Setelah melanglang buana sejak tahun lalu di platform Chrome sebagai ekstensi, aplikasi Personal Shopping Assistant buatan Microsoft akhirnya resmi menyambangi Android meski baru dalam fase beta. Artinya, belum semua orang bisa menggunakannya. Microsoft sendiri belum buka suara soal kehadiran aplikasinya itu di ranah mobile Android.

Microsoft Personal Shopping Assistant sempat menjadi favorit bagi pengguna kalangan menengah ke atas yang gemar berbelanja melalui e-commerce. Tapi belakangan, aplikasi mulai mendapatkan sorotan negatif menyusul munculnya berbagai iklan khususnya di versi Windows 10. Kehadiran versi mobile untuk Android akan menjadi sebuah tambahan yang akan sangat membantu Microsoft untuk merebut kembali hati penggunanya.

Microsoft Personal Shopping Assistant

Microsoft Personal Shopping Assistant disukai para shopaholic karena kegunaannya yang sangat praktis, mampu membantu penggunanya mengingat produk-produk incaran dari peramban atau aplikasi ecommerce untuk dibeli nanti. Melalui aplikasi ini, pengguna juga dapat mencari, membandingkan penjual dan memperoleh notifikasi perubahan harga atau diskon. Pun demikian, aplikasi juga dirancang untuk membantu pengguna menghemat pengeluaran. Semua fitur-fitur di atas akan bekerja secara otomatis, tanpa ribet dan dengan informasi yang lengkap.

Pun demikian, mengingat Microsoft Personal Shopping Assistant masih dalam tahap beta, diyakini masih ada sejumlah bugs yang akan dijumpai saat digunakan. Microsoft diyakini sudah mempunyai rencana matang untuk menyempurnakan aplikasi kreatifnya ini. Hanya soal waktu kita akan mendapatinya dalam versi yang lebih sempurna.

Sumber berita AndroidPolice.

Application Information Will Show Up Here

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.