Salah satu cara terbaik untuk menghindari kesalahan dan mengakselerasi bisnis adalah belajar dari pengalaman. Bisa dari pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain. Salah satu yang cukup menarik dari startup kelas dunia adalah AirBnB. Startup yang membantu penggunanya menemukan kamar untuk menginap ini memiliki banyak momen jatuh bangun. Kisah dan strateginya bisa menjadi salah satu contoh bagi bisnis yang masih di level awal.

Memantau komunitas dengan seksama

Salah satu kekuatan AirBnB yang saat ini sudah menjangkau beberapa negara di berbagai belahan dunia adalah komunitas. Tampaknya AirBnB sadar betul komunitas merupakan hal paling mendasar dalam membangun kepercayaan dan basis pengguna. Untuk mengelola ini AirBnB bahkan mengeluarkan standar. Tujuannya tentu, menjaga kualitas layanannya. AirBnB memadupadankan komunitas ini dengan modal bisnis yang membuatnya bisa dihargai seperti sekarang.

Memastikan pengguna mengetahui apa yang mereka dapat

Tidak ada yang lebih menyesakkan dari pada realitas yang di luar ekspektasi. Beberapa iklan di televisi atau aslinya terkadang terlalu melebih-lebihkan sehingga melambungkan ekspektasi calon penggunanya. AirBnB dengan sistemnya menampilkan secara detil apa yang kiranya akan didapat pengguna ketika menginap di sana. Lengkap dengan informasi fasilitas dan kebijakan masing-masing tempat. Ini berpengaruh pada kepuasan pelanggan.

Konsep ini sepertinya jika diadopsi ke ranah bisnis e-commerce berkaitan dengan kualitas gambar dan detil informasi barang. Jangan sampai pengguna “membeli kucing dalam karung” yang tidak ada kejelasan apa yang akan mereka dapat.

Tes, tes, dan lebih banyak lagi tes

Ini mungkin menjadi bagian paling dasar dan mungkin tidak hanya dilakukan oleh AirBnB, tetapi juga banyak bisnis lain. Tes secara berkala. Ini termasuk bagian dari bagaimana bisnis berimprovisasi. Memanfaatkan data yang ada harusnya bisnis bisa mengolahnya dan menghasilkan ide-ide menarik. Dalam proses itu tentunya tes akan banyak dilakukan. Tepatnya tes dan validasi.

Keberanian mengganggu industri

Sudah menjadi rahasia umum jika AirBnB bersama dengan startup internasional lainnya berangkat dari sektor yang sudah matang. Industri hotel, transportasi, dan ritel merupakan beberapa industri yang sedang diguncang oleh pendatang baru dengan senjata bernama “inovasi teknologi”. Tidak ada sebuah keberhasilan jika tidak ada keberanian untuk mengambil risiko, termasuk bersaing dengan para pemain industri yang sudah matang.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.