1. DScovery

Multi Level Marketing (MLM): Pengertian, Cara Kerja, serta Kelebihan dan Kekurangannya

MLM ternyata tidak hanya memiliki dampak negatif, tetapi juga memiliki beberapa keuntungan bagi anggotanya.

Pernahkan kamu mendengar bisnis MLM? Mungkin kamu sering mendengar bahwa MLM merupakan jenis usaha yang negatif. Bahkan, tidak sedikit yang beranggapan bahwa bisnis MLM hanya menguntungkan anggota yang berada di level atas saja.

Namun, beberapa orang memiliki anggapan yang sebaliknya. MLM bagi sebagian orang justru dianggap sebagai salah satu model bisnis yang sangat menguntungkan. Bahkan, semakin banyak orang yang tertarik untuk bergabung dalam model bisnis ini.

Lantas, apa sebenarnya pengertian dari MLM? Bagaimana cara kerjanya? Dan mengapa banyak orang yang tertarik untuk bergabung? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Pengertian Multi Level Marketing (MLM)

Multi Level Marketing (MLM) dapat diartikan sebagai model pemasaran yang berjenjang. Menurut Supriadi Yusuf Boni (2017), MLM merupakan strategi pemasaran bisnis, di mana penjual atau sales tidak hanya mendapatkan kompensasi atas hasil penjualannya, melainkan juga mendapat keuntungan dari hasil penjualan anggota lain yang telah direkrut.

Sistem pemasaran MLM berbentuk piramida, yang terdiri dari anggota upline dan anggota downline. Anggota upline merupakan anggota yang berada di level atas, yang telah merekrut anggota downline. Maka dari itu, MLM dianggap sebagai strategi pemasaran yang menguntungkan bagi perusahaan.

Cara Kerja Multi Level Marketing (MLM)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, MLM merupakan model pemasaran yang dilakukan oleh beberapa orang dengan sistem yang terdiri dari beberapa level. Biasanya, perekrutan MLM dilakukan melalui anggotanya sendiri.

Umumnya, seorang distributor akan merekrut anggotanya dengan cara mengadakan event yang berkaitan dengan produk MLM yang ditawarkan. Ketika ada yang tertarik dengan produknya, maka distributor akan mengajaknya untuk menghadiri rapat yang berisi mengenai penjelasan produk, skema, dan proses MLM.

Jika calon anggota tersebut setuju, mereka akan diminta untuk menandatangani kontrak dan membeli inventaris. Dalam MLM, pembelian inventaris sama dengan biaya awal untuk bergabung.

Keuntungan Bisnis Multi Level Marketing (MLM)

Meski sebagian orang menganggap MLM sebagai bisnis yang merugikan, namun ternyata MLM juga dapat menjadi bisnis yang menguntungkan. Beberapa keuntungan bisnis MLM, antara lain:

1. Tidak Membutuhkan Modal Besar

Bisnis MLM tidak membutuhkan modal besar. Untuk dapat bergabung dengan MLM, kamu hanya perlu melakukan registrasi anggota dan membeli inventaris produknya. Dengan kedua hal tersebut, kamu bisa langsung aktif menjualnya dan menambah kompensasi dengan merekrut anggota baru.

2. Tidak Melibatkan Perantara

Bisnis MLM tidak melibatkan perantara, seperti distributor tunggal, pengepul, dan pengecer. Maka dari itu, konsumen bisa mendapatkan produk langsung dari perusahaan dengan harga yang sama.

3. Dapat Dilakukan Melalui Proses Penggandaan

Selain mendapat keuntungan dari hasil penjualan produk perusahaan, anggota MLM juga bisa menambah keuntungan dengan cara merekrut anggota baru. Nantinya, hasil keuntungan yang didapat oleh anggota baru juga dapat dirasakan oleh si perekrut.

4. Dapat Dikerjakan dengan Santai dan Fleksibel

Bisnis MLM tidak terikat waktu dalam bekerja. Perusahaan juga tidak memberikan jam kerja secara khusus. Oleh sebab itu, bisnis MLM biasanya digemari oleh ibu-ibu rumah tangga yang ingin menambah penghasilan sambil mengurus rumah.

5. Risiko Lebih Kecil

Karena modal yang dikeluarkan dalam bisnis jenis ini lebih sedikit, maka risiko yang didapatkan juga akan lebih kecil.

Kekurangan Multi Level Marketing (MLM)

1. Pendapatan Rendah

Jika kamu ingin menjadikan bisnis MLM sebagai sumber pendapatan, maka sebaiknya kamu perlu memikirkannya lagi. Pasalnya, pelaku bisnis MLM biasanya hanya memiliki pendapat yang rendah dalam penjualannya. Maka dari itu, biasanya MLM hanya dijadikan sebagai pendapatan tambahan saja.

2. Membutuhkan Waktu untuk Berkembang

MLM memiliki sistem perekrutan dan penjualan melalui orang ke orang. Tentunya, sistem yang seperti ini akan memakan waktu yang lama untuk menghasilkan profit yang besar dan sukses.

3. Rawan Penipuan

Karena sistem perekrutannya hanya perlu melalui registrasi keanggotaan dan pembelian inventaris saja, sehingga MLM sangat rawan akan penipuan. Hal ini jugalah yang membuat bisnis MLM memiliki pandangan negatif dari masyarakat.

4. Memiliki Anggapan Buruk di Masyarakat

Sebagian masyarakat telah menganggap bahwa MLM merupakan bisnis yang rawan penipuan dan hanya menguntungkan anggota level atas saja. Hal inilah yang menjadi salah satu tantangan terbesarmu untuk meyakinkan orang lain agar mau membeli dan bergabung denganmu.

Demikian penjelasan lengkap mengenai multi level marketing (MLM) yang telah dirangkum oleh DailySocial.id. Jadi, apakah artikel ini menambah wawasan baru bagimu?

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter
Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again