Categories

Berita

Aplikasi OKuliner Sajikan Referensi Kuliner untuk Area Malang

Adjie Priambada - 20 January 2015

Penggemar kuliner rasanya tak akan pernah kekurangan informasi untuk mencari tempat kuliner bagus di era digital yang berkembang pesat sekarang ini. Hadirnya aplikasi OKuliner yang meramaikan segmen pasar rekomendasi kuliner menjadi buktinya. OKuliner adalah aplikasi untuk perangkat bergerak ber-platformAndroid yang dapat dimanfaatkan sebagai penunjuk jalan dan referensi bagi para pecinta kuliner dalam mencari tempat kuliner yang baru serta sesuai dengan seleranya.

OKuliner yang saat ini berbasis di Malang, memiliki desain interface yang sederhana namun cukup unik dalam aplikasinya. Saat masuk pertama kali ke dalam aplikasi, pengguna akan langsung dihadapkan dengan peta yang menunjukkan posisinya berada saat ini, sehingga lebih terasa seperti aplikasi maps pada awalnya. Menu bar OKuliner yang terletak di bawah pun terasa sedikit "kekecilan" menurut kami, khusunya untuk icon tombol Daftar Tempat Kuliner, Segarkan, dan Akun.

Menu Daftar Tempat Kuliner yang terletak di pojok kiri bawah menampilkan daftar lokasi tempat kuliner terdekat dengan lokasi pengguna saat ini dan diatasnya terdapat form pencarian untuk mencari tempat lebih spesifik lagi. Menu Akun dapat digunakan sebagai portal untuk mendaftar menjadi pengguna OKuliner namun pendaftaran saat ini baru tersedia melalui email saja. Selain itu kami juga tidak dapat menemukan menu lain yang biasanya terdapat dalam aplikasi secara default seperti Settings, Help, dan About Us. Pihak pengembang sendiri mengakui saat ini sedang fokus untuk penyempurnaan aplikasi mereka.

Terlepas dari kekurangan tersebut, Founder OKuliner Restu Wandiro mengatakan, "Bagi pengguna nantinya selain informasi lengkap mengenai restoran, pengguna bisa menggunakan fitur delivery order, reservasi tempat, dan pembayaran menggunakan uang virtual atau dengan pulsa. Selain itu pengguna juga bisa berkontribusi dengan memberikan rating, review, dan share restoran."

"Sedangkan bagi merchant, mereka dapat menampilkan seluruh informasi mengenai restorannya pada aplikasi OKuliner. Selain itu mereka juga dapat menampilkan info promo kapan saja, fitur delivery order, reservasi tempat, dan pembayaran menggunakan uang virtual atau dengan pulsa yang nantinya juga akan sangat membantu pihak restoran," tambahnya.

OKuliner memberikan beberapa pilihan bagi para pemilik tempat usaha kuliner yang ingin menjadi rekan. Saat ini tersedia tiga pilihan periode untuk bergabung yaitu selama 6 bulan dengan biaya 400 ribu rupiah, 12 bulan dengan biaya 700 ribu rupiah, dan 24 bulan dengan biaya 1,2 juta rupiah. Dengan membayar biaya berlangganan, OKuliner menjanjikan timbal balik promosi melalui aplikasi dan media sosial.

Bagi pemilik tempat usaha yang berminat untuk menjadi rekan OKuliner, Anda hanya perlu mengisi form Menjadi Partner yang terdapat di Halaman Muka situs resmi OKuliner. Setelah melalui proses verifikasi, Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah seperti yang dijelaskan dalam halaman info penting di situsnya untuk mendaftarkan brands Anda.

Uuntuk metode pembayaran, OKuliner baru dapat menerima pembayaran melalui Rekening BCA. Selain itu untuk proses konfirmasi brand yang terdaftar, Anda masih harus mengirim pesan singkat dengan format yang sudah ditentukan. Saat ini sudah ada 15 tempat kuliner yang menjalin rekanan dengan OKuliner. Delapan di antaranya yaitu Waba Fried Chicken, Ayam Borobudur, Osaka Sushi Bar, Big Burger, De Crabs, Kedai Selat Solo Ala Nana, PM Cafe, dan Ayam Geprek Sambal Bawang.

Mengenai rencana di tahun 2015 ini Restu menjelaskan, "Untuk saat ini kami masih beroperasi di Malang, karena kami masih kekurangan sumber daya, baik dari segi manusia maupun modalnya. Tetapi rencana untuk ekspansi ke depan jelas ada, kami mencoba ekspansi ke Surabaya dan Jogja. Mencari investor agar OKuliner cepat berkembang."

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter