Categories

Game

QuizUp, Dari Nyaris Bangkrut Hingga Memiliki Puluhan Juta Pemain

QuizUp kini menjadi permainan mobile populer dengan jumlah unduhan total puluhan juta

Adam Ardisasmita - 1 December 2015

QuizUp merupakan sebuah permainan kuis trivia bersutan Plain Vanilla Games yang saat ini telah memiliki 70 juta di seluruh dunia. Namun prestasi ini bukanlah hasil kerja semalam. Apa yang dicapai oleh QuizUp merupakan hasil dari perjalanan panjang sang founder dan CEO QuizUp yang bernama Thor Fridiksson.

Awal Perjalanan QuizUp

Screenshot_2015-11-30-22-52-36

Thor Fridiksson lulus dari Oxford tahun 2009 dan di tahun 2010 mendirikan Vanilla Games. Perusahaan yang berasal dari Islandia ini merilis game pertamanya yang berjudul The Moogies, game edukasi yang ditujukan untuk anak usia dini. The Moogies diluncurkan pada November 2011.

Awalnya, ketika mendapat spotlight oleh Apple, game ini memiliki performa yang bagus. Namun ketika spotlight tersebut berakhir, game ini langsung turun dan tenggelam. Bahkan hal ini juga membuat perusahaan Vanilla Games diambang kebangkrutan.

Di awal 2012, Thor Fridiksson hijrah ke Amerika untuk mencari funding. Tentunya tidak mudah hanya dengan portofolio game gagal dan perusahaan tanpa nama untuk bisa mendapatkan perhatian para venture capital. Namun akhirnya Thor Fridiksson mendapatkan seed funding sebesar 1 juta Dollar. Dengan dana tersebut Vanilla Games fokus untuk mengembangkan sebuah platform yang menggabungkan antara kuis dengan interaksi sosial.

Thor Fridiksson melihat game populer banyak yang dibuat versi digital seperti Crabble yang menjadi Word With Firends atau Pictionary yang menjadi Draw Something tapi belum melihat ada yang membuat game trivia.

Titik balik dari Vanilla Games terjadi ketika mendapatkan tawaran kerja sama dengan Lions Gate untuk menggarap game trivia dengan tema Twilight. Film yang populer di kalangan anak muda tersebut turut mengangkat popularitas game berbasis trivia. Dari game ini, Thor Fridiksson mendapatkan banyak sekali masukan dan juga validasi ide bahwa platform yang akan mereka kembangkan sangat potensial.

Barulah kemudian, Thor Fridiksson kembali lagi ke Amerika untuk mencari funding dan berhasil mendapatkan seri A sebesar 2,4 juta Dollar dari beberapa investor yakni Greycroft Partners, IDG Ventures, Tencent, BOLDstart Ventures, CrunchFund, and MESA+.

Menjadi Platform Sosial

Screenshot_2015-11-30-22-58-50

 

QuizUp merupakan permainan dimana kita bisa beradu pengetahuan trivial dengan teman kita secara asynchronous. Kita bisa memilih topik dan beradu ketepatan serta kecepatan menjawab untuk mendapatkan nilai tertinggi. Selesai bermain kita akan mendapatkan poin yang bisa menunjukan seberapa mahir kita terhadap topik tersebut. Jumlah topik yang sangat banyak membuat game QuizUp dapat mengakomodir berbagai segmen pengguna.

Thor Fridiksson melihat perilaku para pemainnya ini sebagai suatu fenomena yang menarik. Kita bisa memilih topik yang mendeskripsikan ketertarikan kita terhadap sesuatu serta dapat berinteraksi dengan orang lain terkait topik tersebut. Hal ini akan menjadi titik yang sangat baik untuk mengembangkannya menjadi awal mula pertemanan. Itu mengapa QuizUp mencoba untuk menjadi tidak hanya tempat bermain game, tapi juga menjadi sosial media.

Dengan fokus ini, maka QuizUp mulai mengintegrasikan berbagai fitur sosial seperti kumpulan informasi terkait topik yang kita senangi, halaman untuk melihat profil dari teman bermain kita, fitur forum untuk diskusi, hingga memiliki fitur untuk chatting sendiri.

Thor Fridiksson menganggap bahwa QuizUp merupakan platform sosial media yang unik karena berbeda dengan Facebook, di sini kita benar-benar bisa berkenalan dengan teman baru yang sebelumnya kita tidak kenal sama sekali dengan bermain game.

Mengembangkan Sayap ke Ranah Bisnis

Screenshot_2015-11-30-22-52-28

Sukses membawa model B2C dengan platform sosial media berbasis game, QuizUp mencoba untuk melebarkan sayapnya lagi pada pertengahan tahun 2015. Thor Fridiksson mengatakan bahwa QuizUp tidak ingin hanya menjadi brand permainan trivia, tapi sebagai metode untuk menggunakan game dalam mencapai tujuan tertentu.

QuizUp yang ada di pasar saat ini menjadi media bersosialisasi dan berkenalan dengan teman baru menggunakan game. Untuk itulah dibentuk QuizUpForWork. Thor Fridiksson ada potensi yang bisa digali lebih lanjut dengan pola kerja QuizUp yakni untuk membuat hal-hal yang terlihat membosankan dan tidak efektif menjadi lebih seru untuk dilakukan dengan menggunakan game. Konsep ini sering dikenal dengan istilah gamification.

Thor Fridiksson mencontohkan bahwa perusahaan sering kali memberikan buku manual tentang bagaimana melakukan berbagai prosedur di kantor, dan membaca manual tersebut bukanlah hal yang menyenangkan. Dengan sentuhan QuizUp, Fridiksson melihat bahwa ini adalah peluang bagi perusahaan untuk bisa lebih menunjukan karakternya dan memberikan budaya yang postif dan menyenangkan untuk bisa melatih karyawannya.

QuizUp saat ini telah memiliki aset teknologi yang stabil dan metode permainan yang terbukti disukai oleh puluhan juta penggunanya. Platform ini juga sukses menjadi rantai untuk menghubungkan sesama penggunanya. Tentu hal ini akan menjadi suatu produk menarik jika diterapkan di dalam perusahaan untuk berbagai kebutuhan pembelajaran.

Bagi yang ingin mencoba memainkan QuizUp, game ini sudah tersedia di berbagai platform seperti Google Play, Apple App Store, Windows Phone Store, dan juga Amazon Store.

Artikel diolah dari berbagai sumber: TechCrunch: 1, 2, 3.

Dailysocial.id is a news portal for startup and technology innovation. You can be a part of DailySocial.id`s startup community and innovation members, download our tech research and statistic reports, and engage with our innovation community.

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter

Thank you for Reading DailySocial.id

Starting at less than Rp 5.000/Day. You get unlimited access to DailySocial.id