Dalam acara Global Ventures Summit 2017 di hari pertama CEO MDI Ventures Nicko Widjaja memberikan informasi berupa pencapaian serta target yang ingin diraih. Dalam presentasinya Nicko menjabarkan beberapa poin penting termasuk latar belakang dirinya sebelum bergabung di MDI hingga harapannya dari MDI untuk startup di Indonesia.

“Sejak awal komitmen dari MDI adalah hanya memberikan investasi kepada startup Seri A ke atas. Hal ini kami lakukan agar tidak bersaing dengan Indigo (inkubator dan akselerator milik Telkom). Sebagai VC yang sepenuhnya dimiliki oleh Telkom, kami masih mencari cara terbaik untuk menghasilkan profit,” kata Nicko.

Selama ini MDI dikenal dengan pendekatannya yang cukup intensif kepada startup binaan. Hal tersebut dilakukan agar memastikan kinerja dari startup tersebut sejalan dengan visi dan misi MDI.

“Selama ini saya kerap melakukan pendekatan “hands on” kepada semua startup yang ada. Hasilnya cukup memuaskan kami dari MDI agar bisa memastikan startup yang kami investasikan berjalan dengan baik.

Sinergi Telkom dan startup MDI

Dengan jaringan luas yang dimiliki oleh Telkom memberikan kesempatan MDI untuk melakukan sinergi dengan startup pilihan, yang tentunya sesuai dengan karakter dari MDI dan Telkom. Hal tersebut saat ini secara bertahap telah dilakukan oleh MDI, dengan menyinergikan beberapa startup yang diberikan pendanaan dengan MDI dan jaringan usaha bisnis dari Telkom. Mulai dari mobile subscription, cloud and IT managed service serta layanan e-commerce.

Rencananya akan ada 14 Sinergi lainnya yang bakal diterapkan oleh MDI di antaranya adalah privyID dengan Indihome, aCommerce dengan metraplasa dan finnet, codapay dengan Telkomsel dan metranet, Ncomputing dengan telkomsigma.

Teknologi yang kemudian dikembangkan oleh MDI dengan Telkom adalah menyinergikan infomedia yang merupakan layanan pelanggan dari Telkom. Selama ini infomedia menggunakan telepon dengan biaya oprasional yang cukup tinggi jumlahnya. Sementara untuk revenue sepenuhnya mengandalkan calling fees, dan transaksi terjadi diluar proses bisnis.

Dengan sinergi yang dilakukan bersama Kata.ai, diharapkan nantinya bisa menjadi Multi-channel (phone, sms, messaging), lebih efisien (AI-assisted operations) dan revenue akan diambil dari subscription serta transaksi.

“Saat ini teknologi tersebut masih dalam pengembangan. Telkom bersama Kata.ai masih membangun teknologi yang ada sampai akhirnya siap untuk diluncurkan,” kata Nicko.

Kata.ai sendiri merupakan startup lokal yang mendapatkan investasi dari MDI dan dipimpin oleh Irzan Raditya.


Disclosure: DailySocial adalah media partner Global Ventures Summit 2017