Gadget

[Review] Motorola Moto G

Moto G merupakan satu dari beberapa smartphone ber-platform Android baru yang Motorola rilis di pasar. Diumumkan pada bulan November 2013, Moto G ditargetkan untuk khalayak yang berada di negara-negara berkembang. Moto G ditujukan untuk mengisi lini entry-level, dimana Moto X yang diluncurkan sebelumnya dirancang untuk kelas menengah.

Yang menarik, Moto G akhirnya hadir juga di pasar-pasar negara maju seperti Kanada, Amerika Serikat, kemudian ketersediaanya mulai tersebar luas pada Natal lalu. Di sana Moto G berhasil menjadi pilihan lebih ekonomis dibandingkan produk smartphone lain sekelasnya. Hanya butuh waktu enam bulan bagi Moto G untuk menjadi smartphone terlaris buatan Motorola sambil menyabet berbagai penghargaan sebagai handset budget terbaik di tahun 2013 dan 2014 (sampai bulan Mei).

Berita baiknya, Moto G rencananya akan segera tersedia di Indonesia pada akhir bulan Juni. Bahkan Anda sudah bisa mulai melakukan pre-order via Lazada. Dan untuk Anda yang sedang berpikir untuk memilikinya, saya harap artikel ulasan ini bisa memberikan informasi detail sebagai bahan pertimbangan lebih lanjut. Di sini kita akan mencoba menjawab satu pertanyaan: apakah Moto G merupakan smartphonebudget terbaik yang ada di Indonesia?

Outside looks Alasan mengapa saya menyebutkan nama Moto X di awal artikel adalah penampilan Moto G yang sangat mengingatkan kita pada sepupunya itu. Ia memiliki body berdesain membulat tanpa sudut, dengan bagian punggung melengkung. Unit review yang saya gunakan berwarna hitam, dengan frame plastik hitam dan cover belakang berbahan karet anti-slip.

Tujuan produsen mengusung desain punggung melengkung ialah untuk membuat handset terlihat ramping. Namun dengan ketebalan antara 11,6 milimeter (di bagian tengah) hingga 6 milimeter (di pinggir), dan juga dimensi 66x130mm serta berat 143 gram, Moto G bukanlah smartphone budget yang paling ramping dan ringan saat ini.

 

Info menarik: Moto G di Indonesia Hanya Dijual Secara Online dan Tersedia Eksklusif di Lazada

 

Tapi jangan biarkan hal itu mengecoh Anda. Moto G terasa mantap saat berada dalam genggaman. Ia mungkin merupakan satu dari smartphone terakhir yang mendukung penggunaan satu tangan, saat produk lain tidak segan-segan lagi merangkul layar lima-inci. Material karet membuatnya tidak mudah tergelincir, dan ukurannya membuat Moto G pas diselipkan ke dalam saku.

Mungkin banyak orang mengganggap remeh, tapi ada satu hal kecil yang menarik dalam desain Moto G. Di bagian punggung, terdapat area melengkung tepat di logo Motorola. Menurut saya, area ini bukan sekedar estetika, Motorola seakan-akan berkata, "Silakan tempatkan ukung jari telunjuk Anda dengan nyaman di sini." Dan memang benar, area kecil ini membuat genggaman lebih kokoh.

Motorola mengklaim bahwa layar IPS 4,5-inci beresolusi HD 720x1280 dengan kepadatan 329 pixel per inci milik Moto G merupakan layar tertajam di kelasnya. Mereka tidak salah, bukan hanya tajam, layar tersebut juga cerah dan fleksibel. Anda dapat memanfaatkannya sebagai media browsing, menonton video dan juga menikmati game.

Tapi dari opini saya sendiri, Anda membutuhkan layar yang lebih luas supaya nyaman dalam membaca buku digital. Layar ini mendukung mutlitouch dan dilindungi oleh lapisan Corning Gorilla Glass 3.

Mungkin Moto G memberikan sedikit masalah pada mereka yang terbiasa dengan tombol home, back, dan menu fisik atau kapasitif, karena smartphone tersebut menyajikannya secara digital. Untuk mengaksesnya dari dalam aplikasi, Anda harus menarik dashboard, baru kemudian tiga tombol utama tersebut muncul.

On the inside Berbicara tentang hardware, Moto G bisa dibilang adalah smartphone dengan jeroan terbaik yang ada di kelasnya. Kombinasi prosesor quad-core Qualcomm Snapdragon 440 berkecepatan 1,2GHz, chip grafis Adreno 305 450MHz dan memori RAM 1GB mampu membuatnya bekerja optimal dalam menjalankan berbagai jenis aplikasi. Berjalan di platform Android 4.4.2 KitKat, Moto G memberikan pengalaman mobile teranyar.

 

Info menarik: [Review] Asus ZenFone 5

 

Saya menjajal Moto G dengan berbagai jenis game: Real Racing 3, Asphalt 8, Dead on Arrival 2 hingga Dead Trigger 2. Saya cukup terkejut bahwa smartphone ini dapat melahap semua judul itu tanpa kesulitan, serta menghadirkan performa yang sangat mulus - bahkan lebih baik dibanding beberapa produk yang ditawarkan para kompetitor dengan harga lebih tinggi.

Walaupun bagian belakang Moto G bisa dilepas sebagai akses ke dua buah slot Micro SIM, Anda tidak bisa mengeluarkan baterainya secara manual. Motorola menjanjikan baterai berkapasitas 2070mAh-nya bisa bertahan hingga 24 jam dalam pemakaian standar, nyatanya, Moto G tak jauh berbeda dengan handset sejenis - dengan kondisi baterai penuh di pagi hari, ia harus segera di-charge di malam hari.

Seperti yang sudah dibahas, Moto G mendukung dua buah micro SIM, kecepatan jaringan GSM, serta konektifitas Wi-Fi 802.11 b/g/n, GPS, Bluetooth 4.0, slot Micro USB dan jack headset 3,5 milimeter. Smartphone ini ditawarkan dengan penyimpanan internal 8GB dan 16GB, dan kelemahan terbesar dari bagian ini adalah Anda tidak bisa mengekspansinya. Untuk mengurangi rasa pahit itu, Anda bisa menyimpan file via Google Drive hingga 65GB.

Camera Saya mengerti, dengan jangkauan harga yang ekonomis dan spesifikasi yang cukup canggih, mau tak mau Motorola harus mengorbankan satu hal. Sayangnya, yang mereka korbankan adalah bagian yang dianggap penting oleh banyak calon konsumen. Dan saya cukup yakin Motorola sebenarnya bisa memberikan lebih baik lagi.

Kamera utama yang Moto G miliki dibekali dengan sensor 5-megapixel dengan kemampuan empat kali digital zoom. Ia memang cukup untuk mengabadikan momen-momen dengan kondisi pencahayaan tinggi, tapi saat posisi matahari mulai turun, hasil gambar mulai berubah grainy dan dipenuhi noise. Bahkan dengan flash LED-nya, Anda akan kesulitan mendapatkan hasil foto yang baik di kondisi temaram.

Untungnya, app kamera Moto G dilengkapi dengan fitur-fitur standar pada kamera ponsel modern seperti one-tap capture, slow-motion video, burst mode, auto HDR, panorama dan tap to focus. Performa kamera depan bersensor 1,3-megapixel-nya pun hanya ditujukan untuk satu kebutuhan standar: video call.

Conclusion Moto G merupakan smartphone ber-platform Android 4.4 KitKat mengagumkan dengan harga yang cukup ekonomis. Saat ini Moto G hanya tersedia secara eksklusif melalui Lazada. Versi 8GB ditawarkan seharga Rp 1,95 juta, sedangnya varian 16GB-nya dibanderol Rp 2,25 juta.

Jika handset lima-inci bukanlah yang Anda cari, dan Anda bersedia mengorbankan kemampuan kamera serta memori internal yang pas-pasan dengan performa hardware prima dalam menjalankan aplikasi, maka Moto G bisa dibilang merupakan satu dari sedikit pilihan smartphone budget yang layak dipertimbangkan.

Are you sure to continue this transaction?
Yes
No
processing your transaction....
Transaction Failed
Try Again

Sign up for our
newsletter

Subscribe Newsletter