Dark
Light

7 Pemain Dota 2 Jagoan yang Absen di Regional League DPC 2021-22

3 mins read
December 30, 2021
Sumber: WePlay

Setelah selesainya gelaran The International 10 di pertengahan bulan Oktober 2021, banyak perubahan roster yang dilakukan setiap tim. Karenanya, ada banyak juga pemain yang absen membela tim di Regional League Dota Pro Circuit (DPC) musim ini.

Setelah beberapa bulan fase transfer pemain yang diberikan Valve, baik fans dan tim peserta tak sabar menunggu daftar lengkap para pemain yang berlaga di musim ini. Tidak sedikit kejutan yang menarik untuk dilihat salah satunya kembalinya zai dan MATUMBAMAN ke Team Liquid.

Lantas, siapa saja pemain ternama di ranah kompetitif Dota 2 yang absen pada fase pertama DPC 2021-22 yang bergulir hingga pertengahan Desember 2021 kemarin?

1. Martin “Saksa” Sazdov

https://ogs.gg/wp-content/uploads/2021/11/HERO-WEBSITE.jpg
Saksa (kiri) hengkang dari OG. Sumber: OG Esports

Salah satu pemain yang aktif mengisi lini roster OG di 2020-21, Saksa rupanya absen pada gelaran DPC 2021-22. Pemain yang mengisi posisi empat (soft support) ini menemani OG sejak hengkangnya JerAx.

Selama 20 bulan membela OG, Saksa bisa dibilang mampu bermain dengan ritme yang pas bersama n0tail, Topson, Ceb, dan SumaiL. Namun lagi-lagi OG belum mampu mengeluarkan permainan maksimal selama TI10 berlangsung.

OG gagal memperpanjang rekor positifnya untuk memenangkan trofi Aegis. Pasca TI10, Saksa dan SumaiL memutuskan untuk berpisah untuk mencari kesempatan berkarier dengan tim lain.

Tercatat sampai sekarang Saksa sendiri belum aktif bermain untuk tim manapun.

2. Song “Sccc” Chun

https://cdn1.dotesports.com/wp-content/uploads/2020/03/10131520/49634223198_aa38a3fde4_k.jpg
Sumber: Dot Esports

Pemain bintang dari Tiongkok, Sccc juga absen selama fase awal DPC 2021-22 di regional Tiongkok. Benar, finalis The International 7 tersebut tidak mampu bermain maksimal pasca hengkang dari Newbee.

Sebelumnya, Sccc sendiri bermain secara kompetitif untuk EHOME hingga Desember 2020. Dengan kata lain, Sccc tidak pernah bermain Dota 2 secara kompetitif selama tahun 2021.

Mengisi kesibukannya di tahun 2021, sang midlaner sangat aktif melakulan live streaming di platform Huya. Selama DPC 2021-22 berlangsung Sccc disibukkan sebagai talent untuk memberikan komentar dan analisa menarik.

Alasan Sccc meninggalkan EHOME? Pihak organisasi mengatakan bahwa mereka menghormati keputusan Sccc untuk hengkang karena keinginan atau alasan pribadinya.

3. Vitalie “Save-” Melnic

https://i.ytimg.com/vi/FiMHlRZzklY/maxresdefault.jpg
Sumber: Virtus.pro

Pada tahun 2021, Virtus.pro mendatangkan Save- yang juga mengisi posisi sebagai kapten tim tersebut. Selama membela tim, VP menjadi wakil CIS yang sangat dominan, namun lagi-lagi tidak mampu bermain maksimal selama TI10.

Tim VP sendiri diperkuat oleh para talenta muda CIS seperti Nightfall, namun  langkah Save- dkk. tidak berjalan lama. Pihak manajemen Virtus.pro memutuskan untuk melakukan rotasi dan transfer pemain pasca TI10 selesai.

Ke mana Save- pasca hengkang dari Virtus.pro? Dia belum membela tim manapun dan sekarang lebih aktif live stream di platform Twitch miliknya. Meski begitu, Save- dikabarkan akan kembali ke skena kompetitif dalam waktu dekat.

4. Aliwi “w33” Omar

https://sm.ign.com/ign_ap/screenshot/default/w33_zx21.jpg
Sumber: IGN

Nigma Galaxy merupakan tim yang sangat menarik perhatian di tahun 2021, bahkan setelah pengumuman roster tim yang mengisinya, termasuk w33.

Sebelum membela Nigma, pemain dengan nama lengkap Aliwi Omar tersebut tidak membela tim manapun sejak April 2021. Namun performa Nigma yang kurang memuaskan membuat manajemen Nigma melepas w33.

Benar, hingga kini w33 hanya aktif bermain di public dan belum ada rumor yang berhembus tentang keikutsertaannya di DPC 2021-22. Status w33 sendiri masih dikontrak oleh Nigma Galaxy, namun masuk ke dalam roster tidak aktif.

Nigma Galaxy sendiri tidak memasukkan w33 ke daftar pemain pengganti meski masih aktif dikontrak oleh tim. Selama DPC Eropa berlangsung, justru sang pelatih Roman “rmN-” Paley yang lebih aktif bermain.

5. Xu “fy” Linsen

https://cdn.oneesports.gg/cdn-data/2021/06/Dota2_ElephantDPCChinaSeason2UpperDivision.jpg
Fy (dua dari kiri) bersama tim Elephant. Sumber: ONE Esports

Pemain yang kerap disebut “Raja Tusk” satu ini memang tidak asing dengan kualitasnya sebagai soft support. Sempat mengisi babak final The International sebanyak 2x, fy belum mampu membawa trofi Aegis ke pelukannya.

Pasca TI10 berlangsung, pihak Elephant juga melakukan perombakan pemain. Xu “fy” Linsen menjadi salah satu pemain yang hengkang dari tim Elephant.

Alasannya bukan karena performa buruk, melainkan fy dalam laman Weibo miliknya ingin rehat sejenak dengan alasan kesehatan. Dengan hengkangnya fy, Elephant perlu mencari 5 pemain sekaligus.

Paparazzi sendiri hengkang ke Xtreme Gaming, sedangkan Somnus dan Super kini aktif membela tim Royal Never Give Up.

6. Jacky “EternaLEnVy” Mao

Tidak ketinggalan informasi terkini dari EternaLEnVy atau yang lebih dikenal dengan EE-sama. Sang pemain berkebangsaan Kanada tersebut juga tidak aktif bermain selama DPC 2021-22 berlangsung.

Jacky sendiri terakhir membela tim Sadboy bersama dengan Moo sebelum memutuskan rehat. Tim Sadboy sendiri bermain secara aktif di DPC 2021: Amerika Utara – Lower Division.

EternaLEnVy juga tidak berpartisipasi pada gelaran The International 10. Sejauh ini, perjalanan karier dari Jacky Mao tidak terlihat baik selepas hengkang dari tim Cloud9.

7. Gustav “s4” Magnusson

https://thelazy.media/wp-content/uploads/2021/10/S4-1024x576.jpg
Sumber: Alliance

Pemain Dota 2 terakhir yang terkenal sebagai legenda, s4 juga tercatat tidak aktif bermain untuk tim manapun. Gustav resmi hengkang dari Alliance selesai gelaran The International 10 di pertengahan Oktober 2021 lalu.

Alliance tidak mampu berbuat banyak di bawah komando s4 selama TI10. Timnya harus takluk 2-0 tanpa balas di tangan T1 yang memang sedang dalam performa terbaiknya.

Tim Alliance sendiri mempromosikan 3 nama yang menggantikan s4, Limmp, dan fng. Nama-nama baru yang membela Alliance selama DPC 2021-22 adalah Supream^, Leslao, dan Aramis.

Yubian Asfar

Memulai perjalanan menulisnya sejak Desember 2017 di topik esports dan game, kini masih aktif menulis hingga sekarang.

Previous Story

Tantangan dan Potensi Game Blockchain Menurut Blockchain Game Alliance

Next Story

Inilah Edith, Hero dengan Role Ganda Sebagai Tank dan Marksman Terbaru Mobile Legends

Latest from Blog

Don't Miss

8 Game Horor Yang Layak Dinantikan Pada Tahun 2022

Pada tahun 2021 kemarin, game horor menjadi salah satu genre game yang

Build Yun Jin Genshin Impact Terbaik: Artefak, Senjata, Komposisi Tim, dan Tips

Dirilis bersamaan dengan Shenhe, Yun Jin merupakan karakter pendukung terbaru