Walaupun menyimpan potensi besar, peluncuran Titanfall 2 tidak semulus harapan developer. Dilangsungkan di momen pelepasan Battlefield 1 dan Call of Duty: Infinite Warfare, Respawn sempat kecewa karena penjualan karya digital baru mereka tidak terlalu laris. Namun nasib Titanfall 2 pelan-pelan berubah lebih baik seiring semakin banyak gamer memainkannya.

Kira-kira lima bulan sesudah perilisan Titanfall 2, Respawn Entertainment telah melepas beragam update – semuanya disuguhkan secara gratis, sesuai janji mereka. Dan lewat situs resmi, developer mencoba menjawab pertanyaan yang banyak diajukan gamer: apa rencana Respawn selanjutnya demi memastikan keberlangsungan hidup Titanfall 2 di masa depan, dan bagaimana dengan ekosistem pemainnya?

Pertama, Respawn menegaskan bahwa saat ini playerbase Titanfall 2 menunjukkan kenaikan yang positif. Pemain baru terus bergabung tiap minggu. Hal yang developer ingin perbaiki terletak pada cara mereka mengkomunikasikan agenda update – terutama soal komitmen Respawn buat memperluas konten, misalnya item-item di store hingga Prime Titan. Sejauh ini, Respawn memang tidak terlalu detail dalam menginformasikan jadwal update-nya.

Saat ini tim pengembang Titanfall tengah melangsungkan eksperimen dan menggarap proyek-proyek prototype terkait franchise untuk selanjutnya disuguhkan via DLC. Respawn juga punya rencana buat turut merangkul komunitas, mengundang mereka berpartisipasi dalam program tersebut. Di bulan ini saja, developer punya agenda untuk meluncurkan downloadablecontent anyar, dan rinciannya akan disingkap minggu depan.

Di luar Titanfall 2, sang studio sedang mengeksplorasi ide-ide baru untuk memperluas jagat fiksinya. Satu contohnya adalah kolaborasi bersama Nexon buat meramu versi free-to-play Titanfall, khusus untuk wilayah Korea Selatan. Anda mungkin sudah pernah mendengar judulnya: Titanfall Online (berdasarkan trailer, basis game ini adalah Titanfall pertama). Selain itu Respawn juga lagi menggodok permainan Titanfall di platform mobile.

Tentu perhatian Respawn tak hanya tercurah pada Titanfall saja. Studio ini kabarnya diberi tugas buat menciptakan game Star Wars baru. Pengerjaan proyek tersebut dipimpin oleh Stig Asmussen, mantan game director dan artist seri God of War (SCE Santa Monica Studio), bersama tim terpisah. Sayang sekali, Respawn masih belum mau mengungkap satu pun info mengenainya, dan tidak diperkenankan membahasnya ‘dalam waktu yang cukup lama’.

Untuk Titanfall sendiri, Respawn berniat buat memulai video Q&A dan memublikasikan blog baru bulan depan agar fans dan gamer bisa tahu apa yang sedang mereka kerjakan, sembari mencoba menghimpun lebih banyak saran serta masukan.