Rencana Microsoft Perluas Xbox Live ke Switch dan Mobile

Microsoft Berencana Perluas Fitur Cross-Platform Xbox Live ke Nintendo Switch dan Mobile

Detailnya akan disingkap di presentasi Microsoft di acara Game Developers Conference 2019 bulan Maret nanti.
Minecraft Aquatic Update.
Minecraft Aquatic Update.

Sejak tersedia untuk Xbox generasi pertama di 2002, fitur Xbox Live pelan-pelan bertambah kaya dan canggih. Melalui layanan ini, produsen membawa dukungan cross-play di sejumlah permainan (Minecraft, Fortnite, Rocket League) serta Xbox Play Anywhere yang memungkinkan transaksi pembelian game membuatnya tersedia baik di Xbox One maupun PC ber-Windows 10.

Microsoft sendiri sudah lama berkeinginan untuk memperluas Xbox Live ke platform lain, misalnya ke Windows Phone atau lewat Games for Windows Live. Meski dua inisiatif tersebut gagal, Microsoft tak mau menyerah. Via situs Game Developer Conference 2019, terungkaplah rencana Microsoft buat mengekspansi program cross-platform Xbox Live ke console Switch, serta perangkat Android dan iOS.

Agenda itu tersingkap lewat tajuk presentasi serta penjabaran singkat mengenai apa saja yang ingin Microsoft sampaikan. Dalam presentasi berjudul ‘Growing & Engaging Your Gaming Community Across iOS, Android, Switch, Xbox and PC’, Microsoft berupaya memperluas jangkauan Xbox Live dari 400 device menjadi dua miliar perangkat melalui pemanfaatan software development kit cross-platform baru.

SDK tersebut memperkenankan developer game menyambungkan para pemain di perangkat berbeda, terutama buat judul-judul multi-platform yang dirilis di console Xbox One atau di Windows 10. Ketika jangkauan Xbox Live diperluas nanti, pemilik perangkat bergerak ataupun Switch dapat mengakses akun, achievement, daftar teman, klub serta fitur-fitur lain di sana.

Saat ini, fitur cross-platform Xbox Live telah tersedia di sejumlah permainan, terutama game-game yang dipublikasikan oleh Microsoft. Satu contohnya adalah Minecraft. Tersedia di Android, iOS dan Nintendo Switch, kita tetap harus log-in ke Xbox Live agar bisa memainkannya.

Sejauh ini, Microsoft juga sama sekali belum menyinggung dukungan Xbox Live di PlayStation 4. Hal tersebut dapat dimaklumi karena Sony Interactive Entertainment sendiri baru membuka gerbang cross-platform play di bulan September 2018 lalu, sebagai respons terhadap desakan pemain dan kepopuleran Fortnite Battle Royale yang tak lagi bisa dibendung.

Tentu saja di sisi konsumen, fitur cross-platform buat Switch dan perangkat bergerak belum akan hadir dalam waktu dekat. Perlu diketahui bahwa langkah ini merupakan bentuk dari realisasi strategi Microsoft dalam menawarkan ‘game sebagai layanan’. Satu inisiatif lagi adalah pengembangan Project xCloud, yaitu layanan on demand yang bisa diibaratkan seperti Netflix-nya permainan video, sebagai sebuah cara untuk menggapai jutaan gamer yang sampai sekarang belum mempunyai console game atau PC.

Sumber: Windows Central.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Game
Artikel Populer
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…