Uniknya konsep hybrid, dukungan game-game eksklusif yang menakjubkan, dan keputusan Nintendo buat merangkul developer thrid-party lebih mesra adalah alasan mengapa Switch berjaya. Tak seperti pendahulunya, pengguna Switch tidak akan terisolasi lagi. Mereka diberikan kesempatan untuk menikmati permainan blockbuster semisal Doom, Dark Souls hingga Crash Bandicoot.

Kini pengumuman kehadiran game multi-platform di Nintendo Switch tak lagi jadi hal yang aneh, namun Resident Evil 7 merupakan perkecualian. Eksistensi versi Switch permainan survival horror ini diungkap Capcom lewat trailer baru, namun sang publisher tidak menggunakan metode penyajian tradisional. Di Switch, Resident Evil 7 dihidangkan lewat metode stream, sesuai judul lengkapnya, Biohazard 7 Resident Evil Cloud Version.

Dengan begini, versi Switch Resident Evil 7 disuguhkan lewat mekanisme menyerupai layanan PlayStation Now atau GeForce Now karena permainan sepenuhnya dioperasikan di cloud dan hampir tak ada komponen yang di-install di console Anda. Tentu saja, metode ‘cloud gaming‘ punya kelebihan dan kekurangan.

Hal lain yang perlu Anda ketahui ialah, Biohazard 7 Resident Evil Cloud Version tidak dijual seperti game biasa. Capcom menawarkan ‘tiket bermain’ selama 180 hari seharga JP¥ 2.000 atau sekitar US$ 18. Lalu apakah 180 hari merupakan waktu yang cukup panjang?

Sebagai gambaran, di tengah kesibukan sehari-hari, saya bisa menyelesaikan Resident Evil 7 dalam kurang dari seminggu. Namun mungkin sebagian orang tidak menyukai gagasan ia tak memiliki game secara permanen setelah mengeluarkan uang.

Resident Evil 7 cloud juga menuntut sambungan internet yang cepat dan konsisten. Karena alasan inilah Capcom baru menyajikannya kawasan Jepang saja. Dan boleh jadi, Anda bahkan juga tidak disarankan untuk bermain di luar jangkauan Wi-Fi. Sebagai sarana mencoba sebelum membeli, Capcom menyediakan demo selama 15 menit. Tebakan saya, durasi 15 menit hanya cukup buat menyelesaikan bagian prolognya.

Di sisi positifnya, Nintendo Switch Anda sama sekali tidak perlu bekerja keras. Resident Evil 7 kemungkinan besar dijalankan dari PC berspesifikasi tinggi, sehingga visualnya tersaji lebih baik dibandingkan kapabilitas maksimal hardware Switch. Selain itu, Anda juga tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan buat membeli DLC. Versi cloud ini sudah dibekali dengan seluruh add-on yang pernah dirilis.

Biohazard 7 Resident Evil Cloud Version bukan satu-satunya game yang mengusung metode cloud: Sega sempat menerapkan pendekatan serupa untuk Phantasy Star Online 2 di Switch. Capcom tampaknya belum menyediakan opsi bahasa non-Jepang, memperkuat dugaan bahwa versi cloud permainan ini cuma tersedia di sana…

Via Nintendo Everything.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.