satu dan yang lainnya bisa membawa dampak positif bagi sesama. Saling menularkan hal-hal positif yang bisa meningkatkan produktivitas kerja.

Bangun jaringan dan hubungan baik dengan sesama

Untuk membangun tim yang baik komunikasi adalah syarat utama. Kewajiban yang pertama adalah menyediakan waktu. Waktu untuk saling mengenali dan memahami satu sama lain, waktu untuk membangun sebuah percakapan ringan namun hangat dengan sesama anggota tim. Hal-hal sederhana ini mampu meningkatkan rasa saling memiliki dan satu tujuan di antara anggota tim. Suasana harmonis yang terbangun akan otomatis membuat nyaman orang-orang di dalamnya, membuat mereka lebih produktif dan kreatif.

Tentukan tujuan, hasil, dan pengulangan

Menentukan tujuan, hasil, revisi dan pengulangan merupakan hal wajib. Begitu juga dalam membangun tim. Tentukan tujuan dan hasil seperti apa yang ingin dicapai dari tim ini. Lakukan evaluasi dan perencanaan ulang agar tim yang dibangun benar-benar matang. Mungkin secara teknis di setiap kasus berbeda. Sama seperti strategi bisnis di sektor lainnya, membangun tim tidak hanya satu atau dua pekan. Konsistensi dibutuhkan.