Mengenal Deposito: Pengertian, Jenis, Keuntungan dan Kelemahan

Kamu ingin menabung dalam jangka panjang? Yuk, kenali deposito.

Kalau kamu ingin menabung untuk jangka panjang, enggak ada salahnya lho mencoba deposito. Lalu, apa sih, deposito itu? Yuk, simak informasi berikut ini mengenai deposito!

Pengertian Deposito

Jadi, deposito adalah salah satu dari produk yang ditawarkan oleh bank kepada nasabahnya, dimana nasabah akan menyetorkan uangnya dengan jumlah tertentu kemudian uangnya ditarik sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan. Sehingga, uang yang sudah disetorkan tidak bisa ditarik sebelum jangka waktunya. Umumnya, deposito jatuh tempo dalam kurun waktu 3, 6, 12 bulan atau lebih.

Jenis Deposito

  1. Deposito Berjangka

Deposito berjangka ini paling umum digunakan. Deposito berjangka merupakan salah satu jenis tabungan berjangka yang telah disepakati nasabah. Mulai dari 3 bulan sampai lebih. Jadi, penarikan uangnya hanya bisa dilakukan pada waktu tertentu saja. Deposito bisa dilakukan oleh individu atau institusi. Nah, suku bunga yang diberikan oleh  bank  lebih tinggi dari tabungan biasa.

  1. Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito adalah jenis simpanan yang tidak berpaku pada nama individu atau institusi tertentu karena  nantinya dapat dialihkan atau diperjualbelikan kepada pihak lain. Pelanggan memiliki pilihan deposito 3, 6 atau 12 bulan  dengan sertifikat. Pembayaran di muka bisa dilakukan setiap bulan atau pada saat jatuh tempo.

  1. Deposito On-Call

Terakhir, jenis deposito on-call merupakan deposito yang terhitung berjangka pendek dengan jangka waktu minimal satu minggu dan maksimal satu bulan. Deposito berdasarkan permintaan biasanya diterbitkan dalam jumlah yang cukup besar. Kamu bisa menerima bunga saat deposito berhasil dicairkan, namun kamu perlu konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak bank bahwa kamu ingin menarik saldomu.

Keuntungan Deposito

  1. Keamanannya Terjamin

Deposito berjangka memiliki tingkat resiko yang lebih rendah daripada bentuk investasi lain seperti pasar saham dan obligasi. Deposito berbeda dengan saham yang resiko kerugiannya terbilang tinggi. Sehingga, dapat dipastikan deposito aman untuk digunakan tanpa perlu memikirkan resiko. Terlebih keamanannya dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpan (LPS), membuat kamu lebih tenang dalam menyimpan uang dalam jumlah besar.

  1. Lebih Menguntungkan

Dengan resiko kegagalan rendah, deposito juga menawarkan suku bunga lebih tinggi dibanding produk perbankan lainnya. Jadi, semakin banyak uang yang kamu simpan, semakin besar bunga yang bisa kamu dapatkan.

  1. Fleksibel

Kamu bisa memilih jangka waktu sesuai dengan kemampuanmu sendiri. Kamu bisa memanfaatkan produk deposito untuk menyimpan uang di bank dalam jangka panjang. Namun, pencairan deposito tidak bisa dilakukan semaumu, harus menyesuaikan dengan tempo yang telah disepakati.

Kelemahan Deposito

  1. Keuntungan Terbilang Rendah

Walau minim resiko seperti saham, keuntungan yang didapatkan dari deposito terbilang rendah. Mengingat, keuntungan dari bunga akan dipotong untuk biaya pajak dan addministrasi.

  1. Nasabah Perlu Membayar Pajak dan Biaya Pinalti

Nasabah pengguna deposito tidak dibebankan biaya administrasi tabungan, namun nasabah dibebankan biaya pajak penghasilan (PPh). Selain itu, apabila nasabah melakukan penarikan dana sebelum jatuh tempo, nasabah akan dikenakan biaya pinalti.

  1. Penarikan Uang Hanya Waktu Tertentu

Jenis produk ini tidak tepat apabila kamu ingin menabung untuk uang darurat. Berhubung, penarikan uangnya hanya bisa dilakukan setelah selesai jatuh tempo.

Nah, berikut informasi mengenai deposito. Kalau kamu tertarik, silahkan mendaftar sebagai nasabah deposito, ya!

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again