Microsoft baru saja mengumumkan sebuah fitur baru yang dapat membuat kegiatan mengetik di Microsoft Office menjadi lebih hemat tenaga dan waktu. Fitur ‘Dictate’ baru dihadirkan untuk Microsoft Office, memungkinkan pengguna mengetik dan memberikan perintah menggunakan suara. Fitur ini dikembangkan oleh divisi Microsoft bernama Garage yang sebelumnya turut menggarap sejumlah aplikasi mobile.

Dictate-ribbon

Prototip Dictate pertama kali diperkenalkan dalam pertemuan tahunan yang digelar oleh Microsoft. Fitur ini pun langsung mendapat dukungan dari lebih dari 1500 karyawan di lebih dari 40 negara. Dictate sendiri didukung oleh Microsoft Translator sehingga mampu memahami masukan perintah dari 20 bahasa berbeda. Selain itu, teks yang diinput juga dapat diterjemahkan ke dalam lebih dari 60 bahasa secara real-time. Secara bertahap dukungan bahasa ini akan diperluas di masa mendatang sehingga dapat merangkul pengguna seluas mungkin.

Tak cuma mengetik teks, Dictate juga dirancang agar dapat mengerti perintah suara seperti perintah penambahan tanda baca, menghapus teks, atau menambah baris baru.

Saat ini, Dictate baru dapat digunakan untuk Microsoft Word, Outlook, dan Power Point. Tetapi hampir dipastikan nantinya Dictate akan dapat digunakan di platform lain pula. Untuk dapat memakai Dictate, anda memerlukan minimal Windows seri 8.1, Microsoft Office 2013, serta .NET Framework 4.5.0 atau keluaran terbaru. Saat ini anda sudah bisa memasang Dictate, namun ada kemungkinan beberapa fungsi masih belum bekerja dengan baik, mengingat Dictate masih dalam tahap pengembangan. Mau coba? Unduh Dictate di tautan ini.

Sumber berita Microsoft.