1. Startup

Memilih Talenta Engineer untuk Startup

Harus bisa memahami seluk beluk bahkan sampai pola pikir seorang engineer untuk mendapatkan talenta engineer yang berbakat

Teknologi merupakan bagian paling penting dari startup di era sekarang. Memiliki talenta berbakat di bidang engineering merupakan sebuah keuntungan bagi startup. Tanpa mengesampingkan peran anggota tim lain engineer ini bisa menjadi salah satu kunci bagi hadirnya produk atau layanan yang berkualitas. Seperti roda dalam sebuah sepeda, engineer bisa menjadi penggerak yang mengantarkan startup untuk melaju menuju kesuksesan. Namun mencari engineer berkualitas bukan perkara mudah, terlebih di Indonesia. Perlu ada strategi khusus untuk mencari “right man in the right place”.

Di dalam startup banyak hal yang dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk mencari talenta baru, merekrut karyawan. Besaran gaji yang dinegosiasikan dan kebutuhan startup menjadi kunci, tak terkecuali jika mencari sebuah engineer. Harus selektif.

Proses rekrutmen menjadi kunci untuk selektif dalam memilih talenta. Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengajukan pertanyaan yang sesuai atau yang tepat. Hal tersebut bisa dimulai dengan memahami pola pikir, dalam hal ini pola pikir engineer. Meskipun semua talenta membawa keunikan masing-masing, sebagian dari mereka ingin mengembangkan keahlian mereka dan memanfaatkan bakat mereka untuk membantu tim. Jadi sebisa mungkin jelaskan apa yang bisa mereka kerjakan untuk tim dan apa yang bisa mereka dapat, selain gaji tentunya.

Selanjutnya tinggal bagaimana menentukan kualitas. Ini sangat penting. Pewawancara setidaknya harus mengerti mengenai pekerjaan dan permasalahan di bidang engineering untuk memahami sejauh mana kualitas yang dimiliki pelamar. Termasuk juga disesuaikan dengan skill apa yang dibutuhkan oleh startup. Itu mengapa memiliki pola pikir engineer merupakan kebutuhan wajib bagi setiap pewawancara dalam menilai pelamar. Ini poin penting. Jangan sampai skill yang direkrut tidak sesuai dengan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh tim.

Sebagai perusahaan rintisan, penting untuk memiliki engineer yang berpengalaman, setidaknya dalam membuat sebuah produk. Tak masalah jika seorang fresh graduate, asal skill, minat, dan semangat bekerjanya cocok untuk sebuah startup. Karena meskipun sudah berhasil mendapatkan talenta dengan bakat yang luar bisa tidak menjamin untuk cocok dengan budaya dalam sebuah startup. Jadi ke hati-hatian masih menjadi hal pertama dan utama yang harus diperhatikan.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again