Penggunaan internet yang berlebihan di satu sisi jadi suatu kekhawatiran bagi para orang tua ketika anaknya terlalu sering memegang smartphone karena mudahnya mendapatkan konten. Playable Kids berusaha mengatasi kekhawatiran tersebut dengan menyediakan konten edutainment berisi video dan konten yang didesain khusus untuk anak.

Dari riset yang dilakukan Playable Kids, ditemukan bahwa perilaku anak-anak dalam berinternet sangat tidak kondusif. Penelitian yang dilakukan Netmums terhadap kurang lebih 800 anak berumur 7-16 tahun dan 1.000 orang tua menunjukkan bahwa sebanyak 16,7% orang tua mengizinkan anak berumur 3 tahun atau bahkan lebih kecil untuk online di smartphone.

Sebanyak 42,1% anak mengakui telah melihat konten pornografi secara online, 25% anak berpura-pura telah dewasa agar bisa memiliki akun media sosial, 29% orang tua membiarkan anaknya online tanpa pengawasan, lebih dari 700 konten pornografi yang beredar melibatkan anak.

Berangkat dari hasil di atas, Playable Kids memutuskan untuk tidak hanya fokus edukasi dan game interaktif, tapi juga fokus ke konten edutainment. Seluruh konten tersebut bisa diakses melalui smartphone.

“Industri ini masih cukup luas dan belum terlalu banyak pemain, masih di ranah blue ocean,” terang Co-Founder dan CMO Playable Kids Marissa Noriti kepada DailySocial.

Marissa mengatakan konten Playable Kids dibuat tim yang telah berpengalaman di dunia anak. Biasanya tim mendapatkan inspirasi dari pengamatan sehari-hari. Dari situ diharapkan pihaknya dapat menghasilkan konten-konten yang berkualitas dan disukai anak.

Ditargetkan sampai akhir tahun ini akan tersedia lebih dari 50 konten edutainment yang siap dirilis pada September mendatang. Konten akan terus diperbanyak. Rencananya pada 2019 mendatang Playable Kids sudah memiliki 300 konten ramah anak.

“Kami masih menyempurnakan produk Playable Kids. Versi beta sudah launching di Play Store. Untuk versi full-nya akan launching di September 2018 ini, disertai kurang lebih 50 konten edutainment.”

Untuk monetisasinya, Playable Kids menetapkan sistem berlangganan. Harganya berkisar Rp15 ribu sampai Rp30 ribu per bulannya. Selain memproduksi konten, Playable Kids juga menyediakan fitur school management system dan parental control untuk membantu orang tua memonitor perkembangan anaknya di sekolah.

Saat ini Playble Kids tergabung sebagai salah satu peserta dari tujuh startup yang mengikuti program GnB Accelerator batch ke-4. Setiap peserta berhak mendapatkan pelatihan, mentoring, hingga mendapat pendanaan sebesar US$50 ribu (sekitar Rp710 juta) sebagai investasi awal.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.