Dewasa ini sumber bacaan atau artikel bisa didapat dengan mudah dengan mengandalkan mesin pencari seperti Google atau Bing. Mengusung semangat yang sama, Stocks Asia hadir dengan membawa spesialisasi menjadi mesin pencari khusus untuk artikel atau berita bertema saham, bisnis dan ekonomi. Stocks Asia membantu mereka untuk memilah-milah berita dari berbagai sumber berita atau artikel terpercaya.

Selain itu Stocks Asia tidak hanya menyediakan pencarian berdasarkan kata kunci. Di sistem mereka pencarian juga bisa dikhususkan atau dipersempit dengan menerapkan filter berdasarkan topik, sumber sektor, hingga analisis mendasar.

Ada beberapa hal yang menjadi keunggulan Stocks Asia, pertama volume. Pemantauan terhadap ratusan sumber berita secara berkelanjutan dan koleksi yang besar. Dari penuturan tim Stocks Asia saat ini sudah ada jutaan artikel saham yang terindeks dan terkategorisasi dengan baik.

Yang kedua adalah terstruktur. Semua artikel ditandai dan dikategorikan berdasarkan kode saham, topik, sumber berita, tanggal, bahasa dan kata kunci sehingga memudahkan pengguna. Stocks Asia juga menambahkan beberapa algoritma yang memahami kata-kata yang ada di artikel berita sehingga pencarian bisa lebih akurat.

Founder Stocks Asia Benny Prijono kepada DailySocial menceritakan bahwa mesin pencari yang ia ciptakan merupakan perwujudan dari solusi untuk permasalahan yang sering ia hadapi. Benny sebagai investor ritel sering mendapatkan kendala dalam mencari berita saham, yakni dalam mendapatkan berita terbaru dan dalam mencari informasi historis.

“[Dalam mencari informasi historis, kendala dihadapi] terutama untuk long term investor, sebelum berinvestasi di suatu saham tentu kita ingin membaca sebanyak mungkin analisis tentang saham tersebut, baik penjelasan tentang perusahaannya, analisis performansi perusahaan di masa lalu, prospek perusahaan di masa depan, gaya manajemen, catatan aksi korporasi dan lain-lain. Informasi ini sangat penting bagi investor, tapi juga sangat sulit ditemukan karena sulit untuk mencari kata kunci yang tepat untuk menemukannya,” terang Benny.

Perjalanan Stocks Asia dimulai ketika tahun 2015. Tahun itu tahun peluncuran dan diikutkan dalam kompetisi INAICTA 2015 dan berhasil membawa pulang predikat juara 3 untuk kategori R&D. Setelah itu Stocks Asia kurang dikembangkan dan kembali disempurnakan mulai Maret 2017.

Untuk target, Benny telah memasang beberapa poin yang ingin dicapai di tahun ini. Seperti, untuk bisnis Stocks Asia masih berusaha menambah banyak pengguna. Untuk fitur, penyempurnaan algoritma pencarian dan untuk teknologi pihaknya mencoba mengupayakan infrastruktur yang berkualitas untuk menjamin kecepatan akses.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.