Segala kecanggihan grafis, teknologi kendali, serta dukungan internet yang disuguhkan console-console current-gen sama sekali tidak menyurutkan rasa sayang gamer veteran pada platform-platform dan permainan-permainan tua. Sebagai buktinya, antusiasme konsumen terhadap NES dan SNES mini sangat tinggi, dan langkah ini mulai diikuti oleh para pemain besar di era keemasan gaming.

Anda mungkin sudah mendengar rencana Atari untuk memasarkan Atari VCS, namun jika menginginkan pendekatan yang lebih tradisional ala Nintendo Classic Edition tapi tak hanya ingin menikmati game-game mereka saja, Sega punya solusinya. Dalam acara Sega Fes 2018 yang dilangsungkan akhir minggu lalu, perusahaan permainan video asal Tokyo itu memperkenalkan Mega Drive Mini.

Sega Mega Drive Mini 1

Mega Drive Mini akan dilepas bertepatan dengan momen ulang tahun console ke-30. Sistem bernama alternatif Sega Genesis itu melakukan debutnya pada tanggal 29 Oktober 1988 di wilayah Jepang. Seperti SNES Classic Edition, Mega Drive Mini adalah versi miniatur dari hardware gaming 16-bit garapan Sega. Perangkat punya penampilan yang khas, mengusung tubuh kotak berwarna hitam dipadu area bundar yang membingkai slot cartridge.

Meski demikian, kita tidak bisa lagi memasang cartridge permainan di sana. Mega Drive Mini kabarnya telah dibundel bersama game-game legendaris sang publisher. Sejauh ini, Sega belum mengungkap daftar judulnya, tetapi kemungkinan besar mereka akan memilihkan permainan-permainan paling ikonis di era 16-bit.

Berdasarkan gambar yang telah dipublikasikan, console tak lupa dibekali slider volume, switch power dan tombol reset. Belum diketahui apakah kita nanti bisa menambahkan lagi permainan dan seperti apa dukungan konektivitas Mega Drive Mini. Yang jelas, console retro itu akan ditemani oleh unit controller Mega Drive. Saya harap periferal kendali tersebut sudah memanfaatkan konektivitas USB dan kompatibel dengan PC ataupun sistem lain.

Dari laporan Polygon, Mega Drive Mini tidak diproduksi langsung oleh Sega. Mereka memberikan tanggung jawab tersebut pada AtGames, yaitu perusahaan Shenzhen yang sudah lama menekuni bisnis retrogaming melalui produk-produk ‘Flashback’. Mega Drive Mini sebetulnya bukanlah console retro Sega pertama kreasi AtGames. Sebelumnya, produsen telah memasarkan Genesis Flashback sampai Genesis Portable Player.

Pertanyaan terbesarnya kini: faktor apa yang akan jadi andalan Sega untuk membuat Mega Drive Mini lebih istimewa dari console Genesis sejenis selain lisensi resmi? Dan bukan cuma AtGames, Retro-Bit juga sudah memperkenalkan Super Retro Trio Plus, yakni console retro yang mampu membaca cartridge tua serta mengoperasikan game-game NES, SNES dan Genesis.

Via Polygon.

DailySocial.id adalah portal berita startup dan inovasi teknologi. Kamu bisa menjadi member komunitas startup dan inovasi DailySocial.id, mengunduh laporan riset dan statistik seputar teknologi secara cuma-cuma, dan mengikuti berita startup Indonesia dan gadget terbaru.