Mister Kirim Sediakan Solusi “On Demand Logistics”

Mister Kirim Sediakan Solusi “On Demand Logistics”

Akan "head-to-head" dengan layanan logistik pengiriman barang lainnya, termasuk Go-Send dan Etobee
Mister Kirim sediakan solusi on demand logistics / Pixabay
Mister Kirim sediakan solusi on demand logistics / Pixabay

Industri logistik turut naik daun berkat moncernya pamor belanja online. PT Mister Kirim Indonesia (Mister Kirim) mencoba hadir menawarkan kebutuhan logistik yang terintegrasi, aman dan transparan. Layanan ini tersedia untuk aplikasi Android dan web.

Fokus Mister Kirim adalah sebagai penyedia layanan on demand courier dengan armada utama sepeda motor. Meski demikian Mister Kirim memiliki beberapa pilihan jenis armada pengiriman sesuai dengan kebutuhan pengguna.

Mister Kirim akan head to head dengan beberapa layanan, seperti Go-Send dari Go-Jek dan Etobee. Keduanya sama-sama menggabungkan layanan logistik dengan sentuhan teknologi.

Sebagai perusahaan logistik dengan sentuhan digital, layanan ini memiliki sejumlah fitur atau layanan meliputi, kurir kembali ke lokasi angkut barang, pengiriman terjadwal, layanan pelanggan, pelanggan prioritas, beberapa lokasi tujuan, dan pengambilan barang dari beberapa lokasi yang berbeda.

“Peluang Mister Kirim masih sangat besar seiring dengan meningkatnya kebutuhan layanan logistik yang dipicu oleh tumbuhnya industri e-commerce dan juga pelaku-pelaku usaha UMKM yang membutuhkan dukungan dalam bidang logistik untuk memperlancar dan mempercepat perkembangan usahanya. Selain itu pembangunan infrastruktur yang semakin baik makin memperluas peluang itu sendiri,” ujar Chief Marketing Officer Mister Kirim Suharti Sadja.

Peluang dan target tahun ini

Mister Kirim resmi didirikan bulan Agustus 2017. Belum genap satu tahun usianya, Mister Kirim sudah beroperasi di Jakarta dan daerah penyangga di sekitarnya dengan jumlah pengguna mencapai 4500 pada bulan Februari kemarin.

“Market logistik Indonesia sangat besar, persaingan layanan logistik saat ini dan ke depannya akan semakin ketat. Hal ini diiringi dengan tumbuhnya kesadaran tentang efektivitas dari faktor pembiayaan layanan logistik itu sendiri. Berdasarkan hal ini, nantinya akan semakin banyak hadir layanan logistik berbasis teknologi untuk mengantisipasi faktor harga pengiriman barang karena layanan logistik via aplikasi, harga kirim akan sangat transparan dan reliable,” imbuh Suharti.

Teknologi Mister Kirim disebut tidak hanya digunakan untuk pemesanan kurir. Mereka menempatkan teknologi untuk membantu pengguna lebih mudah memastikan keamanannya. Aplikasi Mister Kirim dilengkapi dengan QR code dan nomor resi yang unik untuk setiap pemesanan. QR code disediakan sebagai sistem pengenalan kurir bagi pemesan untuk memastikan kurir yang bertugas sesuai dengan identitas yang tertera. Sedangkan nomor resi digunakan untuk memastikan kiriman sampai ke tujuan.

Selain melayani pengguna individu, Mister Kirim juga melayani pelanggan bisnis, di antaranya TandaMata, OJK, IDMARCO, LimaKilo, Klik-Eat dan beberapa lainnya. Dengan tidak terpaku pada satu jenis model bisnis, Mister Kirim berharap bisa lebih banyak menjangkau pengguna. Di tahun 2018 ini Mister Kirim berencana memperluas wilayah operasi di 20 kota besar di Indonesia.

“Mister Kirim ingin memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam layanan logistik melalui transparansi biaya mengutamakan keamanan dalam proses pengiriman barang sampai di tangan penerima dan memberikan pilihan moda angkutan logistik yang ingin digunakan dalam satu aplikasi. Mister Kirim ingin membuka kesempatan peluang kerja bagi setidaknya 15.000 mitra yang bergabung menjadi kurir di Mister Kirim dan memperluas area layanan di luar Jabodetabek,” tutup Suharti.

Application Information Will Show Up Here

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.

Interview
x
Minerva | Maximize
3

Minerva is typing…